JAKARTA, Cobisnis.com – Membayar utang puasa Ramadan atau puasa qadha adalah kewajiban bagi setiap muslim yang meninggalkan puasa wajib karena alasan tertentu. Ketentuan ini telah diatur jelas dalam ajaran Islam dan disepakati para ulama.
Puasa qadha hanya berlaku bagi muslim yang tidak berpuasa Ramadan karena uzur syar’i, seperti sakit, haid, nifas, bepergian jauh, atau kondisi lain yang dibenarkan. Puasa ini bukan sunnah, melainkan wajib ditunaikan.
Dasar kewajiban tersebut tertuang dalam Al Quran yang menjelaskan bahwa puasa yang ditinggalkan harus diganti di hari lain. Ketentuan ini menjadi landasan utama praktik puasa qadha hingga kini.
Niat puasa qadha wajib dilakukan sebelum fajar, tepatnya pada malam hari. Tanpa niat, puasa qadha dinilai tidak sah meski seseorang menahan lapar dan haus seharian.
Dalam praktiknya, puasa qadha bisa dikerjakan kapan saja di luar bulan Ramadan. Namun, ada batas waktu yang perlu diperhatikan agar kewajiban tersebut tidak tertunda.
Mayoritas ulama menyepakati bahwa puasa qadha sebaiknya diselesaikan sebelum datangnya Ramadan berikutnya. Artinya, muslim memiliki waktu sekitar satu tahun hijriah untuk menunaikannya.
Jika utang puasa belum dibayar hingga masuk Ramadan berikutnya tanpa alasan syar’i, kewajiban tetap ada. Selain mengganti puasa, sebagian pendapat ulama juga mewajibkan pembayaran fidyah.
Menariknya, banyak muslim memilih bulan Sya’ban untuk membayar utang puasa. Hal ini dicontohkan oleh Aisyah RA yang mengganti puasa Ramadan di bulan tersebut karena kesibukan tertentu.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026, awal bulan Sya’ban 1447 H jatuh pada 20 Januari 2026. Waktu ini sering dimanfaatkan untuk menyelesaikan kewajiban puasa qadha.
Para ulama juga menekankan bahwa menunda puasa qadha tanpa alasan dapat menjadi beban moral dan spiritual. Puasa qadha bukan sekadar ritual, tapi bentuk tanggung jawab ibadah.
Dengan memahami aturan ini, umat Islam diharapkan lebih disiplin dan tidak menyepelekan kewajiban puasa qadha. Kesadaran ini penting agar ibadah Ramadan tetap sempurna.














