• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Konsumsi Batu Bara di Indonesia dan Filipina Lampaui China

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
July 2, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Bukit Asam Gunakan Kendaraan Listrik untuk Operasional Tambang

JAKARTA, Cobisnis.com – Lembaga think tank EMBER mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Indonesia dan Filipina mencatat rekor tertinggi dalam penggunaan batu bara untuk pembangkit listrik, melampaui Polandia dan China.

Tingginya konsumsi batu bara ini dikarenakan sebesar 62 persen listrik di kedua negara Asia Tenggara ini berasal dari batu bara.

Dalam data terbaru, pada tahun 2023, Indonesia mengungguli Polandia dalam hal proporsi pembangkitan listrik dari batu bara, mencapai 61,8 persen. Indonesia telah mengungguli China dalam proporsi penggunaan batu bara sejak tahun 2022.

Filipina juga mengalami peningkatan dari 59,1 persen pada tahun 2022 menjadi 61,9 persen pada tahun 2023, untuk pertama kalinya mengungguli China dan Polandia.

EMBER menyebut, dengan batu bara yang menjadi sumber energi utama listrik di Indonesia dan Filipina, energi terbarukan tidak mampu mengimbangi peningkatan permintaan listrik.

Pada tahun 2023, tenaga surya dan angin hanya menghasilkan 0,3 persen dan 3,2 persen dari total produksi listrik di Indonesia dan Filipina, jauh di bawah rata-rata ASEAN sebesar 4,4 persen dan pemimpin regional Vietnam sebesar 13 persen.

Bahkan di China dan Polandia, yang secara historis mengandalkan sumber energi batu bara, pertumbuhan pesat tenaga surya dan angin secara bertahap mengurangi proporsi batu bara.

Kemudian di China, permintaan listrik naik sebesar 6,9 persen, dengan hampir setengah dari peningkatan tersebut dipenuhi oleh tenaga surya dan angin. Sementara itu, Polandia mengalami penurunan permintaan listrik sebesar 5 persen, tetapi tenaga surya dan angin melonjak sebesar 26 persen, yang menyebabkan penurunan tajam dalam penggunaan batu bara.

Meskipun pembangkitan listrik dari batu bara meningkat dan pertumbuhan energi terbarukan lambat, Indonesia dan Filipina masih memiliki peluang besar untuk memanfaatkan potensi tenaga surya dan angin yang besar.

Rencana saat ini di Filipina dan dokumen rekomendasi Just Energy Transition Partnership (JETP) Indonesia dalam Rencana Investasi dan Kebijakan Komprehensifnya (CIPP) melihat energi terbarukan akan menyumbang 35 persen listrik di Filipina dan 44 persen di Indonesia pada tahun 2030.

Secara global, IEA dalam skenario net-zero target menetapkan target 60 persen listrik terbarukan pada tahun 2030. Karena tenaga surya dan angin merupakan sumber listrik yang cepat diterapkan dan murah.

“Indonesia dan Filipina seharusnya mempercepat pengembangan energi ini untuk memenuhi peningkatan permintaan listrik, sehingga lebih dekat dengan target net zero mereka,” kata Analis Listrik Global Ember, Kostantsa Rangelova, Selasa 2 Juli.

Tags: BatubaraChinacobisnis.comFilipina

Related Posts

OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

by Iwan Supriyatna
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pemeriksaannya terhadap penyelenggaran pindar Dana Syariah Indonesia (DSI) menemukan delapan pelanggaran yang...

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa sistem pemilihan...

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Chatbot kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk tidak lagi diizinkan untuk mengedit “gambar orang asli dalam pakaian...

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketika grup K-pop terbesar di dunia ini mengumumkan hiatus pada akhir 2022, BTS sedang berada di puncak...

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada beberapa hal yang paling dinikmati Arabella Carey Adolfsson sejak tinggal di Swedia, mulai dari memancing di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Kredit dan DPK Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Terjaga Dukung Akselerasi Kinerja Bank Mandiri Jelang Tutup Buku 2025

Fundamental Kuat, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved