• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Meski Lahan Panen Naik, Produksi Beras Nasional Justru Terancam Turun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 2, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Meski Lahan Panen Naik, Produksi Beras Nasional Justru Terancam Turun

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras nasional sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 21,95 juta ton. Jumlah tersebut turun sekitar 0,08 juta ton atau 0,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan produksi terjadi meski luas panen padi diperkirakan sedikit meningkat. BPS mencatat luas panen pada Januari hingga Juli 2026 mencapai 7,20 juta hektare atau naik tipis 0,02 persen dibandingkan 2025.

Menurut Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, angka tersebut masih berupa potensi. Realisasi produksi hingga Juli masih bergantung pada perkembangan kondisi pertanaman di lapangan.

Berbagai faktor dapat memengaruhi hasil akhir produksi, mulai dari serangan hama, organisme pengganggu tanaman, banjir, kekeringan, hingga waktu panen petani. Karena itu, angka produksi masih berpotensi mengalami perubahan.

BPS mencatat produksi padi pada April 2026 mencapai 7,63 juta ton gabah kering giling (GKG). Angka ini turun 16,03 persen dibandingkan April 2025 yang mencapai 9,09 juta ton GKG.

Sementara itu, produksi padi selama Mei hingga Juli 2026 diperkirakan mencapai 13,75 juta ton GKG atau turun 1,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi beras untuk konsumsi masyarakat pada April juga turun menjadi 4,40 juta ton dari sebelumnya 5,23 juta ton.

Potensi panen terbesar masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, terutama Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Di luar Jawa, daerah penopang utama produksi padi antara lain Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, NTB, dan NTT.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
online free course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: BPSCobisnisKetahanan panganpanen padiPebisnismudaPertanian Indonesiaproduksi beras

Related Posts

Aturan Baru MBG, BGN Larang Susu Kental Manis dan Wajibkan Susu Hewani

Aturan Baru MBG, BGN Larang Susu Kental Manis dan Wajibkan Susu Hewani

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional (BGN) melarang penggunaan sejumlah produk minuman susu dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG)....

Zulhas Buka Strategi Pemerintah Tekan Harga Beras hingga Tepung

Zulhas Buka Strategi Pemerintah Tekan Harga Beras hingga Tepung

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga pasokan dan keterjangkauan harga pangan selama periode paceklik. Langkah tersebut dilakukan...

Polisi Bongkar Modus 3 WNA China Rekrut Warga Sidoarjo untuk Scamming

Polisi Bongkar Modus 3 WNA China Rekrut Warga Sidoarjo untuk Scamming

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polresta Sidoarjo mengungkap dugaan penyalahgunaan data pribadi dan penipuan online yang melibatkan tiga warga negara China. Mereka...

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

September 8, 2026
Sesar Aktif di Surabaya Berpotensi Gempa M 6,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

Sesar Aktif di Surabaya Berpotensi Gempa M 6,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

September 9, 2026
Aturan Baru MBG, BGN Larang Susu Kental Manis dan Wajibkan Susu Hewani

Aturan Baru MBG, BGN Larang Susu Kental Manis dan Wajibkan Susu Hewani

September 9, 2026
Bea Cukai Gagalkan Aksi WN China Bawa Emas 10,4 Kg Senilai Rp26 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Aksi WN China Bawa Emas 10,4 Kg Senilai Rp26 Miliar

September 9, 2026
NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved