• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kerusakan Trump Sudah Terjadi, Demokrat Dan Eropa Kesulitan Menentukan Arah Selanjutnya

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 16, 2026
in News
0
Kerusakan Trump Sudah Terjadi, Demokrat Dan Eropa Kesulitan Menentukan Arah Selanjutnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah tokoh Partai Demokrat Amerika Serikat yang menghadiri Konferensi Keamanan Munich akhir pekan ini disebut-sebut memiliki ambisi menuju Gedung Putih pada 2028. Namun, bahkan jika salah satu dari mereka menang, muncul pertanyaan besar: apakah presiden AS berikutnya masih bisa menyandang gelar lama sebagai “pemimpin dunia bebas”?

Gubernur California Gavin Newsom menyatakan negaranya lebih permanen dibanding Presiden Donald Trump. Meski demikian, ia mengakui bahwa banyak pemimpin Eropa percaya kerusakan terhadap aliansi transatlantik sudah sulit diperbaiki.

Bintang progresif dari New York, Alexandria Ocasio-Cortez, datang dengan gagasan kebijakan luar negeri populis kiri, tetapi justru menjadi sorotan karena jawaban yang dinilai kurang tegas terkait kemungkinan pembelaan AS terhadap Taiwan jika terjadi invasi China.

Sejumlah senator Demokrat lain, termasuk Mark Kelly, juga berupaya memperkuat kredibilitas kebijakan luar negeri mereka. Namun, pertemuan dengan Perdana Menteri Denmark berlangsung canggung setelah komentar Senator Republik Lindsey Graham menyinggung kembali ambisi Trump terhadap Greenland, wilayah semi-otonom Denmark.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mendapat tepuk tangan singkat dari para pemimpin Eropa. Dalam pidatonya yang lebih lunak dibanding Wakil Presiden JD Vance tahun sebelumnya, Rubio tetap menyatakan kepada wartawan bahwa “dunia lama telah berakhir.” Ia bahkan melanjutkan perjalanan ke Slovakia dan Hungaria, dua negara yang dipimpin tokoh kuat yang simpatik terhadap Trump.

Dalam pidato pembuka konferensi, Kanselir Jerman Friedrich Merz menyampaikan realitas baru Eropa. “Sebuah jurang telah terbuka antara Eropa dan Amerika Serikat,” katanya. Ia menambahkan klaim kepemimpinan global AS kini “ditantang, dan mungkin telah hilang.”

Merz juga mengungkap adanya pembicaraan rahasia dengan Prancis mengenai pencegah nuklir Eropa sebuah sinyal bahwa kepercayaan tanpa syarat pada perlindungan AS tak lagi utuh.

Amerika Yang Melemah

Suasana Munich kali ini sangat berbeda dibanding era mendiang Senator John McCain, yang dulu menjadikan konferensi ini panggung penting kepemimpinan Barat. Kutipannya tahun 2017 masih terpampang di hotel Bayerischer Hof: “Saya menolak menerima runtuhnya tatanan dunia kita.”

Namun tahun ini, kehadiran anggota Kongres AS relatif minim. Beberapa Demokrat seperti Chris Coons mencoba menjaga tradisi diplomasi lintas partai, tetapi bayang-bayang perpecahan tetap terasa kuat. Di sisi lain, Graham memperingatkan bahwa kegagalan AS bertindak tegas terhadap Iran akan melemahkan kredibilitas Amerika di mata Rusia dan China.

Kekuatan Atau Kelemahan?

Beberapa Demokrat yang hadir di Munich termasuk Newsom, Ocasio-Cortez, Kelly, hingga Gubernur Michigan Gretchen Whitmer dipandang sebagai calon potensial 2028. Newsom menilai Eropa melihat AS sebagai “bola perusak” dan tidak lagi dapat diandalkan. Meski demikian, ia yakin hubungan masih bisa diperbaiki. Mengutip mantan Presiden Bill Clinton, ia mengatakan publik Amerika cenderung memilih “kuat meski salah daripada lemah meski benar.”

Di dalam negeri, posisi Demokrat mulai membaik seiring turunnya tingkat persetujuan terhadap Trump dan peluang merebut kembali DPR dalam pemilu sela. Namun di luar negeri, skeptisisme tetap besar.

Menurut Merz, “Tatanan internasional berbasis hukum dan aturan sedang dihancurkan.” Ia menegaskan bahwa sistem pasca-Perang Dunia II kini tidak lagi eksis dalam bentuk yang sama. Dengan dinamika ini, Demokrat menghadapi tantangan ganda: membangun kembali kepercayaan sekutu Eropa sekaligus merumuskan visi baru kepemimpinan global Amerika di era yang semakin multipolar.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comDemokratASDonaldTrumperopaMunichSecurityConference

Related Posts

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menjelaskan alasan pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan...

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan jajaran Kepala Staf Angkatan...

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak orang kesulitan menyisihkan penghasilan untuk tabungan. Namun, metode pengelolaan uang...

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyalahkan imigrasi atas kerusuhan yang melanda Prancis setelah demonstrasi pada Sabtu (17/10/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

October 19, 2026
Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

October 19, 2026
Rio Ngumoha Ungkap Peran Baru di Liverpool

Dijuluki Iron Man, Eliano Reijnders Siap Terus Bela Persib

October 19, 2026
Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

October 19, 2026
Vietnam Gaspol Perluas Pasar, Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara Eropa Jadi Andalan

Vietnam Gaspol Perluas Pasar, Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara Eropa Jadi Andalan

October 19, 2026
Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

October 19, 2026
BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

October 19, 2026
Kepolisian Israel menangkap 10 tersangka terkait serangan terhadap Wali Kota Prancis Bernard Baudoux dan fotografer AS Heidi Levine di Tepi Barat.

Israel Tangkap 10 Tersangka Serangan di Tepi Barat

October 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved