JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah kota di Eropa dan Australia kembali menduduki posisi teratas dalam daftar kota paling layak huni di dunia tahun 2026 versi Global Liveability Index yang diterbitkan The Economist Intelligence Unit (EIU). Pemeringkatan ini mempertimbangkan berbagai indikator, seperti kualitas layanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, transportasi, stabilitas, serta tingkat keamanan.
Berikut 10 kota paling layak huni di dunia 2026 menurut EIU:
1. Kopenhagen, Denmark (Skor 98)
2. Wina, Austria (Skor 97)
3. Melbourne, Australia (Skor 97)
4. Sydney, Australia (Skor 97)
5. Zurich, Swiss (Skor 96)
6. Jenewa, Swiss (Skor 96)
7. Osaka, Jepang (Skor 96)
8. Adelaide, Australia (Skor 96)
9. Vancouver, Kanada (Skor 96)
10. Tokyo, Jepang (Skor 96)
EIU menyebut kota-kota yang berada di papan atas umumnya menawarkan kualitas hidup yang tinggi berkat dukungan fasilitas kesehatan yang memadai, sistem pendidikan yang baik, jaringan transportasi yang efektif, infrastruktur modern, serta kondisi sosial dan ekonomi yang relatif stabil.
Sebaliknya, sejumlah kota masih berada di peringkat terbawah karena menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik berkepanjangan, ketidakpastian politik, perlambatan ekonomi, hingga minimnya layanan publik dan infrastruktur.
Berikut 10 kota dengan tingkat kelayakan hidup terendah pada 2026:
1. Teheran, Iran (Skor 45)
2. Harare, Zimbabwe (Skor 45)
3. Kyiv, Ukraina (Skor 45)
4. Port Moresby, Papua Nugini (Skor 44)
5. Lagos, Nigeria (Skor 44)
6. Aljir, Aljazair (Skor 43)
7. Karachi, Pakistan (Skor 43)
8. Dhaka, Bangladesh (Skor 42)
9. Tripoli, Libya (Skor 41)
10. Damaskus, Suriah (Skor 32)
Menurut EIU, situasi keamanan yang belum kondusif, tekanan ekonomi, gejolak politik, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur menjadi faktor utama yang membuat kota-kota tersebut berada di posisi terbawah dalam indeks kelayakan hidup tahun 2026.













