• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, July 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Konflik Global Memanas, Harga Emas Bisa Naik hingga Rp 2,82 Juta

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 18, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Konflik Global Memanas, Harga Emas Bisa Naik hingga Rp 2,82 Juta

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas dunia dan logam mulia diperkirakan masih akan melanjutkan tren kenaikan dalam waktu dekat. Ketegangan global yang terus memanas menjadi faktor utama yang mendorong minat investor terhadap aset aman seperti emas.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menyebut harga emas berpeluang menembus level Rp 2.820.000 per gram jika mampu melewati resistance teknikal berikutnya. Kondisi pasar global saat ini dinilai mendukung skenario tersebut.

Pada penutupan perdagangan terakhir, harga emas dunia tercatat di level US$ 4.595 per troy ons. Sementara harga logam mulia di dalam negeri berada di kisaran Rp 2,68 juta per gram dan masih bergerak fluktuatif.

Jika harga emas dunia naik dan mampu menembus resistance pertama di level US$ 4.655 per troy ons, harga emas domestik diproyeksikan naik ke sekitar Rp 2,7 juta per gram. Kenaikan lanjutan membuka peluang menuju level tertinggi baru.

Resistance kedua berada di level US$ 4.706 per troy ons. Apabila level ini tercapai, harga emas dalam negeri berpotensi menyentuh Rp 2.820.000 per gram, seiring meningkatnya permintaan global.

Namun, skenario koreksi juga tetap terbuka. Jika harga emas dunia turun ke level US$ 4.553 per troy ons, harga logam mulia diperkirakan melemah ke Rp 2.638.000 per gram.

Penurunan lanjutan dapat membawa harga emas dunia ke level US$ 4.489 per troy ons, dengan harga domestik turun hingga Rp 2.560.000 per gram. Fluktuasi ini sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan kebijakan global.

Ibrahim menilai perang dagang antara Uni Eropa dan China menjadi salah satu pemicu utama ketidakpastian pasar. Uni Eropa diketahui menerapkan tarif dumping produk alumina dari China hingga 110,6 persen.

Situasi global semakin kompleks dengan meningkatnya tensi geopolitik di berbagai kawasan, termasuk Timur Tengah dan isu Greenland yang melibatkan Amerika Serikat serta NATO. Kondisi ini memperkuat sentimen lindung nilai terhadap emas.

Selain itu, aksi borong emas oleh bank sentral dunia, mulai dari China, India, hingga negara-negara ASEAN, turut memperkuat harga. Pelemahan nilai tukar rupiah juga menjadi faktor tambahan yang mendorong kenaikan harga emas domestik.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Bank sentralCobisnisGeopolitik GlobalHarga EmasPebisnismudaPerang Dagang

Related Posts

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nyeri di area punggung sering membuat banyak orang langsung mengira mengalami gangguan ginjal. Sebaliknya, ada juga yang...

Golkar Minta Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tak Berhenti pada Tersangka, Aset Juga Harus Dikeja

Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya, Proses Etik Tetap Berjalan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, hingga kini belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai...

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi III DPR RI menyebut dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Singapura kembali menyalurkan bantuan langsung tunai kepada sekitar 1,5 juta warga melalui skema Goods and Services...

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - China mengerahkan berbagai teknologi tanpa awak untuk mempercepat penanganan banjir besar yang melanda Wilayah Otonomi Guangxi Zhuang....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

July 11, 2026
China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

July 11, 2026
Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

July 11, 2026
KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

July 11, 2026
Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

July 11, 2026
Golkar Minta Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tak Berhenti pada Tersangka, Aset Juga Harus Dikeja

Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya, Proses Etik Tetap Berjalan

July 11, 2026
Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

July 11, 2026
Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

July 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved