• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

KLHK Minta Kebijakan BPOM Soal Kemasan Produk Pangan Perhatikan Dampak Lingkungan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 2, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
KLHK Minta Kebijakan BPOM Soal Kemasan Produk Pangan Perhatikan Dampak Lingkungan

JAKARTA,Cobisnis.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meminta agar ketika mengeluarkan produk pangan misalnya dengan kemasan tertentu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak hanya memperhatikan dampak kesehatannya semata tapi juga dampak lingkungannya. KLHK ingin bagaimana caranya agar kebijakan-kebijakan program pemerintah itu bisa saling melengkapi.

“Dampak kesehatan itu pasti nomor satu karena itu terkait tugas BPOM. Tapi kami juga ingin dampak sampahnya juga harus diperhatikan,” ujar Ujang Solihin Sidik, Kasubdit Tata Laksana Produsen Direktorat Pengurangan Sampah KLHK dalam sebuah webinar yang digelar secara online pada Kamis (2/6).

Dia mengatakan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah itu harus saling melengkapi. Dalam hal kebijakan BPOM, kata Uso, sapaan akrab Ujang Solihin ini, harus juga ada sinergis antara KLHK dengan BPOM. Selama ini, menurutnya, KLHK belum pernah melakukan komunikasi dengan BPOM terkait kebijakan yang dikeluarkan. “Sebelum izin edar terhadap suatu produk kemasan disetujui, BPOM belum pernah mengkomunikasikannya kepada KLHK. Makanya belum ada aturan bahwa KLHK dapat memberikan rekomendasi kepada BPOM soal dampak lingkungan yang disebabkan produk tersebut,” tuturnya.

Tapi saat ini, Uso mengatakan KLHK akan coba untuk mulai melakukan komunikasi dengan BPOM terkait dampak lingkungan kemasan produk pangan sebelum diizinkan beredar. “Jadi, ini sedang kami komunikasikan secara intensif bagaimana caranya kebijakan-kebijakan program pemerintah ini saling melengkapi. Di mana, dampak kesehatan manusia terjaga, dampak lingkungan juga terjaga. Jadi, dua-duanya harus berjalan dengan baik. Kami ingin pemerintah bisa sinergis,” tukasnya.

Berbicara soal pengelolaan sampah, Uso lagi-lagi mengatakan bahwa kemasan-kemasan yang bisa diguna ulang itu menempati posisi yang paling tinggi dalam hierarki dibanding kemasan yang hanya di desain sekali pakai. Alasannya menurut Uso, kemasan guna ulang itu didesain untuk dapat dipakai ulang dan otomatis potensi nyampahnya juga akan jauh berkurang, karena sudah pasti akan ditarik lagi untuk diisi kembali. “Sementara, yang didesain untuk sekali pakai, potensi untuk jadi sampahnya sangat tinggi. Kalau produsennya tidak bertanggung jawab untuk mengumpulkan kembali untuk kemudian mendaur ulang, ini akan menjadi sampah karena kemasan sekali pakai ini tidak bisa dipakai ulang untuk air minum,” katanya.

Dia mengutarakan tingkat kemasan daur ulang untuk plastik itu angkanya rata-rata hanya 7%. “Bayangkan kalau dari plastik yang dihasilkan untuk kemasan itu hanya 7% masuk daur ulang. Itu pun didaur ulang hanya sekali dan kebanyakan didaur ulang untuk jadi produk lain, tidak didaur ulang menjadi kemasan lagi atau jadi botol lagi atau jadi galon lagi,” ucapnya.
Dia menyampaikan bahwa selama ini jenis-jenis plastik PET atau sekali pakai termasuk yang paling tinggi tingkat daur ulangnya, yaitu sekitar 23-24% . Hal itu karena memang industri Indonesia saat ini, daur ulangnya baru fokus hanya pada PET dan belum jenis plastik yang lain. Padahal, kata Uso, jenis plastik yang lain sangat banyak bahkan yang paling banyak jenis plastik yang disebut problematic unnecessary packaging atau plastik yang multilayer. “Yang multilayer yang fleksibel yang kecil-kecil itu yang menjadi persoalan kita. Jadi, ketika bicara kemasan sampah AMDK, perlu kami tegaskan apapun jenis plastiknya baik PC, PET atau jenis lain, kami ingin memastikan produsennya tanggung jawab untuk menarik lagi untuk didaur ulang jika dirancang untuk sekali pakai. Itu yang ingin kami tegaskan,” katanya.

Tags: bpomcobisnis.comKLHK

Related Posts

Celine Evangelista Angkat Bicara soal Isu Simpanan Pejabat, Begini Penjelasannya

Celine Evangelista Angkat Bicara soal Isu Simpanan Pejabat, Begini Penjelasannya

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris Celine Evangelista memberikan tanggapan atas kabar yang belakangan ramai beredar di media sosial dan menyeret namanya....

Permadani Bayeux Kembali ke Inggris setelah Hampir 1.000 Tahun

Yuri SNSD Ungkap Alasan Pindah ke Pulau Jeju: Aku Sering Merasa Hampa

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kwon Yuri atau Yuri SNSD mengungkap alasan di balik keputusannya pindah dan menetap di Pulau Jeju, Korea...

Cekcok Pedagang Picu Ledakan di Tasikmalaya, Densus 88 Geledah Rumah Terduga Pelaku

Cekcok Pedagang Picu Ledakan di Tasikmalaya, Densus 88 Geledah Rumah Terduga Pelaku

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian masih menyelidiki insiden ledakan yang terjadi di Kompleks Olahraga Dadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa...

Usai Argentina Singkirkan Mesir, Jurnalis Saudi Ungkap Satu Keputusan Wasit yang Keliru

Usai Argentina Singkirkan Mesir, Jurnalis Saudi Ungkap Satu Keputusan Wasit yang Keliru

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdebatan mengenai kepemimpinan wasit dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir masih...

Kebakaran Pub di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Puluhan Korban Kritis

Kebakaran Pub di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Puluhan Korban Kritis

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sedikitnya 27 orang tewas setelah kebakaran hebat melanda sebuah pub di Distrik Chatuchak, Bangkok, Thailand, pada Minggu (12/7)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Celine Evangelista Angkat Bicara soal Isu Simpanan Pejabat, Begini Penjelasannya

Celine Evangelista Angkat Bicara soal Isu Simpanan Pejabat, Begini Penjelasannya

July 13, 2026
Permadani Bayeux Kembali ke Inggris setelah Hampir 1.000 Tahun

Yuri SNSD Ungkap Alasan Pindah ke Pulau Jeju: Aku Sering Merasa Hampa

July 13, 2026
Cekcok Pedagang Picu Ledakan di Tasikmalaya, Densus 88 Geledah Rumah Terduga Pelaku

Cekcok Pedagang Picu Ledakan di Tasikmalaya, Densus 88 Geledah Rumah Terduga Pelaku

July 13, 2026
Usai Argentina Singkirkan Mesir, Jurnalis Saudi Ungkap Satu Keputusan Wasit yang Keliru

Usai Argentina Singkirkan Mesir, Jurnalis Saudi Ungkap Satu Keputusan Wasit yang Keliru

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved