• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kurangi Sampah Plastik, Koinpack dan P&G Tawarkan Kemasan dengan Sistem Pakai Ulang

Nina Karlita by Nina Karlita
August 31, 2021
in Lifestyle
0
Kurangi Sampah Plastik, Koinpack dan P&G Tawarkan Kemasan dengan Sistem Pakai Ulang

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumen Indonesia dapat turut ambil bagian dalam tindakan nyata mengurangi sampah plastik dengan membeli paket sampo alternatif yang menawarkan kemasan dengan sistem pakai ulang.

Koinpack, yakni perusahaan yang berfokus pada pengembangan dan produksi kemasan plastik kali ini bekerja sama dengan Procter & Gamble dalam menjalankan uji coba untuk Pantene dengan
kemasan botol sampo yang dapat di pakai secara berulang.

Botol dengan sistempakai ulang tersebut kini sudah tersedia di warung-warung, Bank Sampah di Jakarta, botol tersebut juga dapat ditemukan di distributor.

Untuk memastikan bahwa botol pakai ulang tersebut oleh para konsumen dan tetap beredar, Koinpack memastikan bahwa para pemilik toko hanya cukup memindai botol dengan kode QR khusus.

Nantinya, Koinpack secara berkala akan mengambil botol dari setiap titik penjualan, membersihkan dan mendistribusikan botol tersebut untuk dipakai ulang. Para pelanggan juga dianjurkan untuk mengembalikan botol dan akan mendapatkan diskon untuk pembelian produk selanjutnya.

Adapun setiap botol sampo yang dikembalikan setara dengan 14 sachet sampo sekali pakai yang biasanya berpotensi hanya menjadi sampah di lautan.

Berhemat sekaligus Selamatkan Bumi

Awal tahun ini, uji coba yang telah dilakukan atas Inisiatif dari Koinpack terbukti sukses. Para konsumen lebih memilih untuk membeli kemasan botol dengan sistem kemasan pakai ulang ketimbang sampo dengan kemasan sachet.

Para pemilik usaha juga tidak terkendala saat melakukan langkah pemindaian kode QR, yang dimana Langkah tersebut dibutuhkan untuk keperluan pengembalian botol. Adapun setelah botol kemasan pakai ulang terkumpul dan dibersihkan, botol akan kembali diisi dengan produk dan dijual kembali kepada para pemilik usaha.

Sistem ini dinilai efektif untuk para pemilik usaha dan konsumen, baik dari segi biaya maupun keuntungan. Konsumen juga menghemat Rp1.250 untuk pembelian produk selanjutnya karena telah mengembalikan botol yang sudah digunakan.

Bintang, selaku Direktur Bisnis Koinpack memaparkan, “Setiap konsumen yang melakukan pengembalian botol, sudah dapat dipastikan mereka telah melakukan penghematan dari segi harga.
Mereka juga senang karena dapat mengontrol pengeluaran untuk produk yang mereka biasa beli dan tentunya mendapatkan kemudahan karena kemasan botol yang tidak mudah tumpah seperti sachet”.

Para pemilik usaha memberikan tanggapan positif mengenai inisiatif yang telah dilakukan. Mengurangi plastik sekali pakai dengan cara yang ekonomis adalah faktor pendorong utama untuk
membeli botol yangdapat diisi ulang.

“Dengan sistem yang inovatif ini saya bisa mendapatkan penghasilan sekaligus berperan dalam mengurangi sampah plastik,” ujar Susi, Ketua Bank Sampah.

Ella, sebagai salah satu pemilik Warung juga memberikan tanggapan “Skema insentif Koinpack membuat pelanggan setia ke warung saya“.

Usaha Rintisan Peraih Penghargaan

Mencari alternatif kemasan yang dapat dipakai ulang untuk produknya serta berupaya untuk melakukan perubahan sistem, pihak Pantene mendapati Koinpack di saat perusahaan tersebut
memenangkan kompetisi Inovasi Usaha Rintisan Berkelanjutan dalam Kemasan Produk yang diselenggarakan P&G.

“Sebagai perusahaan yang dicintai di Indonesia, P&G selalu berdiri membawa kekuatan untuk kebaikan dan kekuatan untuk bertumbuh; force for good and a force for growth tidak hanya secara
nasional tapi juga dalam skala global. Oleh karena itu, kami percaya pada pentingnya menemukan alternatif kemasan plastik sekali pakai yang tentunya sudah teruji,” ujar Ovidia Nomia, Direktur Komunikasi P&G Indonesia.

Kami sangat senang dapat memiliki kesempatan bekerja sama dengan Koinpack untuk bereksperimen dalam menciptakan perubahan radikal dalam kemasan kami dengan salah satu merek Perawatan Rambut terbesar kami, Pantene. Kerjasama yang terjalin ini tentunya sangat berharga bagi kami guna untuk terus memperluas proyek percobaan ini dan mengembangkannya lebih lanjut

Masa Depan Sirkular

Koinpack memulai proyek percobaannya pada Maret 2020 di Jakarta dengan menjual 3,200 botol melalui dua bank sampah, tiga warung dan sebelas agen perorangan ke lebih dari 400+ konsumen.

Penjualan tersebut telah membantu pencegahan 25,600 kemasan sachet yang berpotensi hanya menjadi sampah. Saat ini yang menjadi fokus utama dari Koinpack adalah untuk memperluas usaha di wilayah cakupan Jakarta dengan 1,000 titik penjualan di akhir tahun 2022.

Hal ini dapat memungkinkan Koinpack menjadi yang pertama dalam penyedia alternatif produk kemasan tanpa sampah.

Proyek percobaan kolaboratif dengan Pantene terkait kemasan pakai ulang tentunya membawa perusahaan selangkah lebih maju dalam mewujudkan ambisi untuk beralih ke ekonomi sirkular.

Hal ini merepresentasikan sebuah terobosan dalam mengubah sistem kemasan, jika percobaaan ini berhasil dilaksanakan akan berdampak pada akselerasi transisi ekonomi sirkular. Adapun daftar lengkap lokasi penjualan yang turut berpartisipasi dapat ditemukan di situs web Koinpack.

Tags: Cobisnisp&g indonesiaSampah plastik

Related Posts

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ahli diet asal Amerika Serikat, Karen Ansel, RDN, mencoba pola sarapan ekstrem dengan hanya mengonsumsi putih telur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved