• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mendag Ajak Pengusaha Indonesia Kejar Manfaat dari Perjanjian RCEP

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
December 1, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Mendag Ajak Pengusaha Indonesia Kejar Manfaat dari Perjanjian RCEP

Cobisnis.com – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan salah satu implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic 

Partnership/RCEP) adalah memberikan pelaku usaha Indonesia keuntungan saat mengekspor produk ke negara lain. Misalnya, dalam hal perizinan, eksportir Indonesia hanya perlu menggunakan satu macam surat keterangan asal (SKA) untuk bisa mengekspor ke seluruh negara anggota RCEP.

“Salah satu manfaat yang diperoleh dari RCEP adalah pengusaha kita, baik besar maupun kecil, yang ingin mengekspor produk mereka ke negara-negara RCEP tidak lagi perlu menggunakan SKA
yang berbeda-beda sesuai negara tujuan. Untuk produk yang sama, sepanjang memenuhi origin criteria yang diatur dalam RCEP, pengusaha kita cukup mengantongi SKA RCEP untuk mengekspor satu produk ke semua negara RCEP,” kata Mendag Agus dalam Webinar nasional tentang perjanjian RCEP, Senin (30 November 2020).

Jika pelaku usaha Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan maksimal, itu akan memperbesar ekspor Indonesia ke dunia.

Manfaat kedua yang ditekankan Mendag Agus adalah spill-over effect yakni dengan memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas anggota RCEP dengan anggota non-RCEP. Produk-produk Indonesia, kata dia, dapat mengambil kesempatan untuk memanfaatkan skema preferensi ke negara-negara non-RCEP.

“Hal ini merupakan operasionalisasi dari konsep pendalaman rantai nilai
regional di kawasan RCEP untuk memperluas jangkauan memasuki rantai nilai global. Indonesia dapat memaksimalkan spill-over effect untuk membantu meningkatkan ekspor Indonesia ke dunia sebesar 7,2 persen,” ujar Mendag.

Produk-produk yang dapat didorong ekspornya dengan memanfaatkan RCEP antara lain serat berbahan dasar tanaman; kertas dan bubur kertas; karet dan produk karet; beberapa produk
mineral dan logam; jasa gas dan kelistrikan; produk kayu; dan produk makanan termasuk hasil perikanan.

“Berbagai perjanjian yang kita ikuti, termasuk RCEP, menawarkan peluang untuk dimanfaatkan oleh anggotanya. Namun manfaat itu tidak datang sendiri, manfaat itu harus dikejar. Hal itu
dapat kita lakukan hanya bila kita memiliki daya saing yang relatif lebih baik dari negara peserta perjanjian lainnya,” jelas Agus.

Pada 2019, total ekspor nonmigas Indonesia ke kawasan RCEP mewakili 56,5 persen dari total ekspor Indonesia ke dunia yaitu sebesar USD 84,4 miliar. Sementara itu, dari sudut impor, RCEP
merupakan sumber dari 65,8 persen total impor Indonesia dari dunia yakni USD 102 miliar.

“Oleh sebab itu, RCEP sangat berpotensi untuk memperkuat perdagangan kita dengan sesama negara anggota dan memperluas jangkauan Indonesia dalam rantai nilai global,” kata Mendag Agus.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: KemendagMendagRCEP

Related Posts

Mendag Budi Bakal Revitalisasi 404 Pasar Tradisional

Mendag Budi Bakal Revitalisasi 404 Pasar Tradisional

by Farida Ratnawati
September 5, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan terdapat 404 unit pasar tradisional di 194 Kabupaten yang perlu untuk...

RI Bebaskan Produk AS dari TKDN, Mendag: Pemerintah Fokus Penguatan Industri Nasional

RI Bebaskan Produk AS dari TKDN, Mendag: Pemerintah Fokus Penguatan Industri Nasional

by Farida Ratnawati
July 23, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Indonesia akan memberikan pembebasan terhadap perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat (AS) dan produk-produk yang mereka hasilkan dari...

Mendag Sebut Impor Singkong dan Tapioka Bakal Kena Tarif Bea Masuk

Mendag Sebut Impor Singkong dan Tapioka Bakal Kena Tarif Bea Masuk

by Farida Ratnawati
July 5, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut impor komoditas singkong dan tapioka kemungkinan akan dikenakan tarif bea masuk...

Kemendag Tak Yakin Nilai Transaksi Ekspor 2023 Bakal Setinggi Tahun Lalu

Kemendag: Ekspor Indonesia ke Hong Kong Diproyeksi Tembus 3,9 Miliar Dolar AS di 2045

by Farida Ratnawati
May 22, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memproyeksikan ekspor Indonesia ke Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong di China...

Perkuat Kolaborasi, Kemenekraf MoU dengan Kemendag dan BSSN di Hotel Borobudur

Perkuat Kolaborasi, Kemenekraf MoU dengan Kemendag dan BSSN di Hotel Borobudur

by Farida Ratnawati
March 23, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) semakin memperkuat pondasi kolaborasi bersama kementerian dan lembaga melalui Nota Kesepahaman...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

April 2, 2026
Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

April 2, 2026
KLHK Luncurkan Instrumen Nasional Ukur Kepedulian Lingkungan di Sekolah

KLHK Luncurkan Instrumen Nasional Ukur Kepedulian Lingkungan di Sekolah

September 24, 2025
Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

April 2, 2026
Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved