• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Mengapa Norwegia Mendominasi Olimpiade Musim Dingin dan Apa yang Bisa Dipelajari AS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 23, 2026
in Sport
0
Mengapa Norwegia Mendominasi Olimpiade Musim Dingin dan Apa yang Bisa Dipelajari AS

JAKARTA, Cobisnis.com – Norwegia kembali membuktikan diri sebagai raja Olimpiade Musim Dingin. Pada ajang Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026, negara berpenduduk sekitar 5,5 juta jiwa itu menutup kompetisi dengan rekor 18 medali emas dan total 41 medali. Direktur olahraga elite Norwegia, Tore Øvebrø, bahkan mengaku suaranya serak karena terlalu sering bersorak selama dua pekan penyelenggaraan. “Kami punya 16 emas saat itu, rekor Olimpiade, dan berharap tambah lagi. Fantastis!” ujarnya. Harapan tersebut akhirnya terlampaui.

Sejak Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 hingga edisi di Italia tahun ini, Norwegia selalu keluar sebagai juara umum. Mereka secara konsisten mengungguli negara-negara dengan populasi jauh lebih besar seperti Amerika Serikat, China, Jerman, Italia, dan Kanada. Namun dominasi Norwegia bukan hanya soal olahraga musim dingin. Negara Nordik ini juga melahirkan atlet kelas dunia di cabang lain: pegolf Viktor Hovland, petenis Casper Ruud yang sempat menembus peringkat dua dunia ATP, bintang sepak bola Erling Haaland, hingga peraih Ballon d’Or Ada Hegerberg.

Budaya “Bersenang-Senang Dulu” Sejak Usia Dini

Salah satu kunci utama keberhasilan Norwegia adalah pendekatan akar rumput yang menekankan kesenangan, bukan kemenangan. Di Norwegia, anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan mencatat skor atau membuat klasemen liga. Tidak ada tekanan berlebihan atau spesialisasi dini. Anak-anak didorong mencoba berbagai cabang olahraga sebelum memilih fokus saat usia lebih matang.

Pendekatan ini memastikan lebih banyak anak tetap bertahan dalam olahraga hingga remaja. Øvebrø menegaskan bahwa negara kecil seperti Norwegia tidak bisa “membuang” potensi atlet hanya karena mereka bukan early bloomer.

Contohnya, Haaland berkembang dalam kelompok pembinaan campuran di klub Bryne FK hingga usia 16 tahun tanpa pemisahan tim utama dan cadangan. Sementara legenda ski lintas alam Johannes Høsflot Klæbo awalnya bercita-cita menjadi pesepak bola sebelum akhirnya menemukan potensinya di cabang ski, di mana ia mengoleksi 11 medali emas Olimpiade.

Kolaborasi dan Ilmu Pengetahuan

Setelah atlet siap memasuki level elite, sistem Norwegia mengintegrasikan sains, teknologi, dan psikologi olahraga secara terkoordinasi. Pusat olahraga Olimpiade mereka berada sangat dekat dengan universitas olahraga nasional, memudahkan kolaborasi lintas disiplin.

Profesor psikologi olahraga Geir Jordet merangkum filosofi Norwegia dalam tiga kata: kolaborasi, komunikasi, dan kepedulian. Budaya berbagi pengetahuan antar cabang olahraga memungkinkan peningkatan performa secara kolektif.

Kontras dengan Sistem AS

Perbandingan dengan Amerika Serikat cukup mencolok. Di AS, sistem travel sports bahkan dimulai sejak usia tujuh tahun dengan biaya tinggi dan kompetisi intens. Banyak anak menghadapi tekanan besar untuk tampil seperti atlet profesional sejak dini.

Menurut laporan 2024 dari American Academy of Pediatrics, 70% atlet muda di AS berhenti dari olahraga terorganisir sebelum usia 13 tahun, terutama karena cedera dan kelelahan mental. Sebaliknya, Øvebrø menyebut 93% populasi Norwegia pernah terlibat dalam olahraga terorganisir sebelum usia 25 tahun.

Penulis dan pelatih Brad Stulberg menilai AS dapat belajar dari Norwegia, terutama dalam menempatkan kesenangan dan partisipasi di atas ambisi menang semata. Data menunjukkan alasan utama anak berhenti berolahraga adalah karena tidak lagi merasa senang dan terlalu tertekan.

Pelajaran untuk Masa Depan

Model Norwegia menunjukkan bahwa keberhasilan jangka panjang bukan dibangun dari seleksi ketat sejak usia dini, melainkan dari sistem inklusif yang menjaga anak tetap aktif, termotivasi, dan mencintai olahraga. Dominasi Norwegia di Olimpiade Musim Dingin bukanlah kebetulan. Itu hasil dari filosofi nasional yang menempatkan anak sebagai prioritas, meminimalkan tekanan, dan memaksimalkan kolaborasi. Sebuah pendekatan yang mungkin bisa menjadi refleksi bagi negara-negara besar seperti Amerika Serikat.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comNorwegiaOlimpiadeMusimDinginSportsDevelopmentTeamNorway

Related Posts

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa mengangkat kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu tujuan utama pemerintahannya. Ia mengaku tidak...

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Terbangun di tengah malam dan tidak bisa kembali tidur dapat mengganggu waktu istirahat. Jika sering terjadi, kondisi...

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membawa perlengkapan yang tepat ke dalam kabin pesawat dapat membantu perjalanan menjadi lebih nyaman dan praktis. Karena...

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alwi Farhan dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar French Open...

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat penghematan anggaran negara ditujukan bagi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Ilustrasi Serangan di Bandara Arab Saudi

Bandara Internasional King Fahd di Arab Saudi diserang, 2 Orang Tewas

October 22, 2026
Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

October 22, 2026
Presiden AS Donald Trump

Tidak Bernegosiasi dengan Iran, Trump Sebut Sesuatu Akan Terjadi dalam Waktu Dekat

October 22, 2026
Kodam XVII/Cenderawasih memperkuat koordinasi penanganan karhutla di Papua setelah kabut asap mengganggu jarak pandang dan aktivitas penerbangan.

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kodam Cenderawasih Siaga

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved