• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mayoritas Pekerja Nilai Proses PHK Masih Tidak Manusiawi

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 29, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Mayoritas Pekerja Nilai Proses PHK Masih Tidak Manusiawi

JAKARTA, Cobisnis.com – Populix, perusahaan riset teknologi asal Indonesia, bersama platform pencarian kerja KitaLulus, merilis laporan berjudul Studi Persepsi dan Tantangan Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja. Riset tersebut menyoroti kekhawatiran pekerja terhadap proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), di mana 80% responden menilai proses PHK saat ini masih berlangsung dengan cara yang tidak manusiawi.

Stevien Jimmy, Co-Founder KitaLulus, menyampaikan bahwa PHK memang bisa menjadi keputusan yang sulit dihindari, namun dampaknya sangat besar bagi para pekerja. “Bukan cuma urusan administrasi. Banyak pekerja merasa dirugikan dan tidak diperlakukan dengan layak. Karena itu, empati tetap harus menjadi dasar dalam setiap proses PHK, bahkan ketika keputusan sudah final,” ujarnya.

Laporan tersebut dihimpun melalui survei online di situs KitaLulus dengan responden 945 pekerja dan pencari kerja serta 74 praktisi Human Resources (HR). Survei dilakukan pada 15 Oktober hingga 7 November 2025. Dari total responden pekerja, 62,2% pernah mengalami PHK dan 20,6% memiliki orang terdekat yang pernah terdampak PHK.

Menurut Vivi Zabkie, Policy & Society Research Director Populix, banyak pekerja menganggap proses PHK belum transparan dan tidak adil. Perusahaan dinilai kurang mempertimbangkan kondisi pekerja, kinerja, kontribusi, hingga masa kerja sebelum mengambil keputusan. Di banyak kasus, alasan PHK juga dinilai kurang jelas, sehingga sulit dipahami oleh pihak yang terdampak.

Selain itu, 82% pekerja mengaku merasa rentan terhadap risiko PHK. Mereka menilai manajemen belum memberikan dukungan yang cukup untuk menjaga keberlangsungan pekerjaan maupun kesejahteraan pekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa ancaman PHK juga membayangi mereka yang saat ini masih bekerja.

Studi tersebut juga mengungkap perbedaan persepsi antara pekerja dan praktisi HR terkait proses PHK, mencakup kepatuhan hukum ketenagakerjaan, alasan PHK, aspek kemanusiaan, komunikasi, hingga dukungan setelah PHK.

Imelda Savitri, S.E., M.M., Plt. Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kementerian Ketenagakerjaan, menyebutkan bahwa hingga 31 Oktober 2025 terdapat 2.684 kasus perselisihan hubungan industrial. Dari jumlah tersebut, 1.921 kasus (71,57%) merupakan perselisihan terkait PHK. Perselisihan ini banyak dipicu kondisi perusahaan seperti efisiensi, kerugian, pailit, hingga pesangon yang tidak dibayarkan. Imelda menegaskan pentingnya dialog untuk meminimalisir konflik serta pentingnya kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan.

Laporan Populix dan KitaLulus juga menyoroti kebutuhan dukungan bagi pekerja terdampak, terutama bantuan finansial dan dukungan dalam mencari pekerjaan baru.

Sigit Ary Prasetyo, S.E., M.A.P., Koordinator Pengembangan Kemitraan dan Jejaring Pasar Kerja Kemnaker, menjelaskan bahwa pemerintah menyediakan solusi melalui Pusat Pasar Kerja. Unit ini menyediakan layanan bursa kerja, walk-in interview, serta aplikasi Karirhub sebagai platform informasi pasar kerja. Ia juga menyarankan perusahaan mengarahkan pekerja terdampak untuk mengikuti program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), yang memberi manfaat berupa akses informasi pasar kerja.

Harapannya, layanan ini dapat membantu pekerja melewati masa transisi setelah PHK dan meningkatkan peluang mereka untuk kembali bekerja.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.compemutusan hubungan kerjaPHKPopulixriset

Related Posts

Ketua KPK Sentil Nusron soal Ketidakhadiran di KPK

Ketua KPK Sentil Nusron soal Ketidakhadiran di KPK

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menanggapi ketidakhadiran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)...

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kondisi kecemasan tidak hanya berkaitan dengan faktor psikologis. Asupan nutrisi juga menjadi salah satu hal yang mulai...

Mikel Arteta resmi memperpanjang kontrak bersama Arsenal hingga 2030 setelah membawa The Gunners meraih gelar Premier League musim lalu.

Mikel Arteta Bertahan di Arsenal hingga 2030

by Desti Dwi Natasya
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Mikel Arteta resmi memperpanjang kontraknya bersama Arsenal hingga 2030 setelah sebelumnya kesepakatannya bersama klub akan berakhir pada...

Prabowo kepada 800 Jenderal: Pertahankan Kepercayaan Rakyat, Utamakan Warga

Prabowo kepada 800 Jenderal: Pertahankan Kepercayaan Rakyat, Utamakan Warga

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arahan kepada sekitar 800 perwira tinggi TNI dan Polri dalam pertemuan...

Golkar: Keputusan Politik soal Gibran Bergantung Kesepakatan Ketum Parpol

Golkar: Keputusan Politik soal Gibran Bergantung Kesepakatan Ketum Parpol

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyatakan tindak lanjut politik atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Life dan Bank Sulselbar menjalin kerja sama bancassurance untuk memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah.

IFG Life Gandeng Bank Sulselbar Perluas Proteksi

October 7, 2026
Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

October 7, 2026
Standard Chartered dan Konservasi Indonesia membahas pembiayaan, inovasi, dan kolaborasi untuk mendorong investasi ekonomi biru Indonesia di IISF 2026.

Standard Chartered Dorong Investasi Ekonomi Biru

October 7, 2026
Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

October 7, 2026
Ketua KPK Sentil Nusron soal Ketidakhadiran di KPK

Ketua KPK Sentil Nusron soal Ketidakhadiran di KPK

October 8, 2026
Messi vs Ronaldo

Messi Ungguli Ronaldo di Google Indonesia

October 8, 2026
Panasonic Gobel dan UNSADA Perkuat Kompetensi SDM Industri Tata Udara

Panasonic Gobel dan UNSADA Perkuat Kompetensi SDM Industri Tata Udara

October 8, 2026
Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

October 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved