• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Ketakutan Dan Kebingungan Melanda Desa Nigeria Usai Serangan AS, Warga Sebut Tak Ada Riwayat ISIS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 28, 2025
in News
0
Ketakutan Dan Kebingungan Melanda Desa Nigeria Usai Serangan AS, Warga Sebut Tak Ada Riwayat ISIS

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketakutan dan kebingungan menyelimuti warga Desa Jabo di Nigeria barat laut setelah serpihan rudal yang ditembakkan Amerika Serikat jatuh hanya beberapa meter dari satu-satunya fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Insiden itu terjadi sehari setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara yang diklaim menargetkan militan ISIS.

Suleiman Kagara, warga Desa Jabo yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan menggantungkan hidup dari pertanian di Distrik Tambuwal, Negara Bagian Sokoto mendengar ledakan keras sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada Kamis malam. Ia melihat cahaya api saat sebuah proyektil melintas di udara sebelum akhirnya jatuh dan meledak di tanah.

“Kami tidak bisa tidur semalaman. Kami belum pernah melihat kejadian seperti ini sebelumnya,” ujar Kagara.

Saat itu, Kagara tidak menyadari bahwa yang ia saksikan merupakan bagian dari serangan Amerika Serikat yang kemudian oleh Presiden Donald Trump disebut sebagai “hadiah Natal” bagi para teroris. Tak lama setelah kejadian di Jabo, Trump mengumumkan bahwa AS telah melakukan serangan “kuat dan mematikan” terhadap militan ISIS di wilayah tersebut. Ia menuduh kelompok itu telah “menargetkan dan membunuh secara kejam, terutama warga Kristen yang tidak bersalah, pada tingkat yang belum pernah terlihat selama bertahun-tahun, bahkan berabad-abad.”

Komando Afrika Amerika Serikat (AFRICOM) menyatakan bahwa operasi tersebut berhasil melumpuhkan sejumlah militan ISIS. Namun, penjelasan itu justru menimbulkan kebingungan di kalangan warga Jabo.

Meski beberapa wilayah di Sokoto memang menghadapi masalah banditisme, penculikan, serta serangan kelompok bersenjata seperti Lakurawa yang diklasifikasikan Nigeria sebagai organisasi teroris karena dugaan afiliasi dengan ISIS warga menegaskan bahwa Jabo tidak dikenal sebagai basis aktivitas teroris. Mereka juga menekankan bahwa warga Kristen hidup berdampingan secara damai dengan mayoritas Muslim.

“Di Jabo, kami menganggap umat Kristen sebagai saudara. Kami tidak punya konflik agama, jadi kami tidak pernah menduga hal seperti ini akan terjadi,” kata Kagara.

Bashar Isah Jabo, anggota parlemen Negara Bagian Sokoto yang mewakili Distrik Tambuwal, menggambarkan Jabo sebagai “komunitas yang damai” dan menegaskan tidak ada riwayat keberadaan ISIS, Lakurawa, atau kelompok teroris lain di wilayah tersebut. Ia mengatakan proyektil itu jatuh di sebuah ladang sekitar 500 meter dari Pusat Kesehatan Primer desa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden itu memicu kepanikan di masyarakat.

Kementerian Informasi Nigeria kemudian menyatakan bahwa pemerintah Nigeria, bekerja sama dengan Amerika Serikat, telah melakukan “operasi serangan presisi” yang menargetkan tempat persembunyian ISIS di hutan Distrik Tangaza, Sokoto. Namun, kementerian juga mengakui bahwa serpihan amunisi jatuh di Jabo dan satu wilayah lain di Negara Bagian Kwara, meskipun dipastikan tidak ada korban sipil.

Serangan ini menyusul pernyataan berulang Trump terkait ancaman terhadap umat Kristen di Nigeria, yang mendorongnya memerintahkan Pentagon untuk menyiapkan kemungkinan aksi militer. Menteri Luar Negeri Nigeria, Yusuf Tuggar, mengatakan kepada CNN bahwa ia telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelum serangan dilakukan, dan Presiden Nigeria Bola Tinubu telah memberikan persetujuan.

Meski demikian, Tuggar menegaskan bahwa operasi tersebut tidak bermotif agama, melainkan bertujuan melindungi warga sipil di kawasan tersebut. Para analis menilai bahwa persoalan keamanan di Nigeria dipicu oleh berbagai faktor, termasuk konflik etnis dan komunal, serta persaingan antara petani dan penggembala terkait sumber daya lahan dan air yang semakin terbatas.

Penasihat senior International Crisis Group, Nnamdi Obasi, mengatakan bahwa meskipun serangan udara AS dapat melemahkan beberapa kelompok bersenjata dan menandai eskalasi signifikan, langkah tersebut kecil kemungkinan menghentikan kekerasan kompleks yang terjadi di berbagai wilayah Nigeria, yang sebagian besar dipicu oleh kegagalan tata kelola pemerintahan.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free online course
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comISISNigeriaSeranganAmerika

Related Posts

Andoni Iraola menilai Liverpool tak harus mendatangkan gelandang baru untuk mengatasi masalah pertahanan setelah bermain imbang melawan Newcastle.

Iraola Nilai Liverpool Tak Butuh Gelandang Baru

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool kembali menjadi sorotan setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United pada lanjutan Premier League....

Gelombang panas diperkirakan melanda sebagian besar Jepang dengan suhu mencapai 39 derajat Celsius, sementara peringatan heatstroke berlaku di 31 prefektur.

Jepang Hadapi Suhu Ekstrem hingga 39 Derajat

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelombang panas ekstrem diperkirakan melanda sebagian besar wilayah barat dan timur Jepang dengan suhu siang hari yang berpotensi...

Presiden UEFA Aleksander Ceferin

Ceferin Desak Infantino Tinggalkan Kursi FIFA

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA semakin tertekan setelah Presiden UEFA Aleksander Ceferin mendesaknya untuk mempertimbangkan pengunduran...

Bendera Arab

Mengapa Arab Saudi Tak Rayakan Maulid Nabi?

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.ccom - Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum yang diperingati umat Islam di berbagai negara, tetapi tradisi tersebut tidak...

Demo Besar 27 Agustus, Sejumlah Tuntutan Bakal Disuarakan di Jakarta

Demo Besar 27 Agustus, Sejumlah Tuntutan Bakal Disuarakan di Jakarta

by Hidayat Taufik
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah elemen masyarakat dari berbagai wilayah bersiap mendatangi Jakarta untuk mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026. Massa...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

August 24, 2026
Karhutla Meluas di 9 Polda, 72 Orang Jadi Tersangka

Karhutla Meluas di 9 Polda, 72 Orang Jadi Tersangka

August 24, 2026
Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

August 24, 2026
Gempa M5,8 Guncang Mbay NTT, Disusul M5,0 di Ruteng

Gempa Pangandaran M 4,1 Dirasakan hingga Cianjur Selatan

August 24, 2026
Andoni Iraola menilai Liverpool tak harus mendatangkan gelandang baru untuk mengatasi masalah pertahanan setelah bermain imbang melawan Newcastle.

Iraola Nilai Liverpool Tak Butuh Gelandang Baru

August 24, 2026
Gelombang panas diperkirakan melanda sebagian besar Jepang dengan suhu mencapai 39 derajat Celsius, sementara peringatan heatstroke berlaku di 31 prefektur.

Jepang Hadapi Suhu Ekstrem hingga 39 Derajat

August 24, 2026
Presiden UEFA Aleksander Ceferin

Ceferin Desak Infantino Tinggalkan Kursi FIFA

August 24, 2026
Bendera Arab

Mengapa Arab Saudi Tak Rayakan Maulid Nabi?

August 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved