• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Mengapa Norwegia Mendominasi Olimpiade Musim Dingin dan Apa yang Bisa Dipelajari AS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 23, 2026
in Sport
0
Mengapa Norwegia Mendominasi Olimpiade Musim Dingin dan Apa yang Bisa Dipelajari AS

JAKARTA, Cobisnis.com – Norwegia kembali membuktikan diri sebagai raja Olimpiade Musim Dingin. Pada ajang Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026, negara berpenduduk sekitar 5,5 juta jiwa itu menutup kompetisi dengan rekor 18 medali emas dan total 41 medali. Direktur olahraga elite Norwegia, Tore Øvebrø, bahkan mengaku suaranya serak karena terlalu sering bersorak selama dua pekan penyelenggaraan. “Kami punya 16 emas saat itu, rekor Olimpiade, dan berharap tambah lagi. Fantastis!” ujarnya. Harapan tersebut akhirnya terlampaui.

Sejak Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 hingga edisi di Italia tahun ini, Norwegia selalu keluar sebagai juara umum. Mereka secara konsisten mengungguli negara-negara dengan populasi jauh lebih besar seperti Amerika Serikat, China, Jerman, Italia, dan Kanada. Namun dominasi Norwegia bukan hanya soal olahraga musim dingin. Negara Nordik ini juga melahirkan atlet kelas dunia di cabang lain: pegolf Viktor Hovland, petenis Casper Ruud yang sempat menembus peringkat dua dunia ATP, bintang sepak bola Erling Haaland, hingga peraih Ballon d’Or Ada Hegerberg.

Budaya “Bersenang-Senang Dulu” Sejak Usia Dini

Salah satu kunci utama keberhasilan Norwegia adalah pendekatan akar rumput yang menekankan kesenangan, bukan kemenangan. Di Norwegia, anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan mencatat skor atau membuat klasemen liga. Tidak ada tekanan berlebihan atau spesialisasi dini. Anak-anak didorong mencoba berbagai cabang olahraga sebelum memilih fokus saat usia lebih matang.

Pendekatan ini memastikan lebih banyak anak tetap bertahan dalam olahraga hingga remaja. Øvebrø menegaskan bahwa negara kecil seperti Norwegia tidak bisa “membuang” potensi atlet hanya karena mereka bukan early bloomer.

Contohnya, Haaland berkembang dalam kelompok pembinaan campuran di klub Bryne FK hingga usia 16 tahun tanpa pemisahan tim utama dan cadangan. Sementara legenda ski lintas alam Johannes Høsflot Klæbo awalnya bercita-cita menjadi pesepak bola sebelum akhirnya menemukan potensinya di cabang ski, di mana ia mengoleksi 11 medali emas Olimpiade.

Kolaborasi dan Ilmu Pengetahuan

Setelah atlet siap memasuki level elite, sistem Norwegia mengintegrasikan sains, teknologi, dan psikologi olahraga secara terkoordinasi. Pusat olahraga Olimpiade mereka berada sangat dekat dengan universitas olahraga nasional, memudahkan kolaborasi lintas disiplin.

Profesor psikologi olahraga Geir Jordet merangkum filosofi Norwegia dalam tiga kata: kolaborasi, komunikasi, dan kepedulian. Budaya berbagi pengetahuan antar cabang olahraga memungkinkan peningkatan performa secara kolektif.

Kontras dengan Sistem AS

Perbandingan dengan Amerika Serikat cukup mencolok. Di AS, sistem travel sports bahkan dimulai sejak usia tujuh tahun dengan biaya tinggi dan kompetisi intens. Banyak anak menghadapi tekanan besar untuk tampil seperti atlet profesional sejak dini.

Menurut laporan 2024 dari American Academy of Pediatrics, 70% atlet muda di AS berhenti dari olahraga terorganisir sebelum usia 13 tahun, terutama karena cedera dan kelelahan mental. Sebaliknya, Øvebrø menyebut 93% populasi Norwegia pernah terlibat dalam olahraga terorganisir sebelum usia 25 tahun.

Penulis dan pelatih Brad Stulberg menilai AS dapat belajar dari Norwegia, terutama dalam menempatkan kesenangan dan partisipasi di atas ambisi menang semata. Data menunjukkan alasan utama anak berhenti berolahraga adalah karena tidak lagi merasa senang dan terlalu tertekan.

Pelajaran untuk Masa Depan

Model Norwegia menunjukkan bahwa keberhasilan jangka panjang bukan dibangun dari seleksi ketat sejak usia dini, melainkan dari sistem inklusif yang menjaga anak tetap aktif, termotivasi, dan mencintai olahraga. Dominasi Norwegia di Olimpiade Musim Dingin bukanlah kebetulan. Itu hasil dari filosofi nasional yang menempatkan anak sebagai prioritas, meminimalkan tekanan, dan memaksimalkan kolaborasi. Sebuah pendekatan yang mungkin bisa menjadi refleksi bagi negara-negara besar seperti Amerika Serikat.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
online free course
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comNorwegiaOlimpiadeMusimDinginSportsDevelopmentTeamNorway

Related Posts

Rusia Gempur Kyiv dan Sejumlah Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

Rusia Gempur Kyiv dan Sejumlah Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

by Zahra Zahwa
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia meluncurkan serangan rudal balistik ke Kyiv dan sejumlah kota di Ukraina pada Kamis waktu setempat. Serangan...

Dudung: Komcad Bukan Wajib Militer, Hanya Dimobilisasi Saat Negara Darurat Perang

Dudung: Komcad Bukan Wajib Militer, Hanya Dimobilisasi Saat Negara Darurat Perang

by Hidayat Taufik
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa program Komponen Cadangan (Komcad) bukan merupakan...

Spider-Man: Brand New Day mencetak pendapatan 16,5 juta dolar AS pada hari pertama penayangan di China dan diproyeksikan meraih 37,4 juta dolar AS.

Spider-Man: Brand New Day Raup 16,5 Juta Dolar AS di Hari Perdana, Diproyeksi Tembus 37,4 Juta Dolar

by Desti Dwi Natasya
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Film Spider-Man: Brand New Day memulai penayangannya dengan hasil yang menjanjikan. Pada hari pertama pemutaran di bioskop...

Hasil drawing FIFA ASEAN Cup 2026 menempatkan Timnas Indonesia satu grup dengan Malaysia, Singapura, dan India di Divisi 1. Simak pembagian grup lengkapnya

Indonesia vs Malaysia Kembali Tersaji, Berikut Hasil Lengkap Drawing FIFA ASEAN Cup 2026

by Desti Dwi Natasya
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Duel klasik Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 dipastikan kembali tersaji setelah hasil drawing menempatkan kedua...

Rutin Minum Kopi Campur Madu, Ini Manfaatnya bagi Stamina dan Kesehatan Tubuh

Rutin Minum Kopi Campur Madu, Ini Manfaatnya bagi Stamina dan Kesehatan Tubuh

by Hidayat Taufik
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi dikenal sebagai salah satu minuman yang paling banyak digemari masyarakat. Kandungan kafein di dalamnya dipercaya mampu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Amman Mineral

Membangun Masa Depan dari Perut Bumi Sumbawa

July 29, 2026
Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

July 29, 2026
Rusia Gempur Kyiv dan Sejumlah Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

Rusia Gempur Kyiv dan Sejumlah Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

July 30, 2026
Zuckerberg Sebut Blokir AI China Tak Akan Buat AS Unggul di Persaingan Teknologi

Zuckerberg Sebut Blokir AI China Tak Akan Buat AS Unggul di Persaingan Teknologi

July 30, 2026
Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan TNI, Kepala Staf Kini Terima Rp48,61 Juta per Bulan

Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan TNI, Kepala Staf Kini Terima Rp48,61 Juta per Bulan

July 30, 2026
Dudung: Komcad Bukan Wajib Militer, Hanya Dimobilisasi Saat Negara Darurat Perang

Dudung: Komcad Bukan Wajib Militer, Hanya Dimobilisasi Saat Negara Darurat Perang

July 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved