• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mayoritas Pekerja Nilai Proses PHK Masih Tidak Manusiawi

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 29, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Mayoritas Pekerja Nilai Proses PHK Masih Tidak Manusiawi

JAKARTA, Cobisnis.com – Populix, perusahaan riset teknologi asal Indonesia, bersama platform pencarian kerja KitaLulus, merilis laporan berjudul Studi Persepsi dan Tantangan Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja. Riset tersebut menyoroti kekhawatiran pekerja terhadap proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), di mana 80% responden menilai proses PHK saat ini masih berlangsung dengan cara yang tidak manusiawi.

Stevien Jimmy, Co-Founder KitaLulus, menyampaikan bahwa PHK memang bisa menjadi keputusan yang sulit dihindari, namun dampaknya sangat besar bagi para pekerja. “Bukan cuma urusan administrasi. Banyak pekerja merasa dirugikan dan tidak diperlakukan dengan layak. Karena itu, empati tetap harus menjadi dasar dalam setiap proses PHK, bahkan ketika keputusan sudah final,” ujarnya.

Laporan tersebut dihimpun melalui survei online di situs KitaLulus dengan responden 945 pekerja dan pencari kerja serta 74 praktisi Human Resources (HR). Survei dilakukan pada 15 Oktober hingga 7 November 2025. Dari total responden pekerja, 62,2% pernah mengalami PHK dan 20,6% memiliki orang terdekat yang pernah terdampak PHK.

Menurut Vivi Zabkie, Policy & Society Research Director Populix, banyak pekerja menganggap proses PHK belum transparan dan tidak adil. Perusahaan dinilai kurang mempertimbangkan kondisi pekerja, kinerja, kontribusi, hingga masa kerja sebelum mengambil keputusan. Di banyak kasus, alasan PHK juga dinilai kurang jelas, sehingga sulit dipahami oleh pihak yang terdampak.

Selain itu, 82% pekerja mengaku merasa rentan terhadap risiko PHK. Mereka menilai manajemen belum memberikan dukungan yang cukup untuk menjaga keberlangsungan pekerjaan maupun kesejahteraan pekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa ancaman PHK juga membayangi mereka yang saat ini masih bekerja.

Studi tersebut juga mengungkap perbedaan persepsi antara pekerja dan praktisi HR terkait proses PHK, mencakup kepatuhan hukum ketenagakerjaan, alasan PHK, aspek kemanusiaan, komunikasi, hingga dukungan setelah PHK.

Imelda Savitri, S.E., M.M., Plt. Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kementerian Ketenagakerjaan, menyebutkan bahwa hingga 31 Oktober 2025 terdapat 2.684 kasus perselisihan hubungan industrial. Dari jumlah tersebut, 1.921 kasus (71,57%) merupakan perselisihan terkait PHK. Perselisihan ini banyak dipicu kondisi perusahaan seperti efisiensi, kerugian, pailit, hingga pesangon yang tidak dibayarkan. Imelda menegaskan pentingnya dialog untuk meminimalisir konflik serta pentingnya kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan.

Laporan Populix dan KitaLulus juga menyoroti kebutuhan dukungan bagi pekerja terdampak, terutama bantuan finansial dan dukungan dalam mencari pekerjaan baru.

Sigit Ary Prasetyo, S.E., M.A.P., Koordinator Pengembangan Kemitraan dan Jejaring Pasar Kerja Kemnaker, menjelaskan bahwa pemerintah menyediakan solusi melalui Pusat Pasar Kerja. Unit ini menyediakan layanan bursa kerja, walk-in interview, serta aplikasi Karirhub sebagai platform informasi pasar kerja. Ia juga menyarankan perusahaan mengarahkan pekerja terdampak untuk mengikuti program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), yang memberi manfaat berupa akses informasi pasar kerja.

Harapannya, layanan ini dapat membantu pekerja melewati masa transisi setelah PHK dan meningkatkan peluang mereka untuk kembali bekerja.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download micromax firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.compemutusan hubungan kerjaPHKPopulixriset

Related Posts

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, tercatat memiliki 27,5% saham PT Supra Sekuritas Indonesia secara...

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami tiga kali erupsi pada Rabu (28/10/2026) malam. Aktivitas tersebut...

Tubuh Masih Haus Setelah Minum? Ini 8 Hal yang Bisa Jadi Penyebab

Tubuh Masih Haus Setelah Minum? Ini 8 Hal yang Bisa Jadi Penyebab

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rasa haus yang tidak kunjung hilang meski telah minum air putih bisa menandakan bahwa keseimbangan cairan tubuh...

Erick Thohir Bahas Persiapan PON 2028 Bersama Pengurus KONI Pusat

Erick Thohir Bahas Persiapan PON 2028 Bersama Pengurus KONI Pusat

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir untuk membicarakan...

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kritik sejumlah negara tetangga, terutama Singapura dan Malaysia, terkait kebakaran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura Berlangsung di Hambalang

Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura Berlangsung di Hambalang

October 29, 2026
IST

Gerebek Pemukiman, Israel Lanjutkan Serangan di Hebron Selama 6 Hari Berturut-turut

October 29, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved