• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Korsel Larang Warganya ke Kamboja, Alasannya Bikin Merinding

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 16, 2025
in Nasional
0
Korsel Larang Warganya ke Kamboja, Alasannya Bikin Merinding

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Korea Selatan memberlakukan larangan perjalanan “kode hitam” ke sejumlah wilayah di Kamboja pada Rabu (15/10), setelah banyak warganya terjebak bekerja di pusat penipuan dan ditahan secara paksa. Negeri Ginseng itu juga mengirim tim pejabat tinggi untuk membantu pembebasan para korban.

Wakil Menteri Luar Negeri Kim Jina memimpin tim tersebut ke Kamboja untuk mencari solusi atas keterlibatan warga Korea Selatan dalam industri penipuan yang “kompleks”, kata Penasihat Keamanan Nasional Wi Sung-lac.

Juru bicara kepresidenan mengatakan bahwa badan intelijen Korea Selatan juga terlibat dalam penanganan kasus ini. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengeluarkan larangan perjalanan baru untuk wilayah Poipet dan Kampot, serta imbauan bagi warganya agar meninggalkan kawasan seperti Sihanoukville.

Pemerintah menyebut peningkatan kasus penahanan dan “pekerjaan palsu” sebagai alasan utama pelarangan. Larangan “kode hitam” merupakan tingkat tertinggi, di mana warga diwajibkan segera meninggalkan daerah tersebut.

Lebih dari 1.000 warga Korea Selatan diyakini menjadi bagian dari sekitar 200.000 orang berbagai negara yang terlibat dalam pusat-pusat penipuan di Kamboja. Menurut PBB, sindikat ini menghasilkan miliaran dolar per tahun melalui penipuan telepon dan daring yang menarget korban di seluruh dunia.

Tindakan tegas ini diambil setelah kematian seorang mahasiswa Korea Selatan yang tertipu bekerja di pusat penipuan di Kamboja dengan janji gaji tinggi, namun tewas setelah disiksa oleh sindikat kriminal. Pekan lalu, Seoul memanggil duta besar Kamboja untuk menuntut tindakan atas kematian dan penahanan warga negaranya.

Sebelumnya, Amnesty International menuduh pemerintah Kamboja “sengaja mengabaikan” penyalahgunaan oleh kelompok kriminal dan gagal menindak tegas industri bernilai miliaran dolar tersebut. Pemerintah Kamboja menolak tuduhan itu dan menyebut laporan Amnesty sebagai “berlebihan”.

Wi menambahkan, pemerintah Korea Selatan telah menangani lebih dari 300 laporan warga yang hilang di Kamboja tahun ini, dengan sekitar 80% kasus telah diselesaikan. Saat ini, 72 kasus masih diproses dan sekitar 60 orang akan segera dipulangkan ke Korea Selatan.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comKambojaKorea Selatan

Related Posts

Auto Draft

Tekanan Berprestasi dalam Olahraga Dapat Mengurangi Manfaat Mental bagi Anak

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktivitas olahraga selama ini dikenal sebagai salah satu cara terbaik untuk mendukung kesehatan mental anak. Namun, sebagian...

Auto Draft

Serial ‘Ted Lasso’ Dorong Lonjakan Wisatawan ke Richmond, London

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kawasan Richmond-upon-Thames di London barat mengalami peningkatan kunjungan wisatawan dalam beberapa tahun terakhir. Lonjakan tersebut didorong oleh...

Auto Draft

Raja Charles III Pastikan Harry dan Meghan Tidak Jalankan Tugas Resmi Kerajaan

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Raja Charles III menegaskan bahwa Pangeran Harry dan Meghan Markle tetap berstatus sebagai anggota keluarga kerajaan yang...

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Tim SAR Bergerak

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Tim SAR Bergerak

by Hidayat Taufik
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Lima jurnalis dilaporkan belum dapat dihubungi setelah speedboat yang mereka tumpangi untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau...

Auto Draft

Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat Masih Membebani Warga Amerika Serikat

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Amerika Serikat masih menghadapi tekanan akibat tingginya harga bahan bakar. Kondisi tersebut diperkirakan akan terus berlanjut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Kapal Disebut Laik Berlayar

5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Kapal Disebut Laik Berlayar

September 9, 2026
LKPP dan JAMKRINDO Perkuat Sinergi Pemanfaatan Layanan Penjaminan

LKPP dan JAMKRINDO Perkuat Sinergi Pemanfaatan Layanan Penjaminan

September 8, 2026
Auto Draft

Tekanan Berprestasi dalam Olahraga Dapat Mengurangi Manfaat Mental bagi Anak

September 8, 2026
Auto Draft

Serial ‘Ted Lasso’ Dorong Lonjakan Wisatawan ke Richmond, London

September 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved