• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Komentar PM Jepang Soal Taiwan Picu China Larang Sejumlah Ekspor Ke Jepang

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 8, 2026
in News
0
Komentar PM Jepang Soal Taiwan Picu China Larang Sejumlah Ekspor Ke Jepang

JAKARTA, Cobisnis.com – China melarang ekspor sejumlah unsur tanah jarang dan barang lain ke Jepang yang berpotensi digunakan untuk kepentingan militer. Langkah ini semakin memperkeruh hubungan kedua negara, menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang terkait Taiwan.

Kementerian Perdagangan China menyatakan pembatasan luas terhadap barang yang dikategorikan sebagai dual-use yakni barang, jasa, dan teknologi yang dapat digunakan untuk keperluan sipil maupun militer berlaku efektif segera. Namun, otoritas China tidak merinci secara spesifik jenis ekspor yang terdampak.

Berdasarkan katalog resmi barang dual-use yang dirilis kementerian tersebut, kategori yang berpotensi terkena larangan mencakup unsur tanah jarang, elektronik canggih, komponen kedirgantaraan dan penerbangan, drone, hingga teknologi terkait nuklir.

Unsur tanah jarang merupakan material krusial bagi berbagai produk, mulai dari perangkat elektronik sehari-hari dan kendaraan hingga sistem persenjataan canggih seperti jet tempur F-35. Pada 2024, Jepang bergantung pada China untuk sekitar 63% impor unsur tanah jarangnya. Hingga kini, dampak penuh dari pembatasan terbaru ini terhadap industri Jepang masih belum sepenuhnya jelas.

Hubungan China dan Jepang memburuk sejak Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan di parlemen pada November lalu bahwa invasi China ke Taiwan akan menjadi “situasi yang mengancam kelangsungan hidup Jepang” dan berpotensi memicu respons militer dari Tokyo.

Partai Komunis China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, meski tidak pernah menguasainya, dan bertekad menyatukan pulau tersebut, termasuk dengan kekuatan militer jika diperlukan.

Sejak pernyataan tersebut, Beijing memberlakukan berbagai langkah ekonomi untuk menekan Jepang agar menarik ucapannya, termasuk memangkas penerbangan, memperingatkan warganya agar tidak bepergian atau belajar di Jepang, serta menghentikan impor makanan laut dari negara itu.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China menegaskan bahwa pembatasan ekspor ini diberlakukan sebagai respons atas komentar Takaichi yang dinilai “keliru,” sekaligus demi “melindungi keamanan dan kepentingan nasional” China. Beijing menilai pernyataan tersebut sebagai campur tangan kasar dalam urusan dalam negeri China dan pelanggaran serius terhadap prinsip satu China.

China juga memperingatkan bahwa organisasi atau individu dari negara mana pun yang melanggar aturan ekspor tersebut akan dimintai pertanggungjawaban hukum.

Menanggapi hal ini, Kementerian Luar Negeri Jepang menyatakan protes keras dan menuntut pencabutan segera kebijakan tersebut. Tokyo menilai langkah China “sangat bertentangan dengan praktik internasional” dan “sama sekali tidak dapat diterima.”

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, menyatakan bahwa dampak potensial terhadap industri Jepang masih perlu dikaji lebih lanjut karena banyak aspek pengumuman China yang belum jelas, termasuk cakupan barang yang dibatasi.

Di sisi lain, China juga meluncurkan penyelidikan anti-dumping terhadap impor senyawa kimia diklorosilan dari Jepang, yang banyak digunakan dalam produksi semikonduktor. Beijing menuduh praktik dumping tersebut merugikan industri domestik China.

Penggunaan dominasi China dalam rantai pasok unsur tanah jarang sebagai alat tekanan perdagangan bukanlah hal baru. Tahun lalu, kebijakan serupa berdampak besar pada industri global, termasuk sektor otomotif pilar utama ekonomi Jepang. Bahkan pada 2010, China pernah membatasi ekspor unsur tanah jarang ke Jepang setelah sengketa diplomatik terkait penangkapan kapten kapal nelayan China di dekat Kepulauan Senkaku.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: ChinaJepangcobisnis.comTaiwanTanahJarang

Related Posts

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Terbangun di tengah malam dan tidak bisa kembali tidur dapat mengganggu waktu istirahat. Jika sering terjadi, kondisi...

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membawa perlengkapan yang tepat ke dalam kabin pesawat dapat membantu perjalanan menjadi lebih nyaman dan praktis. Karena...

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alwi Farhan dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar French Open...

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat penghematan anggaran negara ditujukan bagi...

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mulai menguji metode penyajian prasmanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

October 21, 2026
Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti saat Al-Nassr menang atas Neom SC. Isu perselisihannya dengan timnas Portugal kembali menjadi sorotan.

Ronaldo Gagal Penalti, Konflik Timnas Portugal Disorot

October 22, 2026
Vladimir Putin mengumumkan tanker pertama berisi 40 ribu ton solar Rusia siap berangkat pekan ini untuk memasok pasar global, termasuk AS.

Putin Siapkan 40 Ribu Ton Solar untuk Pasar Global

October 22, 2026
Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

October 22, 2026
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Akhiri Konflik, Ukraina Siap Bernegosiasi dengan Rusia

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved