JAKARTA, Cobisnis.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, melangkah ke final Macau Open 2026. Karena itu, mereka kini menjadi harapan utama Merah Putih untuk meraih gelar.
Selain itu, pasangan unggulan keempat ini tampil stabil sepanjang turnamen. Mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan gelar pertama di level BWF World Tour Super 300.
Sementara itu, Faathir dan Devin juga mencuri perhatian karena karakter permainan unik. Keduanya sama-sama bertangan kidal, sehingga memberi variasi strategi di lapangan.
Di babak semifinal, mereka tampil dominan saat menghadapi wakil Malaysia. Faathir/Devin menang dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-12.
Setelah itu, Faathir mengaku bersyukur bisa mencapai final pertama mereka di level Super 300. Ia menegaskan perjalanan mereka tidak mudah karena sempat beberapa kali tersingkir lebih awal.
Namun, ia menilai kunci keberhasilan terletak pada fokus dan ketenangan. Mereka juga menjaga pola permainan tanpa terbebani target berlebihan.
Di sisi lain, pasangan ini tetap mengandalkan pendekatan sederhana dalam pertandingan. Mereka bermain poin demi poin dan menjaga disiplin strategi yang sudah disiapkan.
Kini, Faathir/Devin menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa. Karena itu, peluang Indonesia untuk membawa pulang gelar masih terbuka lewat sektor ganda putra.













