• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Ketakutan Dan Kebingungan Melanda Desa Nigeria Usai Serangan AS, Warga Sebut Tak Ada Riwayat ISIS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 28, 2025
in News
0
Ketakutan Dan Kebingungan Melanda Desa Nigeria Usai Serangan AS, Warga Sebut Tak Ada Riwayat ISIS

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketakutan dan kebingungan menyelimuti warga Desa Jabo di Nigeria barat laut setelah serpihan rudal yang ditembakkan Amerika Serikat jatuh hanya beberapa meter dari satu-satunya fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Insiden itu terjadi sehari setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara yang diklaim menargetkan militan ISIS.

Suleiman Kagara, warga Desa Jabo yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan menggantungkan hidup dari pertanian di Distrik Tambuwal, Negara Bagian Sokoto mendengar ledakan keras sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada Kamis malam. Ia melihat cahaya api saat sebuah proyektil melintas di udara sebelum akhirnya jatuh dan meledak di tanah.

“Kami tidak bisa tidur semalaman. Kami belum pernah melihat kejadian seperti ini sebelumnya,” ujar Kagara.

Saat itu, Kagara tidak menyadari bahwa yang ia saksikan merupakan bagian dari serangan Amerika Serikat yang kemudian oleh Presiden Donald Trump disebut sebagai “hadiah Natal” bagi para teroris. Tak lama setelah kejadian di Jabo, Trump mengumumkan bahwa AS telah melakukan serangan “kuat dan mematikan” terhadap militan ISIS di wilayah tersebut. Ia menuduh kelompok itu telah “menargetkan dan membunuh secara kejam, terutama warga Kristen yang tidak bersalah, pada tingkat yang belum pernah terlihat selama bertahun-tahun, bahkan berabad-abad.”

Komando Afrika Amerika Serikat (AFRICOM) menyatakan bahwa operasi tersebut berhasil melumpuhkan sejumlah militan ISIS. Namun, penjelasan itu justru menimbulkan kebingungan di kalangan warga Jabo.

Meski beberapa wilayah di Sokoto memang menghadapi masalah banditisme, penculikan, serta serangan kelompok bersenjata seperti Lakurawa yang diklasifikasikan Nigeria sebagai organisasi teroris karena dugaan afiliasi dengan ISIS warga menegaskan bahwa Jabo tidak dikenal sebagai basis aktivitas teroris. Mereka juga menekankan bahwa warga Kristen hidup berdampingan secara damai dengan mayoritas Muslim.

“Di Jabo, kami menganggap umat Kristen sebagai saudara. Kami tidak punya konflik agama, jadi kami tidak pernah menduga hal seperti ini akan terjadi,” kata Kagara.

Bashar Isah Jabo, anggota parlemen Negara Bagian Sokoto yang mewakili Distrik Tambuwal, menggambarkan Jabo sebagai “komunitas yang damai” dan menegaskan tidak ada riwayat keberadaan ISIS, Lakurawa, atau kelompok teroris lain di wilayah tersebut. Ia mengatakan proyektil itu jatuh di sebuah ladang sekitar 500 meter dari Pusat Kesehatan Primer desa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden itu memicu kepanikan di masyarakat.

Kementerian Informasi Nigeria kemudian menyatakan bahwa pemerintah Nigeria, bekerja sama dengan Amerika Serikat, telah melakukan “operasi serangan presisi” yang menargetkan tempat persembunyian ISIS di hutan Distrik Tangaza, Sokoto. Namun, kementerian juga mengakui bahwa serpihan amunisi jatuh di Jabo dan satu wilayah lain di Negara Bagian Kwara, meskipun dipastikan tidak ada korban sipil.

Serangan ini menyusul pernyataan berulang Trump terkait ancaman terhadap umat Kristen di Nigeria, yang mendorongnya memerintahkan Pentagon untuk menyiapkan kemungkinan aksi militer. Menteri Luar Negeri Nigeria, Yusuf Tuggar, mengatakan kepada CNN bahwa ia telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelum serangan dilakukan, dan Presiden Nigeria Bola Tinubu telah memberikan persetujuan.

Meski demikian, Tuggar menegaskan bahwa operasi tersebut tidak bermotif agama, melainkan bertujuan melindungi warga sipil di kawasan tersebut. Para analis menilai bahwa persoalan keamanan di Nigeria dipicu oleh berbagai faktor, termasuk konflik etnis dan komunal, serta persaingan antara petani dan penggembala terkait sumber daya lahan dan air yang semakin terbatas.

Penasihat senior International Crisis Group, Nnamdi Obasi, mengatakan bahwa meskipun serangan udara AS dapat melemahkan beberapa kelompok bersenjata dan menandai eskalasi signifikan, langkah tersebut kecil kemungkinan menghentikan kekerasan kompleks yang terjadi di berbagai wilayah Nigeria, yang sebagian besar dipicu oleh kegagalan tata kelola pemerintahan.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: cobisnis.comISISNigeriaSeranganAmerika

Related Posts

Survei Global 2026: Negara-Negara dengan Warga Paling Mudah Marah

Survei Global 2026: Negara-Negara dengan Warga Paling Mudah Marah

by Hidayat Taufik
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sejumlah negara mencatat tingkat kemarahan yang tinggi sepanjang 2026. Temuan ini muncul dalam survei emosi global yang...

Kesepakatan AS–Iran Masuk Tahap Baru, Washington Minta Program Nuklir Dihentikan

Kesepakatan AS–Iran Masuk Tahap Baru, Washington Minta Program Nuklir Dihentikan

by Hidayat Taufik
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Amerika Serikat menyatakan Iran menyetujui rancangan kesepakatan baru yang berbasis pada pemenuhan kewajiban tertentu. Dalam skema...

Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

by Hidayat Taufik
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa defisit APBN kuartal I 2026...

BMKG Laporkan Gempa 5,2 di Laut Sulawesi, Tidak Picu Tsunami

Pesawat Berisi 267 Penumpang Rusak Usai Tabrak Tiang Saat Mendarat

by Desti Dwi Natasya
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pesawat yang mengangkut 267 penumpang mengalami insiden setelah menabrak tiang lampu di area bandara. Benturan tersebut...

Piala Dunia 2026 Jadi Mahal, Pemain Timnas Swedia Bayari Perjalanan Keluarga

Piala Dunia 2026 Jadi Mahal, Pemain Timnas Swedia Bayari Perjalanan Keluarga

by Hidayat Taufik
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Piala Dunia 2026 tidak hanya menguji kemampuan pemain di lapangan. Turnamen ini juga menghadirkan tantangan finansial bagi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Empat Cara Sederhana Menurunkan Tekanan Darah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Diskon Listrik 50 Persen PLN Berlaku Lagi hingga 23 Juni 2026, Begini Cara Klaimnya

June 10, 2026
Masuk Kedokteran 2026? Ini Rincian Uang Pangkal di UI, UGM, Unair, dan PTN Lain

Masuk Kedokteran 2026? Ini Rincian Uang Pangkal di UI, UGM, Unair, dan PTN Lain

June 11, 2026
Arab Saudi Resmikan Maskapai Baru Riyadh Air, Siap Saingi Emirates

Daftar Harga BBM di ASEAN Juni 2026, RI Tetap Paling Murah

June 10, 2026
Start Strong! BTN JAKIM 2026 Hari Pertama Bikin Jakarta Full Energi

Start Strong! BTN JAKIM 2026 Hari Pertama Bikin Jakarta Full Energi

June 13, 2026
Survei Global 2026: Negara-Negara dengan Warga Paling Mudah Marah

Survei Global 2026: Negara-Negara dengan Warga Paling Mudah Marah

June 13, 2026
Kesepakatan AS–Iran Masuk Tahap Baru, Washington Minta Program Nuklir Dihentikan

Kesepakatan AS–Iran Masuk Tahap Baru, Washington Minta Program Nuklir Dihentikan

June 13, 2026
Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

June 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved