• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, February 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Mengapa Norwegia Mendominasi Olimpiade Musim Dingin dan Apa yang Bisa Dipelajari AS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 23, 2026
in Sport
0
Mengapa Norwegia Mendominasi Olimpiade Musim Dingin dan Apa yang Bisa Dipelajari AS

JAKARTA, Cobisnis.com – Norwegia kembali membuktikan diri sebagai raja Olimpiade Musim Dingin. Pada ajang Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026, negara berpenduduk sekitar 5,5 juta jiwa itu menutup kompetisi dengan rekor 18 medali emas dan total 41 medali. Direktur olahraga elite Norwegia, Tore Øvebrø, bahkan mengaku suaranya serak karena terlalu sering bersorak selama dua pekan penyelenggaraan. “Kami punya 16 emas saat itu, rekor Olimpiade, dan berharap tambah lagi. Fantastis!” ujarnya. Harapan tersebut akhirnya terlampaui.

Sejak Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 hingga edisi di Italia tahun ini, Norwegia selalu keluar sebagai juara umum. Mereka secara konsisten mengungguli negara-negara dengan populasi jauh lebih besar seperti Amerika Serikat, China, Jerman, Italia, dan Kanada. Namun dominasi Norwegia bukan hanya soal olahraga musim dingin. Negara Nordik ini juga melahirkan atlet kelas dunia di cabang lain: pegolf Viktor Hovland, petenis Casper Ruud yang sempat menembus peringkat dua dunia ATP, bintang sepak bola Erling Haaland, hingga peraih Ballon d’Or Ada Hegerberg.

Budaya “Bersenang-Senang Dulu” Sejak Usia Dini

Salah satu kunci utama keberhasilan Norwegia adalah pendekatan akar rumput yang menekankan kesenangan, bukan kemenangan. Di Norwegia, anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan mencatat skor atau membuat klasemen liga. Tidak ada tekanan berlebihan atau spesialisasi dini. Anak-anak didorong mencoba berbagai cabang olahraga sebelum memilih fokus saat usia lebih matang.

Pendekatan ini memastikan lebih banyak anak tetap bertahan dalam olahraga hingga remaja. Øvebrø menegaskan bahwa negara kecil seperti Norwegia tidak bisa “membuang” potensi atlet hanya karena mereka bukan early bloomer.

Contohnya, Haaland berkembang dalam kelompok pembinaan campuran di klub Bryne FK hingga usia 16 tahun tanpa pemisahan tim utama dan cadangan. Sementara legenda ski lintas alam Johannes Høsflot Klæbo awalnya bercita-cita menjadi pesepak bola sebelum akhirnya menemukan potensinya di cabang ski, di mana ia mengoleksi 11 medali emas Olimpiade.

Kolaborasi dan Ilmu Pengetahuan

Setelah atlet siap memasuki level elite, sistem Norwegia mengintegrasikan sains, teknologi, dan psikologi olahraga secara terkoordinasi. Pusat olahraga Olimpiade mereka berada sangat dekat dengan universitas olahraga nasional, memudahkan kolaborasi lintas disiplin.

Profesor psikologi olahraga Geir Jordet merangkum filosofi Norwegia dalam tiga kata: kolaborasi, komunikasi, dan kepedulian. Budaya berbagi pengetahuan antar cabang olahraga memungkinkan peningkatan performa secara kolektif.

Kontras dengan Sistem AS

Perbandingan dengan Amerika Serikat cukup mencolok. Di AS, sistem travel sports bahkan dimulai sejak usia tujuh tahun dengan biaya tinggi dan kompetisi intens. Banyak anak menghadapi tekanan besar untuk tampil seperti atlet profesional sejak dini.

Menurut laporan 2024 dari American Academy of Pediatrics, 70% atlet muda di AS berhenti dari olahraga terorganisir sebelum usia 13 tahun, terutama karena cedera dan kelelahan mental. Sebaliknya, Øvebrø menyebut 93% populasi Norwegia pernah terlibat dalam olahraga terorganisir sebelum usia 25 tahun.

Penulis dan pelatih Brad Stulberg menilai AS dapat belajar dari Norwegia, terutama dalam menempatkan kesenangan dan partisipasi di atas ambisi menang semata. Data menunjukkan alasan utama anak berhenti berolahraga adalah karena tidak lagi merasa senang dan terlalu tertekan.

Pelajaran untuk Masa Depan

Model Norwegia menunjukkan bahwa keberhasilan jangka panjang bukan dibangun dari seleksi ketat sejak usia dini, melainkan dari sistem inklusif yang menjaga anak tetap aktif, termotivasi, dan mencintai olahraga. Dominasi Norwegia di Olimpiade Musim Dingin bukanlah kebetulan. Itu hasil dari filosofi nasional yang menempatkan anak sebagai prioritas, meminimalkan tekanan, dan memaksimalkan kolaborasi. Sebuah pendekatan yang mungkin bisa menjadi refleksi bagi negara-negara besar seperti Amerika Serikat.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comNorwegiaOlimpiadeMusimDinginSportsDevelopmentTeamNorway

Related Posts

Aldi Satya Mahendra Bikin Dunia Balap Tercengang: Start 28, Finis 2 Indonesia Berkibar Di Podium

Aldi Satya Mahendra Bikin Dunia Balap Tercengang: Start 28, Finis 2 Indonesia Berkibar Di Podium

by Hidayat Taufik
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pembalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra, mencatatkan sejarah baru di ajang World Supersport 2026. Rider binaan Yamaha...

Hakim Konservatif Mahkamah Agung Terpecah Soal Trump Setelah Bersatu Melawan Biden

Hakim Konservatif Mahkamah Agung Terpecah Soal Trump Setelah Bersatu Melawan Biden

by Zahra Zahwa
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Putusan besar Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan tarif luas Presiden Donald Trump bukan hanya perkara kewenangan...

Sidang Uji Coba “Bellwether” Kecanduan Media Sosial Dimulai, Big Tech Hadapi Momen Krusial

Sidang Uji Coba “Bellwether” Kecanduan Media Sosial Dimulai, Big Tech Hadapi Momen Krusial

by Zahra Zahwa
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri teknologi raksasa atau Big Tech dinilai berada di ambang “momen Big Tobacco” nya sendiri. Sebuah sidang...

Pangeran William dan Kate Tampil Kompak dan Serasi di Ajang BAFTA

Pangeran William dan Kate Tampil Kompak dan Serasi di Ajang BAFTA

by Zahra Zahwa
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pangeran William dan Catherine Princess of Wales tampil kompak dan serasi saat menghadiri ajang British Academy of...

Penghargaan Film Inggris Terganggu Ucapan Rasis dari Pria dengan Tourette Syndrome

Penghargaan Film Inggris Terganggu Ucapan Rasis dari Pria dengan Tourette Syndrome

by Zahra Zahwa
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang penghargaan film Inggris atau British Academy of Film and Television Arts (BAFTA) di London, Minggu malam,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Apollo Global Kembali Terseret Dalam Berkas Epstein, Serikat Guru Desak Investigasi SEC

Apollo Global Kembali Terseret Dalam Berkas Epstein, Serikat Guru Desak Investigasi SEC

February 23, 2026
Perkuat Struktur Keuangan, Bank Mandiri Genjot Pembiayaan Produktif dan Dukung Program Nasional

Kredit Tumbuh 15,62%, Bank Mandiri Buka 2026 dengan Kinerja Solid dan Likuiditas Kuat

February 23, 2026
Aldi Satya Mahendra Bikin Dunia Balap Tercengang: Start 28, Finis 2 Indonesia Berkibar Di Podium

Aldi Satya Mahendra Bikin Dunia Balap Tercengang: Start 28, Finis 2 Indonesia Berkibar Di Podium

February 23, 2026
Peluncuran BSI Tabungan Umroh

Peluncuran BSI Tabungan Umroh

February 23, 2026
Beginilah Profil Ketua Kartel: El Mencho, Raja Narkoba dan Pemimpin CJNG

Beginilah Profil Ketua Kartel: El Mencho, Raja Narkoba dan Pemimpin CJNG

February 23, 2026
Hakim Konservatif Mahkamah Agung Terpecah Soal Trump Setelah Bersatu Melawan Biden

Hakim Konservatif Mahkamah Agung Terpecah Soal Trump Setelah Bersatu Melawan Biden

February 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved