• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, August 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kinerja Terkini BUMN Asuransi yang Bakal Dikonsolidasi ke Dalam Danantara

Dwi Natasya by Dwi Natasya
October 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kinerja Terkini BUMN Asuransi yang Bakal Dikonsolidasi ke Dalam Danantara

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah menyiapkan langkah besar untuk merampingkan BUMN di sektor asuransi. Ke depan, pemerintah menargetkan hanya akan ada tiga perusahaan asuransi pelat merah yang tetap beroperasi.

Jika menilik laporan keuangan terakhir, kinerja beberapa perusahaan asuransi BUMN menunjukkan hasil yang beragam. PT Jasa Raharja masih melaju dengan catatan positif hingga September 2025, sementara PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) justru menanggung kerugian. Berikut rangkuman kinerja terkini sejumlah BUMN asuransi yang disebut-sebut bakal dikonsolidasi:

1. PT Jasa Raharja

Berdasarkan laporan keuangannya, perseroan membukukan laba setelah pajak yang naik signifikan, yakni sebesar Rp 1,20 triliun di September tahun ini dari Rp 871,31 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Meningkatnya laba Jasa Raharja ditopang oleh lonjakan pendapatan premi menjadi Rp 4,07 triliun hingga September 2025. Angka tersebut naik dari capaian di periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 3,47 triliun.

Selain itu, premi neto perseroan juga tercatat naik menjadi Rp 3,97 triliun dari Rp 3,35 triliun pada posisi September 2024. Alhasil, pendapatan underwriting Jasa Raharja turut melonjak menjadi Rp 3,78 triliun dari Rp 3,37 triliun di September 2024.

Kemudian untuk jumlah beban underwriting Jasa Raharja tercatat sebesar Rp 2,67 triliun, menyusut tipis dari posisi September 2024 yakni sebesar Rp 2,71 triliun. Adapun posisi utang perseroan tercatat sebesar Rp 993,43 miliar dari Rp 991,25 miliar.

Jumlah aset Jasa Raharja juga tercatat meningkat menjadi Rp 17,08 triliun hingga September 2025 dari posisi di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 15,32 triliun. Adapun rasio tingkat solvabilitas perseroan tercatat sebesar 828,12%.

2. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo)

Kemudian Jasindo yang juga mencatat kenaikan laba yang signifikan. Berdasarkan laporan keuangan per Agustus 2025, Jasindo membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 117,04 miliar dari Rp 20,22 miliar di posisi Agustus 2024.

Laba perseroan ditopang premi bruto yang meningkat menjadi Rp 2,71 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 2,43 triliun. Kemudian untuk premi neto tercatat sebesar Rp 1,43 triliun dari Rp 1,35 triliun di periode Agustus 2024.

3. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo)

Meski turut masuk dalam rencana konsolidasi yang mencakup 16 entitas di bawah klaster asuransi, Jamkrindo sejatinya bukan perusahaan asuransi, melainkan perusahaan penjaminan yang berperan strategis memperluas akses pembiayaan UMKM, korporasi, dan sektor produktif lainnya melalui skema penjaminan kredit sesuai amanat Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan.

Berdasarkan laporan konsolidasi hingga September 2025, Jamkrindo menunjukkan kinerja yang stabil dan terkendali di tengah tekanan pada beberapa rasio keuangan. Total volume penjaminan mencapai Rp186,76 triliun atau 53,59% dari target RKAP 2025, terdiri atas penjaminan KUR sebesar Rp116,54 triliun dan penjaminan non-KUR sebesar Rp70,21 triliun.

Dari sisi neraca, total aset PT Jamkrindo mencapai Rp31,87 triliun, dengan liabilitas sebesar Rp18,44 triliun dan ekuitas sebesar Rp13,43 triliun. Sementara itu, pendapatan utama yang berasal dari IJP bruto tercatat sebesar Rp5,59 triliun atau 65,53% dari RKAP 2025, diikuti pendapatan investasi Rp1,19 triliun (79,82%), pendapatan subrogasi bersih Rp1,26 triliun (79,90%), dan pendapatan lain-lain Rp50,67 miliar (354,78%).

Beban klaim tercatat Rp3,79 triliun (49,36% dari RKAP 2025), sedangkan beban usaha mencapai Rp1,46 triliun (79,75%). Pengajuan klaim dari lembaga keuangan yang dijamin oleh Jamkrindo, dapat dibayar tepat waktu dan tepat jumlah mencerminkan kekuatan finansial Jamkrindo dalam memenuhi kewajiban kepada lembaga keuangan mitra Jamkrindo sesuai service level agreement (SLA) yang disepakati sehingga Jamkrindo terus dipercaya.

Laba sebelum pajak (EBT) sebesar Rp1,18 triliun atau 156,72% dari RKAP 2025. Setelah memperhitungkan pajak sebesar Rp535,7 miliar, laba bersih perseroan mencapai Rp646,06 miliar, atau 114,98% dari RKAP 2025. Sebagai catatan, sejak didirikan pada 1970, Jamkrindo selalu mencatatkan laba dan belum pernah satu kalipun dalam periode satu tahun buku mencatatkan kerugian dan mampu tumbuh secara kinerja positif berkelanjutan.

Rasio klaim realisasi terhadap target berada pada 67,82%, menunjukkan pengelolaan risiko yang cukup hati-hati. Sementara rasio Opex tercatat 16,48%, sedikit lebih efisien dibandingkan target 17,69%. Pencapaian ini menegaskan kemampuan Jamkrindo dalam menjaga kinerja usaha yang berimbang antara ekspansi penjaminan, efisiensi operasional, dan profitabilitas yang berkelanjutan.

4. PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life)

Berdasarkan laporan keuangan per September 2025, IFG Life membukukan rugi setelah pajak sebesar Rp 119,28 miliar hingga September 2025. Posisi ini juga berbanding terbalik jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, saat IFG Life membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 153,44 miliar.

IFG Life mencatat pendapatan sebesar Rp 5,30 triliun hingga September 2025. Pendapatan tersebut ditopang oleh perolehan premi sebesar Rp 5,16 triliun, premi reasuransi sebesar Rp 1,18 triliun. Alhasil, jumlah pendapatan premi neto perseroan tercatat sebesar Rp 3,74 triliun.

Meski begitu, IFG Life mencatat kenaikan beban klaim dan manfaat hingga kuartal III tahun ini, yakni sebesar Rp 4,35 triliun dari Rp 3,88 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, jumlah beban usaha perseroan juga tercatat meningkat menjadi Rp 898,81 miliar dari Rp 680,59 di tahun sebelumnya.

Alhasil, pendapatan komprehensif IFG Life tercatat sebesar Rp 584,71 miliar. Kemudian untuk total laba komprehensif, perseroan membukukan senilai Rp 465,42 miliar hingga September 2025.

Dari sisi utang, IFG Life mencatat peningkatan yang signifikan. Hingga September 2025, utang perseroan tercatat sebesar Rp 1,93 triliun dari sebelumnya di posisi Rp 685,77 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudian, total aset IFG Life tercatat sebesar Rp 33,91 triliun hingga September 2025, menurun tipis dibanding posisi di periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 34,77 triliun. Sementara rasio solvabilitas (RBC) tercatat sebesar 214,97%.

5. PT Asabri (Persero)

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan laporan keuangan Asabri pada laman resminya. Namun berdasarkan pemberitaan terakhir, Asabri masih membukukan neraca ekuitas negatif sebesar Rp 1,069 triliun sepanjang tahun 2023. Namun, kondisi keuangan perusahaan berangsur membaik dibandingkan tiga tahun yang lalu, di mana Asabri diterpa ekuitas negatif hingga Rp 13,30 triliun.

Kemudian penurunan nilai aset perusahaan terjadi karena ada aset yang tidak produktif yang jumlahnya hampir 71%. Keuangan negatif ini terjadi karena rasio klaim yang tinggi yang menyebabkan defisit pembayaran klaim pada 2017 hingga 2024 hingga Rp 1,74 triliun.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy course
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: Badan Pengelola InvestasiBUMN asuransicobisnis.comDanantaraDaya Anagata NusantaraIFG LifejamkrindoJasindoPT AsabriPT Asuransi Jasa IndonesiaPT asuransi jiwa IFGPT Jaminan Kredit IndonesiaPT Jasa Raharja

Related Posts

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Pangeran Harry dan Sejumlah Selebritas Hadapi Biaya Hukum Usai Kalah Gugatan

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pangeran Harry dan enam tokoh terkenal lainnya harus membayar biaya hukum awal sekitar £9,5 juta atau US$13...

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Olivia Dean Tampil Bak Diva Klasik dengan Gaya Glamour di Tur Dunia

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Olivia Dean semakin mencuri perhatian lewat gaya panggungnya dalam tur dunia “The Art of Loving Live”. Penyanyi...

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Meghan Markle Dikabarkan Siap Comeback Akting di Serial “The Gentlemen”

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meghan, Duchess of Sussex, dikabarkan tengah membahas kemungkinan kembali ke dunia akting. Meghan disebut sedang berdiskusi untuk...

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Vaksin Kanker Moderna dan Merck Berhasil, Harapan Baru Lawan Tumor

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Moderna dan Merck mencatat hasil positif dalam pengembangan vaksin kanker yang dipersonalisasi. Vaksin tersebut dirancang untuk membantu...

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Netflix menghadapi gugatan dari band metal Kristen Demon Hunter terkait film animasi “KPop Demon Hunters”. Gugatan tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Akhir Pekan Makin Seru, Ini Film Baru di Bioskop

Akhir Pekan Makin Seru, Ini Film Baru di Bioskop

August 21, 2026
Debut Besar Agnez Mo di Reacher Season 4 Tuai Respons Media Asing

Debut Besar Agnez Mo di Reacher Season 4 Tuai Respons Media Asing

August 20, 2026
Bareskrim Tangkap Buron Narkoba Batam yang Kabur ke Malaysia

Bareskrim Tangkap Buron Narkoba Batam yang Kabur ke Malaysia

August 20, 2026
Penembakan KKB di Tolikara Polisi Jadi Korban

Penembakan KKB di Tolikara Polisi Jadi Korban

August 21, 2026
Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Pangeran Harry dan Sejumlah Selebritas Hadapi Biaya Hukum Usai Kalah Gugatan

August 22, 2026
Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Olivia Dean Tampil Bak Diva Klasik dengan Gaya Glamour di Tur Dunia

August 22, 2026
Studi: Ini 3 Faktor yang Dapat Menurunkan Risiko Demensia

Studi: Ini 3 Faktor yang Dapat Menurunkan Risiko Demensia

August 22, 2026
Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Meghan Markle Dikabarkan Siap Comeback Akting di Serial “The Gentlemen”

August 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved