• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, July 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mayoritas Pekerja Nilai Proses PHK Masih Tidak Manusiawi

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 29, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Mayoritas Pekerja Nilai Proses PHK Masih Tidak Manusiawi

JAKARTA, Cobisnis.com – Populix, perusahaan riset teknologi asal Indonesia, bersama platform pencarian kerja KitaLulus, merilis laporan berjudul Studi Persepsi dan Tantangan Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja. Riset tersebut menyoroti kekhawatiran pekerja terhadap proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), di mana 80% responden menilai proses PHK saat ini masih berlangsung dengan cara yang tidak manusiawi.

Stevien Jimmy, Co-Founder KitaLulus, menyampaikan bahwa PHK memang bisa menjadi keputusan yang sulit dihindari, namun dampaknya sangat besar bagi para pekerja. “Bukan cuma urusan administrasi. Banyak pekerja merasa dirugikan dan tidak diperlakukan dengan layak. Karena itu, empati tetap harus menjadi dasar dalam setiap proses PHK, bahkan ketika keputusan sudah final,” ujarnya.

Laporan tersebut dihimpun melalui survei online di situs KitaLulus dengan responden 945 pekerja dan pencari kerja serta 74 praktisi Human Resources (HR). Survei dilakukan pada 15 Oktober hingga 7 November 2025. Dari total responden pekerja, 62,2% pernah mengalami PHK dan 20,6% memiliki orang terdekat yang pernah terdampak PHK.

Menurut Vivi Zabkie, Policy & Society Research Director Populix, banyak pekerja menganggap proses PHK belum transparan dan tidak adil. Perusahaan dinilai kurang mempertimbangkan kondisi pekerja, kinerja, kontribusi, hingga masa kerja sebelum mengambil keputusan. Di banyak kasus, alasan PHK juga dinilai kurang jelas, sehingga sulit dipahami oleh pihak yang terdampak.

Selain itu, 82% pekerja mengaku merasa rentan terhadap risiko PHK. Mereka menilai manajemen belum memberikan dukungan yang cukup untuk menjaga keberlangsungan pekerjaan maupun kesejahteraan pekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa ancaman PHK juga membayangi mereka yang saat ini masih bekerja.

Studi tersebut juga mengungkap perbedaan persepsi antara pekerja dan praktisi HR terkait proses PHK, mencakup kepatuhan hukum ketenagakerjaan, alasan PHK, aspek kemanusiaan, komunikasi, hingga dukungan setelah PHK.

Imelda Savitri, S.E., M.M., Plt. Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kementerian Ketenagakerjaan, menyebutkan bahwa hingga 31 Oktober 2025 terdapat 2.684 kasus perselisihan hubungan industrial. Dari jumlah tersebut, 1.921 kasus (71,57%) merupakan perselisihan terkait PHK. Perselisihan ini banyak dipicu kondisi perusahaan seperti efisiensi, kerugian, pailit, hingga pesangon yang tidak dibayarkan. Imelda menegaskan pentingnya dialog untuk meminimalisir konflik serta pentingnya kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan.

Laporan Populix dan KitaLulus juga menyoroti kebutuhan dukungan bagi pekerja terdampak, terutama bantuan finansial dan dukungan dalam mencari pekerjaan baru.

Sigit Ary Prasetyo, S.E., M.A.P., Koordinator Pengembangan Kemitraan dan Jejaring Pasar Kerja Kemnaker, menjelaskan bahwa pemerintah menyediakan solusi melalui Pusat Pasar Kerja. Unit ini menyediakan layanan bursa kerja, walk-in interview, serta aplikasi Karirhub sebagai platform informasi pasar kerja. Ia juga menyarankan perusahaan mengarahkan pekerja terdampak untuk mengikuti program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), yang memberi manfaat berupa akses informasi pasar kerja.

Harapannya, layanan ini dapat membantu pekerja melewati masa transisi setelah PHK dan meningkatkan peluang mereka untuk kembali bekerja.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download micromax firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: cobisnis.compemutusan hubungan kerjaPHKPopulixriset

Related Posts

Usai Polemik Penjual Es Teh, Gus Miftah Kini Disebut dalam Sidang Dugaan Korupsi Proyek Kereta

Usai Polemik Penjual Es Teh, Gus Miftah Kini Disebut dalam Sidang Dugaan Korupsi Proyek Kereta

by Hidayat Taufik
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nama pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mencuat dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur...

Benarkah Mikroplastik Menumpuk di Tubuh? Perdebatan Ilmiah Masih Berlanjut

Misteri 1.000 Tahun Terpecahkan, Nama Astronom Maya Kuno Akhirnya Diketahui

by Desti Dwi Natasya
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim arkeolog berhasil mengungkap identitas astronom sekaligus matematikawan pertama dari peradaban Maya yang namanya diketahui hingga kini....

Hadapi El Nino 2026, Simak Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

Hadapi El Nino 2026, Simak Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

by Hidayat Taufik
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2027. Kondisi tersebut...

Benarkah Mikroplastik Menumpuk di Tubuh? Perdebatan Ilmiah Masih Berlanjut

Jangan Dekati Satwa Liar, Ini Tips Aman Berwisata di Taman Nasional

by Desti Dwi Natasya
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Berkunjung ke taman nasional menjadi cara menyenangkan untuk menikmati keindahan alam sekaligus mengamati satwa liar di habitat...

Benarkah Mikroplastik Menumpuk di Tubuh? Perdebatan Ilmiah Masih Berlanjut

Benarkah Mikroplastik Menumpuk di Tubuh? Perdebatan Ilmiah Masih Berlanjut

by Desti Dwi Natasya
July 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keberadaan mikroplastik di dalam tubuh manusia semakin sering ditemukan melalui berbagai penelitian. Namun, para ilmuwan masih memperdebatkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
AIA Luncurkan AIA Healthy Longevity di Jalur Distribusi BCA, Layanan Terpadu untuk Bantu Tingkatkan Periode Hidup Sehat (Healthspan)

AIA Luncurkan AIA Healthy Longevity di Jalur Distribusi BCA, Layanan Terpadu untuk Bantu Tingkatkan Periode Hidup Sehat (Healthspan)

July 13, 2026
Produksi Rokok RI Kembali Melonjak, Tembus 28,1 Miliar Batang pada Juni 2026

Produksi Rokok RI Kembali Melonjak, Tembus 28,1 Miliar Batang pada Juni 2026

July 13, 2026
Usai Tiga Pekerja Tewas, Said Iqbal Desak Audit Tender dan Copot Dirut PAM Jaya

Usai Tiga Pekerja Tewas, Said Iqbal Desak Audit Tender dan Copot Dirut PAM Jaya

July 13, 2026
Usai Polemik Penjual Es Teh, Gus Miftah Kini Disebut dalam Sidang Dugaan Korupsi Proyek Kereta

Usai Polemik Penjual Es Teh, Gus Miftah Kini Disebut dalam Sidang Dugaan Korupsi Proyek Kereta

July 14, 2026
Benarkah Mikroplastik Menumpuk di Tubuh? Perdebatan Ilmiah Masih Berlanjut

Misteri 1.000 Tahun Terpecahkan, Nama Astronom Maya Kuno Akhirnya Diketahui

July 14, 2026
Hadapi El Nino 2026, Simak Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

Hadapi El Nino 2026, Simak Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

July 14, 2026
Benarkah Mikroplastik Menumpuk di Tubuh? Perdebatan Ilmiah Masih Berlanjut

Jangan Dekati Satwa Liar, Ini Tips Aman Berwisata di Taman Nasional

July 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved