• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mau Gaji Tinggi? Ini 10 Negara dengan Rata-rata Penghasilan Terbaik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 18, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Mau Gaji Tinggi? Ini 10 Negara dengan Rata-rata Penghasilan Terbaik

JAKARTA, Cobisnis.com – Swiss menempati posisi teratas negara dengan gaji rata-rata tertinggi di dunia, mencapai USD 80.000–90.000 per tahun (sekitar Rp1,2–1,35 miliar). Faktor utama adalah ekonomi stabil dan sektor keuangan yang kuat, meski biaya hidup di sana juga tinggi.

Negara kecil Eropa lain, Luksemburg, menyusul dengan gaji rata-rata USD 75.000–85.000 per tahun (Rp1,125–1,275 miliar). Banyak pekerja asing, pajak kompetitif, dan sektor keuangan yang mendukung posisi ini.

Amerika Serikat menempati peringkat ketiga, dengan rata-rata gaji USD 70.000–75.000 per tahun (Rp1,05–1,125 miliar). Sektor teknologi, finansial, dan medis jadi penyumbang utama, meski kesenjangan antar wilayah cukup besar.

Norwegia dan Denmark menjadi juara di wilayah Nordik. Rata-rata gaji di Norwegia mencapai USD 65.000–75.000 per tahun (Rp975 juta–1,125 miliar), didukung industri minyak dan gas serta kesejahteraan sosial. Denmark juga menawarkan gaji tinggi, sekitar USD 65.000–70.000 (Rp975 juta–1,05 miliar) per tahun, dengan work-life balance yang baik.

Islandia dengan populasi kecil memiliki gaji rata-rata USD 65.000–70.000 per tahun (Rp975 juta–1,05 miliar). Ekonomi berbasis energi dan pariwisata menjadikan tenaga kerja terbatas dihargai tinggi.

Singapura menonjol sebagai pusat bisnis Asia dengan rata-rata gaji USD 60.000–70.000 per tahun (Rp900 juta–1,05 miliar). Pajak rendah jadi daya tarik, meski biaya hidup tinggi.

Belanda dan Australia menawarkan gaji kompetitif, masing-masing USD 55.000–65.000 per tahun (Rp825 juta–975 juta). Belanda unggul di sektor multinasional dan work-life balance, sedangkan Australia menonjol di tambang, konstruksi, dan kesehatan.

Jerman menutup daftar 10 besar dengan gaji rata-rata USD 50.000–60.000 per tahun (Rp750 juta–900 juta). Industri manufaktur dan teknologi jadi penggerak utama, didukung stabilitas ekonomi dan perlindungan pekerja.

Secara global, gaji tinggi tidak selalu berarti hidup lebih nyaman karena biaya hidup dan pajak berbeda-beda. Negara Nordik unggul di kesejahteraan, AS unggul di peluang gaji tinggi, dan Singapura unggul di pajak rendah serta karier di Asia.

Fenomena ini menunjukkan mobilitas kerja dan pilihan negara menjadi faktor penting bagi pencari gaji tinggi. Pekerja harus mempertimbangkan biaya hidup, peluang karier, dan kualitas hidup saat memilih lokasi kerja.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: ASCobisnisGajiTinggiKayaNegaraPebisnismudaSingapuraswiss

Related Posts

Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat selama dua hari berturut-turut dan memicu gejolak di pasar...

Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Istilah “saham gorengan” kembali ramai dibicarakan seiring volatilitas pasar yang meningkat. Sebutan ini bukan label resmi, melainkan...

Coca-Cola dan Nestlé di Tengah Sorotan Isu Lingkungan dan Etika

Coca-Cola dan Nestlé di Tengah Sorotan Isu Lingkungan dan Etika

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Coca-Cola dan Nestlé kembali menjadi sorotan publik global seiring meningkatnya kampanye boikot di berbagai negara. Isu yang...

Sentimen Publik Memanas, Parlemen Turki Stop Jual Coca-Cola

Sentimen Publik Memanas, Parlemen Turki Stop Jual Coca-Cola

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Parlemen Turki mengambil langkah simbolik dengan menghentikan penjualan produk perusahaan internasional yang dianggap mendukung Israel. Kebijakan ini...

IHSG Bergejolak dan Sempat Disetop, Purbaya Tetap Pede Target 10.000

IHSG Bergejolak dan Sempat Disetop, Purbaya Tetap Pede Target 10.000

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Optimisme Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap terjaga meski pasar modal Indonesia sempat bergejolak. Indeks Harga Saham...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran, Hubungan Terjalin Sejak Akhir 2025

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026 Menurut Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

January 30, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
Perjalanan Karier Iman Rachman hingga Mundur dari Jabatan Direktur Utama BEI

Perjalanan Karier Iman Rachman hingga Mundur dari Jabatan Direktur Utama BEI

January 30, 2026
TNI AD Tahan Serda Heri Usai Tuduh Pedagang Es Gabus Gunakan Spons

TNI AD Tahan Serda Heri Usai Tuduh Pedagang Es Gabus Gunakan Spons

January 30, 2026
Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

January 30, 2026
Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

January 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved