• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Korea Selatan Jadi Favorit Turis, Mengapa Wisata Sejarahnya Sepi?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 26, 2026
in Lifestyle
0
Korea Selatan Jadi Favorit Turis, Mengapa Wisata Sejarahnya Sepi?

JAKARTA, Cobisnis.com – Korea Selatan mengalami lonjakan pariwisata yang didorong popularitas K Pop dan budaya Korea. Namun, peningkatan jumlah wisatawan asing belum sepenuhnya berdampak pada wisata sejarah kelam atau dark tourism.

Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan melihat adanya kesenjangan besar antara jumlah pengunjung asing di lokasi wisata sejarah dengan objek wisata populer lainnya. Situs yang menyimpan sejarah perang, kekerasan dan tragedi justru relatif sepi.

Salah satu contohnya adalah Seodaemun Prison History Hall. Lokasi tersebut hanya mencatat 1.433 pengunjung asing sepanjang 2024.

Angka itu sangat jauh dibandingkan Gyeongbokgung yang menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Korea Selatan. Istana tersebut dikunjungi sekitar 2 juta wisatawan asing pada 2024 dan meningkat menjadi 2,78 juta pada 2025.

Kondisi serupa terjadi pada tur yang mengunjungi Penjara Seodaemun dan Namyeong Dong Anti Communist Interrogation Center. Dari 16 paket tur yang ditawarkan setiap bulan, sekitar setengahnya terpaksa dibatalkan karena tidak memenuhi jumlah peserta.

Penjara Seodaemun memiliki sejarah panjang terkait perjuangan kemerdekaan Korea. Tempat tersebut pernah digunakan untuk menahan dan menyiksa aktivis kemerdekaan pada masa penjajahan Jepang serta pejuang gerakan pro demokrasi setelah Korea merdeka.

Sementara itu, Namyeong Dong dikenal sebagai fasilitas interogasi yang digunakan rezim diktator militer Korea pada 1970 an dan 1980 an. Kedua lokasi tersebut menyimpan sejarah penting, tetapi belum banyak dikenal wisatawan asing.

Sejumlah pelaku industri menilai minimnya program dan promosi menjadi salah satu penyebab wisata sejarah kurang diminati. Wisatawan asing dinilai sebenarnya memiliki ketertarikan terhadap sejarah Korea, tetapi belum mendapatkan informasi yang cukup mengenai lokasi tersebut.

Profesor Universitas Wanita Sungshin Seo Kyoung duk menilai pemerintah daerah perlu mengembangkan program wisata sejarah kelam dan mempromosikannya melalui media sosial. Narasi yang menarik juga dianggap penting agar sejarah Korea lebih mudah dipahami wisatawan dari berbagai negara.

Di tengah kondisi tersebut, arus wisatawan ke Korea Selatan justru terus meningkat. Bandara Internasional Incheon mencatat 38,39 juta penumpang internasional pada Januari hingga Juni 2026, naik 6,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Dark TourismKorea SelatanKPopPariwisata KoreaWisata Sejarah

Related Posts

Kim Jong Un

Intelijen Korsel Ungkap Berat Kim Jong Un

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Intelijen Korea Selatan atau National Intelligence Service (NIS) mengungkap penilaian terbaru mengenai kondisi kesehatan Pemimpin Korea...

Pemimpin Dunia Soroti Pengamanan AI di PBB

92 Ribu Warga Korea Teken Petisi Visa Tiongkok

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 92.000 warga Korea Selatan telah menandatangani petisi yang menyerukan penghapusan kebijakan bebas visa bagi warga negara...

Street Food di Korea Selatan - pexel/Tyler Wang

10 Lingkungan Terkeren di Dunia 2026, Distrik di Korea Selatan Peringkat Pertama

by Chodijah Febriani
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Time Out baru saja mengumumkan daftar tahunan tentang lingkungan terkeren di dunia. Di peringkat pertama tahun ini...

Pemerintah Korea Selatan menyiapkan izin penggunaan pil aborsi hingga usia kehamilan sembilan minggu dengan sistem distribusi bertahap.

Korea Selatan Siapkan Izin Pil Aborsi

by Desti Dwi Natasya
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Korea Selatan menyiapkan aturan untuk mengizinkan penggunaan pil aborsi bagi perempuan hingga usia kehamilan sembilan minggu....

Sebanyak 110 buron Interpol dari berbagai negara diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi yang terbanyak.

110 Buron Interpol Bersembunyi di Korea Selatan

by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 110 warga negara asing yang masuk dalam daftar buronan Interpol diketahui bersembunyi di Korea Selatan berdasarkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

October 6, 2026
Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

October 6, 2026
Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

October 6, 2026
MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

October 6, 2026
Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

October 6, 2026
Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

October 6, 2026
ASABRI dan OJK Malang memperkuat literasi keuangan peserta melalui Program PUNDI, termasuk edukasi investasi dan perlindungan data di era digital.

ASABRI dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Peserta

October 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved