• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Meski Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Melemah, Presiden Jokowi Nilai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Aman

Saeful Imam by Saeful Imam
October 25, 2023
in Nasional
0
Meski Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Melemah, Presiden Jokowi Nilai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Aman

Ekonomi nasional masih aman dan tumbuh

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di atas 5 persen di tengah kondisi perekonomian global yang melemah.

Jokowi menyampaikan kondisi setiap Negara tengah menghadapi pelemahan ekonomi global salah satunya terlihat dari melemahnya mata uang terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

“Di tengah pelemahan ekonomi global kita mesti bersyukur growth kita masih di atas 5 persen. Jika kita liat persentase depresiasi mata uang kita juga masih aman, aman untuk sektor riil, keuangan, dan aman untuk inflasi,” kata Jokowi dalam sambutannya di Acara BNI Investor Daily Summit, Selasa, 24 Oktober.

Jokowi mengatakan sempat menerima laporan terkait perkembangan situasi perekonomian terkini dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Dalam laporan tersebut, diberitahukan pertumbuhan kredit perbankan masih pada level 8,69 persen.

“Kemarin saya bertemu dengan Gubernur BI dan OJK, saya tanya pertumbuhan kredit di angka berapa?, menurut saya masih baik di 8,69 persen, menurut saya ini angka yang cukup baik,” jelasnya

Jokowi menambahkan kebijakan suku bunga yang tinggi di Amerika Serikat (AS) juga ikut mengancam stabilitas ekonomi Indonesia. Serta membuat banyak arus modal keluar dan masuk ke Amerika Serikat.

“Kenaikan suku bunga yang tinggi dan dalam waktu yang lama oleh AS juga semakin merumitkan (kondisi ekonomi) terutama negara berkembang, capital outflow kembali lari ke AS, merumitkan kita semua,” terangnya.

Jokowi menambahkan, pemerintah akan terus mengalkulasi kondisi keuangan Negara untuk mengetahui seberapa kuat ketahanan ekonomi Indonesia dalam bertahan.

“Betul-betul harus kita kalkulasi, tahan sampai kapan, kalau APBN saya cek sampai Jumat, 13 Oktober kemarin Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani masih pegang uang menurut saya masih gede bangetlah, kira-kira Rp616 triliun,” tuturnya

“Tadi pagi saya ketemu Bu Srimul [Sri Mulyani], dia masih senyum saya masih tenang, tetapi kalau [Srimul] sudah gak ada senyumnya mesti tanda tanya,” pungkas Jokowi.

Sebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 0,38 persen ke level Rp15.933 per dolar AS pada perdagangan kemarin Senin, 23 Oktober.

Menurut kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indoesia, nilai tukar rupiah berada di angka Rp 15.943 melemah dari Rp 15.856 pada hari perdagangan sebelumnya.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: ekonomi nasionalPertumbuhan Ekonomipresiden jokowi

Related Posts

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pendapatan masyarakat kelas menengah akan kembali tumbuh dalam 1 sampai 2...

Ferry Irwandi Uji Klaim Purbaya soal Pertumbuhan Ekonomi 5,61%

Ferry Irwandi Uji Klaim Purbaya soal Pertumbuhan Ekonomi 5,61%

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ferry Irwandi menguji pernyataan Menteri Keuangan Purbaya terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61%. Ia membedah angka tersebut...

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ekonomi Indonesia masih tumbuh sekitar 5 persen, tetapi kondisi kelas menengah justru menunjukkan tekanan. Dalam lima tahun,...

Data Lapangan Kerja AS Melemah, Tantangan Inflasi Kembali Menguat

by Zahra Zahwa
August 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat terbaru menunjukkan kondisi pasar kerja yang melemah. Data tersebut memunculkan kekhawatiran baru mengenai...

Prabowo Optimistis Indonesia Masuk Empat Besar Ekonomi Dunia

Prabowo Optimistis Indonesia Masuk Empat Besar Ekonomi Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia berpeluang menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia dalam 25 tahun...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

September 30, 2026
Bank Mandiri Kucurkan KUR Senilai Rp29,53 Triliun hingga Agustus 2026, Sebanyak 64,48% Mengalir ke Sektor Produksi

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp29,53 Triliun

September 30, 2026
Minum Air Kemasan - pexels/ Mart Production

Penelitian: Bahaya Mikroplastik dalam Air Minum Kemasan, Bisa Masuk ke Aliran Darah

September 30, 2026
Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

September 30, 2026
Pertamax Masih Rp15.950, Harga BBM Pertamina Tetap pada 1 Oktober

Pertamax Masih Rp15.950, Harga BBM Pertamina Tetap pada 1 Oktober

October 1, 2026
Komisi III DPR Sepakat Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri Pengganti Listyo

Komisi III DPR Sepakat Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri Pengganti Listyo

October 1, 2026
Indonesia Naik Satu Tingkat Usai FIFA ASEAN Cup

Indonesia Naik Satu Tingkat Usai FIFA ASEAN Cup

October 1, 2026
Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Emas Antam Turun ke Rp2,581 Juta, Buyback Jadi Rp2,391 Juta

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved