• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, March 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menko Airlangga Bicara Soal Lambannya Pengembangan Blok Masela

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 25, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Menko Airlangga Bicara Soal Lambannya Pengembangan Blok Masela

JAKARTA,Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyinggung lambannya pengembangan Blok Masela, di Maluku. Ditambah lagi, untuk lapangan Abadi Blok Masela, belum ada yang menggarap proyek tersebut.

Seperti diketahui, sejak rencana pengembangan atau plan of development (PoD) disetujui pemerintah pada 16 Juli 2019, hingga kini proyek yang dikelola oleh Inpex Corporation tersebut tidak mengalami kemajuan yang signifikan.

“Kita melihat beberapa project termasuk misalnya project Masela ini kelihatannya juga mengalami keterlambatan,” ujarnya dalam 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG) 2022, di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Kamis, 24 November.

Airlangga pun meminta agar adanya pengkajian soal penyebab lambannya penggarapan Blok Masela tersebut. Jika karena regulasi, Airlangga mendorong supaya ada perbaikan-perbaikan. Begitu pun jika ditemukan masalah di sisi lain.

“Bila dipandang belum cukup mendorong pertumbuhan industri migas tentu, dibuka kemungkinan untuk melihat apakah regulasi-regulasi yang ada cukup efektif untuk menjadi mendorong. Dan bila belum efektif tentu perlu dilakukan revisi-revisi yang ke arah perbaikan,” ucapnya.

Selain itu, Airlangga juga turut menyinggung soal target produksi migas dalam negeri hingga 1 juta barel per hari di 2030 mendatang. Airlangga menilai target tersebut tak kunjung terealisasi.

“Peningkatan produksi migas di dalam negeri merupakan cita-cita kita bersama dan ini sudah dibahas sejak bertahun-tahun target 1 juta barel per day namun saat ini produksinya terus menurun,” ujarnya.

Karena itu, Airlangga pun mendorong perlu adanya langkah-langkah yang harus dilakukan oleh SKK Migas dengan situasi iklim investasi maupun insentifnya.

“Ini bisa lebih baik di samping itu juga mendorong transisi energi yang mengarah pada energi baru dan terbarukan,” jelasnya.

Airlangga menuturkan kalau pembahasan mengenai hal tersebut perlu jadi perhatian serius. Baik soal insentif fiskal maupun non-fiskal. Tujuannya agar bisa memperbaiki kondisi investasi industri hulu migas berjalan kondusif.

China hingga Malaysia Berebut Masuk
Diberitakan sebelumnya, perusahaan minyak dan gas (Migas) asal China, PetroChina Company Ltd. hingga perusahaan Migas asal Malaysia, Petronas berminat masuk Blok Masela yang berada di Kepulauan Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia. Menyusul, hengkangnya Shell yang semula ingin menggarap proyek tersebut.

Ketertarikan perusahaan China hingga Malaysia itu dibenarkan oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto.

Dwi mengatakan ada sekitar 4 perusahaan yang sudah ada pembicaraan. Namun, Dwi belum mengungkap rinci siapa saja perusahaan yang berminat masuk. Soal rencana masuknya perusahaan energi ke Blok Masela, Dwi menegaskan kalau itu perlu dikomunikasikan dengan Inpex asal Jepang. Pasalnya, Inpex merupakan operator di Blok Masela.

“Cukup banyak, misalnya etlis kita mengindikasikan ada 3 atau 4 gitu ya, tapi kan masing-masing punya persyaratan sendiri-sendiri yang harus dikolaborasikan dengan inpex itu sendiri,” ujarnya di sela-sela IOG Convention 2022, di Nusa Dua, Bali, Rabu, 23 November.

Teranyar adalah perusahaan asal China, Petrochina yang dikabarkan berminat menggarap Blok Masela. Dwi mengonfirmasi kabar tersebut, termasuk kabar Petronas yang sama-sama berminat.

“(Petrochina) Termasuk. Petronas termasuk,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dwi menargetkan akhir tahun ini sudah ada keputusan final perusahaan yang masuk ke Blok Masela, mengempit 35 persen hak partisipan (participant interest) Shell.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download lava firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: Blok Maselacobisnis.comMenko Airlangga

Related Posts

Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Darurat Tak Akan Mengatasi Krisis

Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Darurat Tak Akan Mengatasi Krisis

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lonjakan harga minyak dunia akibat perang yang melibatkan Iran membuat sejumlah negara besar mempertimbangkan pelepasan cadangan minyak...

Pemangkasan Anggaran Trump dan Musk Dinilai Ganggu Kesiapan Pemerintah AS

Pemangkasan Anggaran Trump dan Musk Dinilai Ganggu Kesiapan Pemerintah AS

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebijakan pemangkasan besar-besaran anggaran pemerintah yang dilakukan pemerintahan Donald Trump dengan dukungan program efisiensi yang dipimpin Elon...

Christina Lustenberger Menuruni Jalur Ski Paling Berbahaya di Dunia

Christina Lustenberger Menuruni Jalur Ski Paling Berbahaya di Dunia

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Atlet ski alpinis asal Kanada, Christina Lustenberger, dikenal karena keberaniannya menuruni jalur ski paling berbahaya di berbagai...

Desain Air Force One Versi Trump Mirip Pesawat TWA Hingga US Airways

Desain Air Force One Versi Trump Mirip Pesawat TWA Hingga US Airways

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rencana desain cat pesawat kepresidenan Amerika Serikat yang dipilih oleh Donald Trump untuk pesawat Air Force One...

Seberapa Eskapis Seharusnya Dunia Mode?

Seberapa Eskapis Seharusnya Dunia Mode?

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dunia mode kerap menjadi bentuk pelarian dari realitas yang suram ketika perang, ketimpangan sosial, dan berbagai krisis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

March 11, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Konflik Iran Memanas, Produksi Minyak Teluk Terancam Henti dan Harga Melonjak

Konflik Iran Memanas, Produksi Minyak Teluk Terancam Henti dan Harga Melonjak

March 12, 2026
Krisis Energi Guncang Eropa, Putin Menunggu Saat Tepat untuk Bermanuver

Krisis Energi Guncang Eropa, Putin Menunggu Saat Tepat untuk Bermanuver

March 12, 2026
Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Darurat Tak Akan Mengatasi Krisis

Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Darurat Tak Akan Mengatasi Krisis

March 12, 2026
Pemangkasan Anggaran Trump dan Musk Dinilai Ganggu Kesiapan Pemerintah AS

Pemangkasan Anggaran Trump dan Musk Dinilai Ganggu Kesiapan Pemerintah AS

March 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved