• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Komentar PM Jepang Soal Taiwan Picu China Larang Sejumlah Ekspor Ke Jepang

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 8, 2026
in News
0
Komentar PM Jepang Soal Taiwan Picu China Larang Sejumlah Ekspor Ke Jepang

JAKARTA, Cobisnis.com – China melarang ekspor sejumlah unsur tanah jarang dan barang lain ke Jepang yang berpotensi digunakan untuk kepentingan militer. Langkah ini semakin memperkeruh hubungan kedua negara, menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang terkait Taiwan.

Kementerian Perdagangan China menyatakan pembatasan luas terhadap barang yang dikategorikan sebagai dual-use yakni barang, jasa, dan teknologi yang dapat digunakan untuk keperluan sipil maupun militer berlaku efektif segera. Namun, otoritas China tidak merinci secara spesifik jenis ekspor yang terdampak.

Berdasarkan katalog resmi barang dual-use yang dirilis kementerian tersebut, kategori yang berpotensi terkena larangan mencakup unsur tanah jarang, elektronik canggih, komponen kedirgantaraan dan penerbangan, drone, hingga teknologi terkait nuklir.

Unsur tanah jarang merupakan material krusial bagi berbagai produk, mulai dari perangkat elektronik sehari-hari dan kendaraan hingga sistem persenjataan canggih seperti jet tempur F-35. Pada 2024, Jepang bergantung pada China untuk sekitar 63% impor unsur tanah jarangnya. Hingga kini, dampak penuh dari pembatasan terbaru ini terhadap industri Jepang masih belum sepenuhnya jelas.

Hubungan China dan Jepang memburuk sejak Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan di parlemen pada November lalu bahwa invasi China ke Taiwan akan menjadi “situasi yang mengancam kelangsungan hidup Jepang” dan berpotensi memicu respons militer dari Tokyo.

Partai Komunis China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, meski tidak pernah menguasainya, dan bertekad menyatukan pulau tersebut, termasuk dengan kekuatan militer jika diperlukan.

Sejak pernyataan tersebut, Beijing memberlakukan berbagai langkah ekonomi untuk menekan Jepang agar menarik ucapannya, termasuk memangkas penerbangan, memperingatkan warganya agar tidak bepergian atau belajar di Jepang, serta menghentikan impor makanan laut dari negara itu.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China menegaskan bahwa pembatasan ekspor ini diberlakukan sebagai respons atas komentar Takaichi yang dinilai “keliru,” sekaligus demi “melindungi keamanan dan kepentingan nasional” China. Beijing menilai pernyataan tersebut sebagai campur tangan kasar dalam urusan dalam negeri China dan pelanggaran serius terhadap prinsip satu China.

China juga memperingatkan bahwa organisasi atau individu dari negara mana pun yang melanggar aturan ekspor tersebut akan dimintai pertanggungjawaban hukum.

Menanggapi hal ini, Kementerian Luar Negeri Jepang menyatakan protes keras dan menuntut pencabutan segera kebijakan tersebut. Tokyo menilai langkah China “sangat bertentangan dengan praktik internasional” dan “sama sekali tidak dapat diterima.”

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, menyatakan bahwa dampak potensial terhadap industri Jepang masih perlu dikaji lebih lanjut karena banyak aspek pengumuman China yang belum jelas, termasuk cakupan barang yang dibatasi.

Di sisi lain, China juga meluncurkan penyelidikan anti-dumping terhadap impor senyawa kimia diklorosilan dari Jepang, yang banyak digunakan dalam produksi semikonduktor. Beijing menuduh praktik dumping tersebut merugikan industri domestik China.

Penggunaan dominasi China dalam rantai pasok unsur tanah jarang sebagai alat tekanan perdagangan bukanlah hal baru. Tahun lalu, kebijakan serupa berdampak besar pada industri global, termasuk sektor otomotif pilar utama ekonomi Jepang. Bahkan pada 2010, China pernah membatasi ekspor unsur tanah jarang ke Jepang setelah sengketa diplomatik terkait penangkapan kapten kapal nelayan China di dekat Kepulauan Senkaku.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download redmi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: ChinaJepangcobisnis.comTaiwanTanahJarang

Related Posts

Pengawet Makanan Umum Dikaitkan Dengan Risiko Kanker Dan Diabetes Tipe 2

Pengawet Makanan Umum Dikaitkan Dengan Risiko Kanker Dan Diabetes Tipe 2

by Zahra Zahwa
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengawet makanan yang umum digunakan untuk menjaga keamanan pangan dan memperpanjang masa simpan diduga berkaitan dengan peningkatan...

Pandji Pragiwaksono Dipolisikan soal Materi Stand Up Comedy Mens Rea

Pandji Pragiwaksono Dipolisikan soal Materi Stand Up Comedy Mens Rea

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komika sekaligus kreator konten Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU)...

Istana Tanggapi Kritik Publik atas Draf Perpres Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme

Istana Tanggapi Kritik Publik atas Draf Perpres Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi kritik publik terkait rancangan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pelibatan Tentara...

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sejumlah pemerintah provinsi mulai memberlakukan program pemutihan serta keringanan pajak kendaraan bermotor sejak Januari 2026. Kebijakan ini...

Fakta-Fakta Penyitaan Kapal Tanker Minyak Berbendera Rusia Oleh AS

Fakta-Fakta Penyitaan Kapal Tanker Minyak Berbendera Rusia Oleh AS

by Zahra Zahwa
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasukan Amerika Serikat menyita sebuah kapal tanker minyak berbendera Rusia di Samudra Atlantik pada Rabu setelah pengejaran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pak Purbaya: Beli Rumah Baru Tahun 2026, PPN Ditanggung Pemerintah 100 Persen

January 8, 2026
Viral Penyalahgunaan Data Penumpang, KAI Services Minta Maaf

Viral Penyalahgunaan Data Penumpang, KAI Services Minta Maaf

January 8, 2026
Bank Raya dan Visa Ramaikan Sorak Sorai Festival Nataru 2025–2026 di TMII Lewat Peluncuran Kartu Debit Digital

Bank Raya dan Visa Ramaikan Sorak Sorai Festival Nataru 2025–2026 di TMII Lewat Peluncuran Kartu Debit Digital

January 7, 2026
AS Beri Izin Tahunan, Samsung dan SK Hynix Bisa Kirim Peralatan Chip ke China pada 2026

AS Hentikan Bantuan ke Somalia, Tuduh Pejabat Sita dan Rusak Gudang Pangan Donasi

January 8, 2026
Pengawet Makanan Umum Dikaitkan Dengan Risiko Kanker Dan Diabetes Tipe 2

Pengawet Makanan Umum Dikaitkan Dengan Risiko Kanker Dan Diabetes Tipe 2

January 9, 2026
Pandji Pragiwaksono Dipolisikan soal Materi Stand Up Comedy Mens Rea

Pandji Pragiwaksono Dipolisikan soal Materi Stand Up Comedy Mens Rea

January 9, 2026
Istana Tanggapi Kritik Publik atas Draf Perpres Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme

Istana Tanggapi Kritik Publik atas Draf Perpres Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme

January 9, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved