JAKARTA, Cobisnis.com – Pemkot Depok kembali menggelar tradisi Ngubek Empang sebagai pembuka Lebaran Depok 2026. Kegiatan berlangsung serentak Selasa (5/5/2026) di tiga wilayah sekaligus.
Tiga lokasi yang dipilih adalah Kecamatan Sawangan, Cipayung, dan Tapos. Masing-masing lokasi melibatkan sejumlah kecamatan lain untuk ikut berpartisipasi.
Panitia menyiapkan dua ton ikan di setiap lokasi. Peserta berasal dari berbagai kecamatan, kelurahan, hingga perangkat daerah.
Dalam lomba, peserta wajib menangkap ikan tanpa alat bantu apapun. Mereka turun langsung ke empang dan menangkap ikan pakai tangan kosong dalam 20 hingga 30 menit.
Setiap kelurahan dan perangkat daerah mengirim sekitar lima peserta. Pemenang ditentukan dari tangkapan terbanyak dan mendapat uang pembinaan serta sertifikat.
Setelah lomba, panitia menebar satu ton ikan tambahan untuk masyarakat umum. Warga boleh pakai alat seperti serokan saat ikut menangkap ikan.
Nina Suzana dari KOOD Berbudaya menjelaskan Ngubek Empang adalah warisan budaya Betawi Depok yang sudah berlangsung lama. Dahulu tradisi ini cara gotong royong warga memenuhi kebutuhan pangan saat Lebaran.
Istilah ngubek berasal dari kebiasaan mengaduk air empang agar ikan mudah ditangkap. Kini tradisi ini juga mulai dilirik sebagai olahraga tradisional karena butuh ketangkasan dan strategi.
Ngubek Empang tetap jadi ruang kebersamaan yang dinantikan warga di tengah perkembangan kota. Banyak peserta hadir bukan hanya untuk ikan, tapi untuk nostalgia dan kebersamaan yang semakin langka.













