JAKARTA, Cobisnis.com – Pelarian narapidana Lapas Kelas I Madiun berinisial Y akhirnya berakhir setelah tim gabungan menangkapnya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Warga Surabaya yang menjalani hukuman kasus penipuan itu sempat buron selama hampir sepekan.
Y melarikan diri dengan cara yang tidak biasa. Ia memanfaatkan truk pengangkut beras yang keluar dari area lapas dan bergelantung di bagian bawah kendaraan hingga lolos dari pengawasan.
Modus tersebut memanfaatkan celah pemeriksaan kendaraan logistik di pintu keluar lapas. Aksi Y bahkan sempat terekam kamera pengawas saat truk meninggalkan kompleks pemasyarakatan.
Meski terekam CCTV, petugas baru menyadari Y menghilang ketika apel sore digelar. Insiden itu langsung memicu pencarian besar dan evaluasi internal terhadap sistem pengamanan lapas.
Staf Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Hendra, membenarkan narapidana tersebut kabur melalui kolong truk pengangkut beras. Ia memastikan Y telah berhasil diamankan kembali.
Kanwil Ditjenpas Jawa Timur langsung menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab lolosnya narapidana tersebut. Fokus pemeriksaan diarahkan pada dugaan kelalaian petugas dalam menjalankan prosedur pemeriksaan kendaraan.
Koordinator Humas Lapas Kelas I Madiun, Ariya Juni Pratama, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut. Menurutnya, pemeriksaan terhadap petugas yang bertugas saat kejadian masih terus berlangsung.
Pemeriksaan juga mencakup petugas jaga, pegawai yang mengawasi distribusi logistik, serta sejumlah warga binaan yang diduga mengetahui kronologi pelarian. Hasil investigasi akan menjadi dasar penentuan sanksi bagi pihak yang terbukti lalai.
Setelah ditangkap kembali, Y langsung ditempatkan di sel pengamanan khusus atau high security unit. Pengawasan diperketat untuk mencegah upaya pelarian serupa.
Selain kehilangan hak remisi, Y juga terancam dipindahkan ke lapas lain. Ditjenpas Jawa Timur menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi untuk memperketat pemeriksaan seluruh kendaraan logistik yang keluar masuk lapas.













