• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ferry Irwandi Uji Klaim Purbaya soal Pertumbuhan Ekonomi 5,61%

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Ferry Irwandi Uji Klaim Purbaya soal Pertumbuhan Ekonomi 5,61%

JAKARTA, Cobisnis.com – Ferry Irwandi menguji pernyataan Menteri Keuangan Purbaya terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61%. Ia membedah angka tersebut menggunakan pendekatan akuntansi dan ekonometrika untuk melihat seberapa besar peran belanja pemerintah.

Ferry mengatakan pembahasannya mengenai ekonomi ditujukan untuk memberikan edukasi kepada publik dengan menempatkan objektivitas sebagai dasar. Ia menegaskan kontennya bukan bagian dari upaya menyerang atau menjadi oposisi terhadap pemerintah.

Menurut Ferry, pertumbuhan ekonomi 5,61% sebelumnya banyak mendapat sorotan karena dianggap sebagai capaian yang tinggi. Namun, ia menilai komponen pembentuk pertumbuhan perlu dilihat lebih dalam, terutama kenaikan belanja pemerintah.

Ferry menyoroti government spending yang disebut tumbuh 21,81%. Menurut dia, angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan belanja pemerintah dalam sekitar 10 tahun terakhir yang berada pada kisaran 3% hingga 6%.

Dalam pembahasannya, Ferry merespons pernyataan Purbaya yang menyebut pertumbuhan 5,61% tidak didorong oleh belanja pemerintah. Menurut Ferry, klaim tersebut perlu diuji menggunakan data, bukan sekadar argumentasi.

Ia menggunakan rumus Produk Domestik Bruto, yaitu konsumsi, investasi, belanja pemerintah, serta ekspor dikurangi impor. Dari komponen tersebut, Ferry menyebut konsumsi memiliki porsi 54,36%, investasi 28,29%, belanja pemerintah 6,72%, serta ekspor dikurangi impor sebesar 0,93%.

Menurut perhitungannya, kontribusi belanja pemerintah terhadap pertumbuhan 5,61% mencapai 1,26 poin persentase. Angka tersebut berasal dari pertumbuhan government spending sebesar 21,81% dengan porsi 6,72% dalam PDB.

Ferry kemudian membuat skenario kontrafaktual dengan menggunakan pertumbuhan government spending sebesar 4,8%, yang disebutnya sebagai angka optimistis berdasarkan rata-rata pertumbuhan dalam 10 tahun terakhir. Dengan skenario tersebut, ia menghitung pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di sekitar 4,63%.

“Kalau kita bicara ekonomi, kita enggak perlu terlalu banyak bicara, biarkan angka yang bekerja,” ujar Ferry, dikutip dari kanal Youtube Ferry Irwandi, Minggu (30/8/2026).

Ferry juga menggunakan pendekatan ekonometrika dengan beberapa asumsi multiplier effect. Dalam hitungannya, pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 4,43%, 4,33%, hingga 4,23%, tergantung besaran multiplier yang digunakan.

Ia menilai perbedaan tersebut menunjukkan pentingnya melihat hubungan antara belanja pemerintah dan pertumbuhan ekonomi secara lebih menyeluruh. Ferry juga menyoroti risiko fiskal apabila belanja meningkat lebih cepat dibandingkan penerimaan negara.

Dalam pembahasannya, Ferry menyebut penerimaan negara tumbuh sekitar 10%, sementara belanja negara tumbuh 31,8% pada periode yang ia bahas. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diperhatikan karena dapat berdampak pada ketahanan fiskal, neraca pembayaran, nilai tukar, hingga kepercayaan investor.

Ferry menegaskan kritik tersebut bukan dimaksudkan untuk memojokkan pemerintah. Ia mengatakan masukan tersebut disampaikan sebagai warga sipil yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan ingin melihat kebijakan publik dibahas berdasarkan data.

“Ketika kita mendiagnosis masalah, kita harus mengidentifikasinya dengan benar supaya dapat solusinya yang benar juga,” kata Ferry.

Ia juga meminta agar perdebatan mengenai kondisi ekonomi diselesaikan dengan pendekatan keilmuan dan data. Menurut Ferry, pemerintah masih memiliki banyak capaian dan peluang yang dapat disampaikan tanpa perlu melakukan penggambaran yang berlebihan terhadap kondisi ekonomi.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free online course
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: belanja pemerintahEkonomi IndonesiaFerry IrwandiPertumbuhan EkonomiPurbaya

Related Posts

Rupiah Dibuka Merah, Sentuh Rp17.731 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Merah, Sentuh Rp17.731 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Rabu (16/9/2026). Rupiah berada di level Rp17.731 per dolar AS....

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

OJK Survei 99 Bank, Hasilnya Perbankan RI Masih Optimistis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Industri perbankan Indonesia masih menunjukkan optimisme memasuki kuartal III 2026. Kondisi tersebut tercermin dari Survei Orientasi Bisnis...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Tertekan, Ditutup di Level Rp17.547 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 10 September 2026 sore....

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ekonomi sering dipahami sebagai ilmu yang berkaitan dengan uang, finance, atau hitung hitungan keuangan. Namun, Ferry Irwandi...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi Menyiapkan Bekal - pexels/Alex Green

Anti Ribet, 5 Tips Praktis Menyiapkan Bekal Sekolah

September 20, 2026
Sarapan Oatmeal - pexels/https://kaboompics.com/

Oatmeal, Sarapan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

September 20, 2026
Chandra Asri Dukung World Cleanup Day (WCD) 2026

Chandra Asri Dukung World Cleanup Day (WCD) 2026

September 20, 2026
Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Pelajaran dari Sengketa CHERIA: Keluarga Pendiri Pertahankan Hak Merek dan Persoalkan Dugaan Informasi Keuangan yang Tidak Sesuai

September 20, 2026
Jamkrindo Perkuat Literasi Pelaku Usaha Lewat Jejak

Jamkrindo Perkuat Literasi Pelaku Usaha Lewat Jejak

September 20, 2026
Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

September 20, 2026
Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

September 20, 2026
Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

September 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved