• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, July 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menperin Agus Gumiwang Percepat Target NZE Industri dengan Tekan Limbah dan Emisi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
October 13, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Kemenperin Apresiasi Panasonic Ekspor AC Perdana ke Vietnam

JAKARTA,Cobisnis.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan strategi yang digunakan untuk mempercepat target net zero emission (NZE) di sektor industri yakni dengan meminimalkan komponen limbah industri dan menekan emisi dari penggunaan energi.

“Salah satu langkah untuk mempercepat target Net Zero Emissions (NZE) adalah dengan meminimalkan komponen limbah industri dan IPPU (Industrial Process and Product Use) di industri,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Jumat, 13 Oktober.

Kemenperin mencatat saat ini sektor industri berkontribusi sekitar 15-20 persen dari total emisi gas rumah kaca nasional.

Untuk itu, Kemenperin fokus menjalankan strategi dekarbonisasi di sektor industri dengan merangkul para pemangku kepentingan terkait.

Bila dilihat dari sumber emisinya, 60 persen berasal dari penggunaan energi, sedangkan 25 persen emisi dari limbah industri, dan 15 persen berasal dari IPPU.

Agus mengungkapkan, emisi yang dominan berasal dari penggunaan energi akan terus ditekan jumlahnya dengan meningkatkan sinergi dengan Kementerian/Lembaga lain, serta stakeholder yang berperan penting dalam penyediaan sumber energi yang bersih.

Hal itu lantaran sejumlah subsektor industri, misalnya alat transportasi, memiliki emisi siklus hidup (Life Cycle Emissions) yang cukup tinggi.

Life Cycle Emissions menunjukkan jumlah total gas rumah kaca dan partikel yang dikeluarkan selama siklus hidup kendaraan mulai dari produksi hingga penggunaan dan pembuangan (disposal).

Agus memberikan perbandingan, berdasarkan studi Polestar dan Rivian tahun 2021 di Eropa, Amerika Utara, dan Asia Pasifik yang dilaporkan pada Polestar and Rivian Pathway Report (2023), selama siklus hidupnya, emisi yang dihasilkan kendaraan listrik lebih rendah, yaitu 39 tonnes of carbon dioxide equivalent (tCO2e), dibandingkan kendaraan listrik hybrid (HEV) sebesar 47 tCO2e, dan kendaraan konvensional atau internal combustion engine (ICE) yang mencapai 55 tCO2e.

Tingginya Life Cycle Emissions kendaraan konvensional dan kendaraan listrik hybrid terutama berasal dari faktor emisi gas buang saat pemakaian (tailpipe emissions), masing-masing sebesar 32 tCO2e (57 persen) dan 24 tCO2e (51 persen). Sedangkan, pada kendaraan listrik, faktor produksi energi listrik menjadi faktor utama penghasil emisi, yaitu 26 tCO2e (66,7 persen).

Jejak karbon juga terdapat pada produksi baterai kendaraan listrik BEV dan kendaraan listrik hybrid, masing-masing 5 tCO2e dan 1 tCO2e.

Produksi baterai dan komponen lainnya tersebut memerlukan mineral tambang dan energi yang signifikan.

Namun demikian, saat ini telah berkembang inovasi dan perbaikan dalam rantai pasok baterai dan teknologi pengemasan untuk mengurangi dampak ini.

Selama pemakaian, kendaraan listrik tidak menghasilkan emisi gas buang karena menggunakan motor listrik dan baterai sebagai penggeraknya.

Sedangkan kendaraan konvensional menghasilkan emisi langsung dari proses pembakaran BBM tergantung pada jenis dan kualitas bahan bakar yang digunakan (misalnya, bensin atau diesel) dan efisiensi mesin.

Namun, penting untuk dicatat bahwa dampak emisi selama siklus hidup kendaraan sangat dipengaruhi oleh sumber energi listrik yang digunakan.

Emisi kendaraan listrik akan jauh lebih rendah jika energi listrik yang digunakan untuk proses produksi dan saat mengisi baterai berasal dari energi bersih yang ramah lingkungan.

“Sehingga, harapannya dekarbonisasi sektor kelistrikan dapat membantu mengurangi penggunaan fase emisi pada BEV,” jelas Menperin.

Secara umum, strategi dekarbonisasi di sektor industri terdiri atas pemanfaatan teknologi hemat energi dan rendah emisi, penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT), efisiensi energi, air, dan bahan baku, juga manajemen limbah dan ekonomi sirkular.

“Kami juga mendorong sektor industri untuk lebih proaktif, sehingga pencapaian target NZE di sektor industri harus bisa tercapai pada tahun 2050, atau 10 tahun lebih cepat dari target NZE nasional pada tahun 2060,” kata Menperin.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: agus gumiwangcobisnis.commenperinTarget NZE

Related Posts

Auto Draft

Pelayaran LGBTQ+ Hadapi Penolakan Di Mesir Dan Turki, Penumpang Kecewa

by Zahra Zahwa
July 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kapal pesiar Scarlet Lady yang membawa peserta pelayaran LGBTQ+ kembali menghadapi penolakan saat berlayar di kawasan Mediterania....

Auto Draft

Sinner Dan Zverev Melaju Ke Final Wimbledon 2026, Djokovic Gagal Tambah Gelar Grand Slam

by Zahra Zahwa
July 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jannik Sinner memastikan tempat di final Wimbledon 2026 setelah mengalahkan Novak Djokovic dengan permainan dominan pada babak...

Auto Draft

Zendaya Curi Perhatian Lewat Gaun Louis Vuitton Pada Premier “The Odyssey”

by Zahra Zahwa
July 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Zendaya kembali mencuri perhatian dunia mode lewat penampilannya dalam rangkaian tur promosi film terbaru, The Odyssey. Aktris...

FDC Targetkan 100 Klinik hingga Akhir 2026, FDC Foundation Perluas Program ke Bidang Seni dan Budaya

FDC Targetkan 100 Klinik hingga Akhir 2026, FDC Foundation Perluas Program ke Bidang Seni dan Budaya

by Hidayat Taufik
July 12, 2026
0

JAKARTA,  Cobisnis.com – CEO dan Founder FDC Dental Clinic, drg. Ita Lestari, MARS FDC Dental Clinic menegaskan komitmennya memperluas akses...

Waspada! Hubungan Toksik Ternyata Berdampak pada Kesehatan Tubuh

Waspada! Hubungan Toksik Ternyata Berdampak pada Kesehatan Tubuh

by Hidayat Taufik
July 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hubungan yang tidak sehat ternyata dapat memberikan dampak lebih luas dari sekadar mengganggu kondisi emosional. Konflik yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

July 11, 2026
Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

July 11, 2026
Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

July 11, 2026
KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

July 11, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Auto Draft

Pelayaran LGBTQ+ Hadapi Penolakan Di Mesir Dan Turki, Penumpang Kecewa

July 12, 2026
Auto Draft

Sinner Dan Zverev Melaju Ke Final Wimbledon 2026, Djokovic Gagal Tambah Gelar Grand Slam

July 12, 2026
Auto Draft

Elon Musk Ingin Wujudkan Peradaban Kardashev Tipe II

July 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved