• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Memanasnya Timur Tengah Dorong Harga Minyak Brent Tembus US$87 per Barel

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Memanasnya Timur Tengah Dorong Harga Minyak Brent Tembus US$87 per Barel

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026. Kenaikan dipicu memanasnya konflik di Timur Tengah serta berkurangnya cadangan minyak mentah Amerika Serikat.

Harga minyak mentah Brent naik US$3,30 atau sekitar 3,9 persen menjadi US$87,39 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI menguat US$3,05 atau 3,8 persen ke level US$82,31 per barel.

Lonjakan harga terjadi setelah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Laporan Reuters menyebut militer Amerika Serikat berhasil menggagalkan serangan terhadap pasukannya di kawasan tersebut. Di saat yang sama, Arab Saudi juga dilaporkan mencegat drone yang menargetkan infrastruktur energi.

Menurut analis ING, Amerika Serikat dan Arab Saudi kemudian melancarkan serangan balasan ke sejumlah fasilitas persenjataan di wilayah Irak timur. Perkembangan itu memperbesar kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik.

Harapan pasar terhadap meredanya ketegangan di kawasan Teluk Persia pun kembali memudar. Investor kini lebih berhati hati terhadap risiko gangguan distribusi minyak dunia.

Selain faktor geopolitik, kenaikan harga minyak juga didukung menurunnya cadangan minyak mentah Amerika Serikat. Data American Petroleum Institute menunjukkan stok minyak AS berkurang sekitar 3,3 juta barel hingga 24 Juli 2026.

Pasar kini menunggu data resmi dari Badan Informasi Energi Amerika Serikat atau EIA. Laporan tersebut akan menjadi acuan untuk melihat kondisi pasokan energi di negara tersebut.

Sentimen lain datang dari OPEC Plus yang disebut berpeluang menunda rencana peningkatan produksi minyak mulai Oktober. Jika keputusan itu diambil, pasokan global diperkirakan tetap terbatas sehingga berpotensi menjaga harga minyak tetap tinggi.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: BrentHarga minyak duniaOPEC PlusTimur tengahWTI

Related Posts

Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Qatar Tolak Klaim Komandan Iran soal Penahanan Tiga Pilo

by Zahra Zahwa
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Qatar membantah klaim Iran yang menyebut negaranya menahan tiga pilot Iran selama berbulan-bulan. Iran sebelumnya mengklaim Qatar...

Keributan di USS Abraham Lincoln Dikabarkan Tewaskan 7 Tentara AS

Keributan di USS Abraham Lincoln Dikabarkan Tewaskan 7 Tentara AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tujuh personel Angkatan Laut Amerika Serikat dikabarkan tewas dalam keributan di kapal induk USS Abraham Lincoln. Kabar...

Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

by Zahra Zahwa
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengambil sikap tegas terhadap rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait gencatan...

Selat Hormuz Memanas! Iran Serang Tanker UEA, Saudi Bereaksi Keras

Selat Hormuz Memanas! Iran Serang Tanker UEA, Saudi Bereaksi Keras

by Hidayat Taufik
August 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kapal tanker milik perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) menjadi...

Bom Meledak di Dalam Minibus di Suriah, Dua Orang Tewas dan 13 Lainnya Terluka

Bom Meledak di Dalam Minibus di Suriah, Dua Orang Tewas dan 13 Lainnya Terluka

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebuah bom yang diletakkan di dalam minibus meledak di Kota Jaramana, Suriah, pada Jumat, 7 Agustus 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

August 19, 2026
Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

August 19, 2026
Netanyahu Bela Serangan Israel ke Suriah, AS Justru Kritik Keras

Netanyahu Bela Serangan Israel ke Suriah, AS Justru Kritik Keras

August 19, 2026
Intip 2 Cara Ustaz Adi Hidayat Menenangkan Hati

Intip 2 Cara Ustaz Adi Hidayat Menenangkan Hati

August 20, 2026
Kiriman Uang dari NTT Terhenti Mahasiswa di Jogja Terpaksa Ngutang Makan

Kiriman Uang dari NTT Terhenti Mahasiswa di Jogja Terpaksa Ngutang Makan

August 20, 2026
Wisatawan Asing ke Bali - pexel/aryapandusedjati

Psikolog Ungkap Alasan Wisatawan Asing Balik Lagi Liburan ke Bali

August 19, 2026
Trump Tunda Tarif 50 Persen terhadap Barang Kanada Selama Tiga Hari

Trump Tunda Tarif 50 Persen terhadap Barang Kanada Selama Tiga Hari

August 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved