• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kerokan Bisa Redakan Masuk Angin?

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
in Lifestyle
0
Auto Draft

JAKARTA, Cobisnis.com – Masuk angin menjadi istilah yang sangat akrab bagi masyarakat Indonesia ketika tubuh terasa tidak enak, tetapi istilah tersebut sebenarnya tidak dikenal dalam dunia medis.

Dikutip dari kanal YouTube KataDokterid, Selasa (22/9/2026), masuk angin merupakan istilah yang digunakan masyarakat untuk menggambarkan sejumlah keluhan seperti pusing, mual, perut kembung, badan pegal, menggigil, hingga demam ringan.

Dalam dunia medis, keluhan tersebut dapat berkaitan dengan beberapa kondisi seperti dispepsia, infeksi virus ringan, maupun nyeri otot atau myalgia.

Sensasi badan tidak nyaman setelah terkena udara dingin juga dapat terjadi karena suhu dingin menyebabkan pembuluh darah kulit menyempit atau vasokonstriksi.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi aliran darah, membuat otot terasa kaku, serta memperlambat gerakan usus sehingga perut dapat terasa penuh oleh gas.

Artinya, angin sebenarnya tidak masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit seperti yang selama ini dipercaya sebagian masyarakat.

Istilah masuk angin sendiri telah menjadi bagian dari budaya kesehatan masyarakat Indonesia yang dipengaruhi kondisi geografis dan kebiasaan sehari-hari, seperti berkendara pada malam hari atau berada di depan kipas.

Hal yang perlu diperhatikan adalah membedakan masuk angin dengan angin duduk yang secara medis dikenal sebagai angina pektoris.

Angina pektoris terjadi ketika aliran darah menuju otot jantung berkurang dan kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah pada jantung.

Jika muncul nyeri dada seperti tertekan yang disertai sesak napas, keringat dingin, serta nyeri yang menjalar ke lengan kiri atau rahang, segera cari pertolongan medis, terutama jika keluhan semakin berat saat melakukan aktivitas fisik.

Salah satu cara tradisional yang sering dilakukan masyarakat ketika merasa masuk angin adalah kerokan menggunakan benda tumpul seperti koin.

Kerokan sebenarnya tidak mengeluarkan angin dari tubuh, tetapi gesekan pada kulit dapat merangsang saraf dan meningkatkan aliran darah di permukaan kulit.

Warna merah pada kulit setelah kerokan terjadi karena pembuluh kapiler di bawah kulit mengalami kerusakan akibat gesekan.

Kerokan dapat membuat tubuh terasa lebih hangat dan memicu pelepasan endorfin yang berperan sebagai pereda nyeri alami sehingga tubuh terasa lebih rileks.

Namun, kerokan tidak dianjurkan ketika seseorang mengalami gejala yang mengarah pada angina karena tidak dapat menggantikan penanganan medis dan kondisi tersebut membutuhkan pertolongan segera.

Kerokan yang dilakukan terlalu sering juga dapat menyebabkan trauma pada kulit dan meningkatkan risiko infeksi ketika terjadi kerusakan jaringan.

Selain kerokan, masyarakat juga kerap mengonsumsi obat herbal dalam bentuk sachet yang mengandung bahan seperti jahe, peppermint, dan kayu manis.

Bahan-bahan tersebut dapat membantu merelaksasi otot saluran pencernaan sehingga gas lebih mudah dikeluarkan dan keluhan kembung dapat berkurang.

Penggunaan minyak kayu putih atau baby oil disertai pijatan lembut juga dapat memberikan sensasi hangat, membantu relaksasi otot, dan membuat tubuh terasa lebih nyaman.

Keluhan yang disebut masuk angin juga dapat dialami bayi dan anak-anak, misalnya berupa perut kembung atau kolik.

Pada bayi, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan udara yang tertelan ketika menyusu, posisi pelekatan yang kurang tepat, menangis terlalu lama, maupun sistem pengaturan suhu tubuh yang belum stabil.

Penanganannya berbeda dengan orang dewasa karena bayi tidak boleh dikerok menggunakan koin maupun bahan lain seperti bawang merah.

Kulit bayi yang masih tipis dan pembuluh darahnya yang rapuh membuat kerokan berisiko menyebabkan trauma kulit hingga infeksi.

Orang tua dapat memberikan pijatan lembut pada perut bayi menggunakan baby oil dan membantu bayi bersendawa setelah menyusu.

Tummy time juga dapat dilakukan dengan pengawasan untuk membantu memberikan tekanan alami pada perut sehingga gas dapat keluar.

Jika anak mengalami demam tinggi, terus-menerus menangis, atau kondisinya semakin memburuk, orang tua sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Sementara bagi orang dewasa yang mengalami keluhan ringan, istirahat cukup, mengonsumsi air hangat, makan teratur, dan tidur yang cukup dapat membantu menjaga kondisi tubuh.

Jika keluhan disertai nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri, sesak napas, atau mual yang terus berlangsung, jangan hanya mengandalkan kerokan atau obat herbal dan segera periksakan diri untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: angin dudukangina pektorisKata DokterkerokanKesehatanmasuk anginpenyebab masuk angin

Related Posts

Kenapa Tak Boleh Langsung Tidur Usai Lari Sore?

Kenapa Tak Boleh Langsung Tidur Usai Lari Sore?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Lari pada sore hari menjadi pilihan bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu berolahraga pada pagi hari. Namun,...

Jangan Asal Ngopi, Ini Waktu yang Sebaiknya Hindari Minum Kopi

Jangan Asal Ngopi, Ini Waktu yang Sebaiknya Hindari Minum Kopi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kopi menjadi salah satu minuman yang banyak dipilih untuk meningkatkan fokus dan membantu tubuh tetap terjaga. Namun,...

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Membereskan kamar ternyata bukan hanya membuat ruangan terlihat lebih rapi. Aktivitas sederhana tersebut juga dapat memberikan pengaruh...

Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gigitan atau cakaran anjing tidak boleh dianggap sepele. Selain menimbulkan luka, hewan yang terinfeksi dapat menularkan virus...

27 Kasus Influenza A Ditemukan di Sumut, Ini Kelompok Rentannya

27 Kasus Influenza A Ditemukan di Sumut, Ini Kelompok Rentannya

by Hidayat Taufik
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Dinas Kesehatan Sumatra Utara (Sumut) mencatat 27 kasus influenza A yang ditemukan selama Agustus hingga September 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Dorong Pembangunan Masyarakat dan Desa Lewat Program PKT BISA

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

October 1, 2026
nton RIIZE resmi ditunjuk sebagai ambassador Saint Laurent dan menghadiri peragaan busana Women's 2027 Summer Show di Paris.

Saint Laurent Tunjuk Anton RIIZE Jadi Ambassador

October 2, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Berapa Banyak Konsumsi Protein yang dibutuhkan Setiap Hari?

October 2, 2026
Hutan yang mengusung nama Big Bang, AKMU, Blackpink, SHINee, dan NCT hadir di Seoul melalui proyek donasi penggemar di Melon.

Hutan Big Bang hingga Blackpink Tumbuh di Seoul

October 2, 2026
Sore Ini, Listyo Sigit Resmi Serahkan Tongkat Komando ke Suyudi

Sore Ini, Listyo Sigit Resmi Serahkan Tongkat Komando ke Suyudi

October 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved