• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kota Tegal Realisasikan Gerakan Masyarakat Terlibat Dalam Ekonomi Sirkular, Kelola dan Daur Ulang Sampah

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
March 30, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Kota Tegal Realisasikan Gerakan Masyarakat Terlibat Dalam Ekonomi Sirkular, Kelola dan Daur Ulang Sampah

Cobisnis.com – Pemerintah Kota Tegal bersama PT Trinseo Materials Indonesia dan PT Kemasan merealisasikan program “Yok Yok Ayok Daur Ulang!” yang didukung berbagai organisasi seperti Asosiasi Industri Olefin, Aromatik & Plastik Indonesia (INAPLAS); Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI); Ikatan Pemulung Indonesia (IPI); serta Responsible Care Indonesia.

Setelah peresmian pusat daur ulang sampah di kelurahan Mintaragen pada 24 Februari 2021, Pemerintah Kota Tegal aktif mengajak masyarakat dan pemerintah di kota-kota lain untuk turut serta menjalankan program pengelolaan dan daur ulang sampah, terutama sampah plastik.

Volume sampah yang tidak terkelola dengan baik dan banyaknya sampah yang berakhir di TPA masih menjadi permasalahan yang disebabkan oleh belum adanya optimalisasi dalam mengelola dan mendaur ulang sampah plastik di negeri ini.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Pemerintah Kota Tegal, tercatat setiap harinya warga Kota Tegal menghasilkan hingga 250-ton sampah, 30% diantaranya merupakan sampah plastik, sebesar 214-ton total timbunan sampah, serta 16-ton volume sampah anorganik.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10-ton volume sampah dapat dikelola menjadi kompos di TPST/TPS 3R, serta 10-ton akan diolah menjadi briket sebagai substitusi batu bara.

“Kota Tegal menargetkan program ini juga dapat dilaksanakan pada tingkat rumah tangga […] Melalui edukasi yang tidak pernah putus, kami memaparkan kegiatan-kegiatan daur ulang sampah, misalnya cara mendaur ulang sampah plastik menjadi kerajinan tangan,” kata Wakil Walikota Tegal, Muhammad Jumadi.

Masih banyak anggapan di masyarakat bahwa produk ramah lingkungan merupakan produk yang dapat terurai secara alami, sehingga hal ini menggiring masyarakat berasumsi bahwa produk yang tidak dapat terurai secara alami merupakan produk yang tidak ramah lingkungan.

Wahyudi Sulistya, Sekretaris Jenderal Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) mengatakan masyarakat tidak bisa mengandalkan alam atau lingkungan untuk mengurai sampah plastik.

“Mulai dari diri sendiri, bisa dari skala rumah tangga. Pada kondisi seperti sekarang, masyarakat harus belajar untuk mengelola, memilah-milah jenis sampah dan juga mendaur ulang sampah plastik untuk turut mendorong ekonomi sirkular,” ujarnya.

Hery Yusamandra, Program Manajer dari Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), menjelaskan bahwa saat ini teknologi sudah semakin canggih dengan ketersediaan mesin yang dapat mengolah sampah plastik dalam waktu yang singkat menjadi produk baru, misalnya briket melalui mesin predator sampah yang sudah dijalankan oleh pusat daur ulang sampah plastik Kota Tegal.

Responsible Care Indonesia (RCI), sebagai salah satu organisasi pendukung program “Yok Yok Ayok Daur Ulang!” yang diwakili oleh Edi Rivai, Chairman dari Responsible Care Indonesia memaparkan tujuan ekonomi sirkular melalui upaya pengelolaan dan daur ulang sampah.

“Ekonomi sirkular bertujuan untuk memaksimalkan siklus penggunaan material untuk meminimalisir produksi sampah dengan recovering dan menggunakan kembali berbagai macam produk dan material berulang kali secara sistematik.”

Edi menjelaskanpenerapan pengelolaan dan daur ulang sampah plastik di Indonesia memiliki berbagai tantangan, mulai dari hal teknis dimana penggunaan multi-material membuat sulit untuk didaur ulang, infrastruktur yang masih minim, kebiasaan konsumen yang masih buruk, dan juga regulasi pemerintah kontra produktif.

Maka dari itu, implementasi daur ulang sampah bisa dimulai dari pemilihan sampah yang berasal dari sumbernya.

Implementasi Zero Waste Office Management pada Head Office dan Pabrik bisa dilakukan untuk mengurangi sampah yang tidak terkelola dan kemudian menumpuk di TPA. Sampah yang telah terpilah akan dikumpulkan dan dikelola secara terpisah sesuai dengan jenis material masing-masing.

“Adapun sistem ini telah dijalankan oleh salah satu anggota RCI dan tercatat bahwa pada periode Januari – September 2020 berhasil mengurangi sampah sebanyak 53% ke TPA,” jelas Edi.

Tags: Ekonomi SirkularKota TegalPengelolaan sampah

Related Posts

Bank Mandiri Taspen budidaya unggas dan magot

Gandeng ITB, Bank Mandiri Taspen Kembangkan Budidaya Unggas Berbasis Magot di Bandung Barat

by Rizki Meirino
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank Mandiri Taspen berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) membangun fasilitas budidaya unggas terpadu dan pengelolaan...

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

Kemnaker Ubah Istilah Pemulung Jadi Pemilah Sampah, Ini Alasannya

by Desti Dwi Natasya
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemnaker akan menyiapkan perubahan nomenklatur pekerjaan pemulung menjadi pemilah sampah. Perubahan istilah tersebut dilakukan...

Mulai Besok, Warga Makassar Harus Pilah Sampah, Berikut Jenis dan Cara Pengelolaannya

Mulai Besok, Warga Makassar Harus Pilah Sampah, Berikut Jenis dan Cara Pengelolaannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Kota Makassar mulai menerapkan sistem baru pengelolaan sampah pada 1 Agustus 2026. Melalui kebijakan ini, seluruh...

Eddy Soeparno Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi untuk Kurangi Timbunan TPA

Eddy Soeparno Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi untuk Kurangi Timbunan TPA

by Hidayat Taufik
July 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menilai kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir...

Zulhas Dorong Daerah Terapkan Program Pilah Sampah seperti Jakarta

Zulhas Dorong Daerah Terapkan Program Pilah Sampah seperti Jakarta

by Hidayat Taufik
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengajak pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk mencontoh program pemilahan sampah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cuma Gara-Gara Perapian? Kebakaran Gunung Bromo Hanguskan 176 Hektare

Cuma Gara-Gara Perapian? Kebakaran Gunung Bromo Hanguskan 176 Hektare

August 8, 2026
Laga Chelsea Vs AC Milan di GBK Dikawal 1.200 Personel Gabungan

Laga Chelsea Vs AC Milan di GBK Dikawal 1.200 Personel Gabungan

August 8, 2026
Teddy Buka Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Sekolah Rakyat

Teddy Buka Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Sekolah Rakyat

August 8, 2026
Banjir Assam India Tewaskan 97 Orang Lebih dari 170.000 Warga Terdampak

Banjir Assam India Tewaskan 97 Orang Lebih dari 170.000 Warga Terdampak

August 8, 2026
Tom Holland Spider-Man

Film Spider-Man Cetak Rp35 Triliun, Tom Holland Kantongi Rp1,78 Triliun

August 19, 2026
Anggaran Fantastis! Ini 10 Kementerian dan Lembaga dengan Pagu Terbesar di 2027

Anggaran Fantastis! Ini 10 Kementerian dan Lembaga dengan Pagu Terbesar di 2027

August 19, 2026
F1 Singapura

F1 Singapura Siapkan Rencana Darurat Hadapi Ancaman Kabut Asap

August 19, 2026
Ilustrasi Bandara - pexels/Markus Winkler

Incheon jadi Bandara Tersibuk di Dunia untuk Penerbangan Internasional

August 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved