JAKRTA, Cobisnis.com – Konsumsi daging kucing masih menjadi praktik yang ditemukan di beberapa negara, meski menuai kontroversi dan penolakan dari kelompok pecinta hewan. Baru-baru ini, polisi Vietnam membongkar jaringan perdagangan ilegal daging kucing dan menyelamatkan sekitar 400 ekor kucing dari rumah jagal.
Vietnam menjadi salah satu negara yang masih dikenal memiliki konsumsi daging kucing di sejumlah wilayah. Daging tersebut dipercaya sebagian masyarakat memiliki manfaat kesehatan atau menjadi bagian dari tradisi kuliner tertentu, meski pemerintah terus berupaya menekan praktik perdagangan ilegalnya.
Negara berikutnya adalah China yang juga dikenal memiliki konsumsi daging kucing dan anjing di beberapa daerah. Walaupun tidak menjadi kebiasaan mayoritas masyarakat, perdagangan daging kucing masih ditemukan, terutama melalui pasar gelap.
Swiss juga kerap disebut dalam daftar negara yang masih memiliki praktik konsumsi daging kucing secara terbatas. Aktivitas tersebut umumnya dilakukan secara pribadi di beberapa wilayah pedesaan dan bukan merupakan bagian dari perdagangan komersial.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai organisasi perlindungan hewan terus mendorong penghentian konsumsi daging kucing. Kampanye dilakukan melalui edukasi publik hingga desakan kepada pemerintah untuk memperketat regulasi perdagangan hewan.
Kasus penggerebekan di Vietnam menjadi salah satu bukti bahwa perdagangan ilegal daging kucing masih terjadi. Selain dijual sebagai bahan makanan, banyak kucing yang diperoleh melalui pencurian dari pemiliknya sehingga memicu keresahan masyarakat.
Meski masih ditemukan di beberapa negara, praktik konsumsi daging kucing terus mengalami penurunan. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan dan risiko kesehatan menjadi faktor yang mendorong perubahan tersebut.
Perbedaan budaya membuat cara pandang terhadap konsumsi daging kucing tidak sama di setiap negara. Namun, tren global menunjukkan semakin banyak negara dan masyarakat yang mendukung perlindungan kucing sebagai hewan peliharaan, bukan sebagai sumber pangan.













