• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Industri Film Korea Selatan Makin Serius Garap Film Berbasis AI

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 8, 2026
in Lifestyle
0
Industri Film Korea Selatan Makin Serius Garap Film Berbasis AI

JAKARTA, Cobisnis.com – Korea Selatan bersiap menghadirkan lebih banyak film panjang berbasis kecerdasan buatan (AI) di bioskop. Salah satu proyek terbaru adalah film fiksi ilmiah berjudul Raphael yang dijadwalkan tayang pada 25 November 2026.

Raphael mengambil latar dunia pasca-apokaliptik dan mengikuti perjalanan Alexey, senjata android berwajah diktator. Kehidupannya berubah setelah bertemu dengan seorang anak yang tidak terdaftar dan pengantin manusia terakhir.

Film ini merupakan proyek kolaborasi Mateo AI Studio dan MBC C&I AI Content Lab. Proses penyutradaraannya melibatkan tiga sutradara, yakni Yang Ik-june, Moon Shin-woo, dan Jung Joo-won.

Seluruh karakter, latar, hingga adegan perang dalam Raphael dibuat menggunakan teknologi AI tanpa proses syuting langsung. Tim produksi menghabiskan waktu sekitar 14 bulan untuk menyempurnakan visual dan gerakan karakter dalam film berdurasi 138 menit tersebut.

Sebelum dijadwalkan tayang di bioskop, Raphael telah menjadi film pembuka Busan International AI Film Festival ke-2 pada tahun sebelumnya. Film ini juga diperkenalkan dalam Cannes Film Market pada Mei 2026.

Kehadiran Raphael mengikuti langkah film Steelay, karya sutradara Seol Woo-in yang lebih dulu dirilis pada Oktober 2026. Film aksi berdurasi 90 menit tersebut juga sepenuhnya mengandalkan visual buatan AI tanpa aktor fisik maupun lokasi syuting nyata.

Perkembangan ini menarik perhatian sutradara Train to Busan, Yeon Sang-ho. Ia baru saja menggunakan AI generatif untuk menyelesaikan serial spin-off empat episode berjudul Paradise Lost Universe dalam waktu dua pekan.

Meski mengakui kualitas teknologi AI semakin berkembang, Yeon menilai teknologi tersebut belum tentu mampu menggantikan aktor manusia. Menurutnya, karakter dan keunikan individu tetap menjadi bagian penting dalam sebuah film.

“Kualitasnya secara mengejutkan lumayan bagus dan karakter AI-nya bisa berakting dengan cukup baik. Namun, tidak akan mudah bagi AI untuk menggantikan aktor sungguhan,” kata Yeon dalam wawancara di Seoul pada Oktober 2026.

Perdebatan mengenai penggunaan AI juga mulai mendapat perhatian festival film. Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) ke-30 pada Juli 2026 memperluas kategori kompetisi untuk menampung film panjang berbasis AI sekaligus menggelar diskusi mengenai standar kreatifnya.

Sutradara asal China, Jia Zhangke, juga mendorong para sineas untuk mulai memahami teknologi tersebut melalui proses kreatif. Ia mengaku telah menyutradarai tiga film pendek berbasis AI dalam dua tahun terakhir.

Menurut Jia, AI dapat membantu sineas menciptakan dunia visual yang sulit diwujudkan melalui proses pengambilan gambar langsung. Namun, ia menekankan pentingnya mempertimbangkan posisi emosi dan kesadaran manusia dalam proses pembuatan film.

Meski potensinya terus berkembang, penerimaan penonton terhadap film AI belum sepenuhnya terbukti. Film China Sanxingdui: Future Past, yang disebut sebagai film panjang pertama berbasis AI di bioskop, dilaporkan gagal menarik minat pasar meski menelan biaya produksi setara Rp27,2 miliar.

Sejumlah penonton menilai kualitas visual film tersebut belum sebanding dengan pengalaman menonton di bioskop. Perbandingan dengan konten AI yang tersedia gratis di media sosial juga menjadi salah satu alasan munculnya keraguan untuk membeli tiket.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy course download free
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: Film AIindustri filmKecerdasan buatanKorea SelatanRaphael

Related Posts

ICS Talks 2026 Kupas Peran Sinematografer dalam Menerjemahkan Cerita ke Layar

ICS Talks 2026 Kupas Peran Sinematografer dalam Menerjemahkan Cerita ke Layar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tampilan visual sebuah film tidak terbentuk begitu saja saat kamera mulai merekam. Ada proses perencanaan yang melibatkan...

BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

Korut Tuduh Korsel Perparah Ketegangan di Wilayah Perbatasan

by Desti Dwi Natasya
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Korea Utara (Korut) menuding militer Korea Selatan (Korsel) sengaja memperburuk ketegangan di sepanjang wilayah perbatasan kedua negara....

Korsel Siaga Usai Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik

Korsel Siaga Usai Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Korea Utara meluncurkan sekitar 10 rudal balistik jarak pendek ke arah laut di lepas pantai timurnya pada...

Film The Odyssey versi Grok AI milik Elon Musk menuai kritik karena karakter kaku dan naskah datar, meski videonya telah ditonton 6,8 juta kali.

Film Odyssey Buatan Grok AI Elon Musk Tuai Kritik

by Desti Dwi Natasya
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Film The Odyssey versi kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan dengan dukungan Grok milik Elon Musk menuai kritik...

Microsoft Siapkan Opsi Pensiun Dini Sukarela bagi Karyawan di AS

Microsoft Siapkan Opsi Pensiun Dini Sukarela bagi Karyawan di AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Microsoft menawarkan program pengunduran diri sukarela kepada sekitar 60.000 karyawan yang memenuhi kriteria. Kebijakan ini menjadi bagian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bayi Baru Lahir - pexels/Bruno Curly

Angka Kelahiran di Jepang Meningkat Pertama Kalinya Dalam 11 Tahun

November 7, 2026
Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

November 7, 2026
Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

November 7, 2026
Tingkatkan Kunjungan Wisman ASEAN dan Korea, Kemenpar Gelar AK-RT 2026

Tingkatkan Kunjungan Wisman ASEAN dan Korea, Kemenpar Gelar AK-RT 2026

November 7, 2026
Indonesia Pilih TC, Malaysia dan Vietnam Siapkan Laga FIFA Matchday

Indonesia Pilih TC, Malaysia dan Vietnam Siapkan Laga FIFA Matchday

November 8, 2026
Sulit Tidur - pexels/Fikry Pradana

Bahaya Kurang Tidur Berturut-turut, Kadar Gula Darah Sulit dikendalikan

November 8, 2026
Industri Film Korea Selatan Makin Serius Garap Film Berbasis AI

Industri Film Korea Selatan Makin Serius Garap Film Berbasis AI

November 8, 2026
Ilustrasi Seseorang Ingin Memasak - pexels/RDNE Stock project

Tanda-tanda Wajan Memasak sudah Waktunya diganti

November 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved