• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menko Pangan Pastikan Pupuk Indonesia di DIY Terapkan HET Baru, Harga Turun 20 Persen

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Menko Pangan Pastikan Pupuk Indonesia di DIY Terapkan HET Baru, Harga Turun 20 Persen

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan meninjau langsung kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (2/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia (Persero) Wono Budi Tjahyono, serta GM Region 2 Pupuk Indonesia Muhammad Ihwan.

Menko Pangan memastikan seluruh kios Pupuk Indonesia di wilayah DIY telah menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru yang diturunkan sebesar 20 persen. Saat berdialog dengan petani, Zulkifli menanyakan harga pupuk Urea subsidi kemasan 50 kilogram, dan para petani kompak menjawab Rp 90.000 per sak dari sebelumnya Rp 112.500.

“Benar ya, pupuknya sudah turun?” tanya Menko Pangan, yang langsung dibenarkan oleh sekitar 300 petani yang hadir.

Kebijakan HET baru ini mulai berlaku sejak 22 Oktober 2025 untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi, antara lain Urea, NPK, NPK Kakao, ZA, dan pupuk organik.

Zulkifli menjelaskan, penurunan HET ini bisa terwujud berkat keberhasilan Pupuk Indonesia dalam melakukan efisiensi produksi dan perbaikan tata kelola. “Manajemen Pupuk Indonesia berhasil menekan biaya produksi hingga 20 persen, makanya harga bisa lebih murah,” ujarnya.

Selain harga yang lebih terjangkau, Menko Pangan juga menyoroti peningkatan distribusi pupuk subsidi yang kini lebih tepat waktu. Menurutnya, tahun ini pupuk sudah tersedia sebelum musim tanam dimulai, sehingga petani bisa memulai tanam lebih cepat dan hasil produksi meningkat.

“Tahun lalu produksi padi kita sekitar 30 juta ton, tapi tahun ini kita tidak impor beras lagi karena hasil panen naik,” kata Zulhas.

Ia menambahkan, Pemerintah juga mendorong kesejahteraan petani melalui peningkatan harga gabah, dari Rp 5.500/kg menjadi Rp 6.500/kg. “Harga pupuk turun, harga gabah naik. Artinya pendapatan petani ikut meningkat. Nilai tukar petani bahkan naik hampir 7 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Menko Pangan, yang aktif turun langsung meninjau kios pupuk dan memastikan penerapan kebijakan HET baru berjalan lancar.

“Kami berkomitmen menjalankan arahan Pemerintah agar petani bisa langsung merasakan manfaat dari penyesuaian harga ini,” ujar Rahmad.

Rahmad menjelaskan, Kabupaten Kulon Progo merupakan salah satu sentra produksi padi di DIY. “Begitu kebijakan HET baru diberlakukan, kios-kios kami langsung menyesuaikan harga di sistem digital i-Pubers. Semua bisa diawasi secara real-time,” jelasnya.

Pupuk Indonesia juga memastikan stok pupuk subsidi tersedia di atas ketentuan minimum agar kebutuhan petani tetap terpenuhi. Perusahaan juga akan menindak tegas kios yang terbukti melanggar aturan distribusi pupuk subsidi.

“Kalau ada pelanggaran, kami langsung hentikan izin kiosnya saat itu juga. Tidak ada toleransi,” tegas Rahmad.

Hingga akhir Oktober 2025, Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok pupuk subsidi untuk petani di Kulon Progo sebanyak 1.489 ton, terdiri dari 294 ton Urea dan 1.195 ton NPK. Stok tersebut tersebar di gudang produsen, gudang Pelaku Usaha Distribusi (PUD), hingga gudang kios (PPTS), sehingga siap ditebus oleh petani sesuai e-RDKK.

Di tingkat Provinsi DIY, stok pupuk subsidi mencapai 10.497 ton, terdiri dari 4.444 ton Urea, 6.045 ton NPK, dan 8 ton NPK Kakao. Untuk menjamin kelancaran distribusi, Pupuk Indonesia juga telah menyiapkan 3 gudang Lini III Urea, 1 gudang Lini III NPK Kakao, 4 gudang Lini III NPK, 23 PUD, 171 PPTS, dan 10 petugas lapangan di wilayah DIY.

“Pupuk Indonesia siap menyalurkan pupuk subsidi sesuai amanah Pemerintah. Ini bagian dari komitmen kami mendukung visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan swasembada pangan nasional,” pungkas Rahmad.

Salah satu petani jagung asal Kulon Progo, Partiman, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, karena harga pupuk kini lebih murah sementara harga komoditas meningkat.

Berikut daftar HET pupuk subsidi terbaru sesuai Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025:

Urea: Rp 1.800/kg atau Rp 90.000 per sak 50 kg

NPK: Rp 1.840/kg atau Rp 92.000 per sak 50 kg

NPK Kakao: Rp 2.640/kg atau Rp 132.000 per sak 50 kg

ZA: Rp 1.360/kg atau Rp 68.000 per sak 50 kg

Organik: Rp 640/kg atau Rp 25.600 per sak 40 kg

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: cobisnis.comHETKepmentanMenko panganPT pupuk Indonesia

Related Posts

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

by Iwan Supriyatna
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menjaga keberlanjutan ekosistem laut, mendapat pengakuan internasional sebagai delegasi perwakilan...

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028,...

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri parfum terus menghadirkan inovasi dengan konsep-konsep yang tidak biasa. Salah satu yang tengah menjadi perhatian adalah...

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengamat politik Ray Rangkuti menilai mulai muncul sejumlah sinyal yang mengindikasikan hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto...

AS Tarik Sebagian Pasukan dari Kuwait dan Irak, Trump Puji Ketangguhan Iran

AS Tarik Sebagian Pasukan dari Kuwait dan Irak, Trump Puji Ketangguhan Iran

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai menarik sebagian pasukan militernya dari Irak dan Kuwait di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

August 2, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Gwyneth Paltrow Tuai Kritik Setelah Bintangi Iklan Properti Mewah di Israel

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran, Buka Peluang Kesepakatan pada 2026

August 2, 2026
Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

August 2, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

August 2, 2026
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved