JAKARTA, Cobisnis.com – Stasiun Bekasi Timur digegerkan insiden tabrakan antara kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line pada Senin malam (27/4), sekitar pukul 20.57 WIB. Peristiwa tersebut langsung memicu respons cepat dari petugas di lokasi.
Berdasarkan informasi sementara, proses evakuasi penumpang dan penanganan kecelakaan masih terus berlangsung. Sejumlah petugas terlihat berupaya mengevakuasi korban serta mengamankan area sekitar jalur rel agar tidak mengganggu perjalanan kereta lainnya.
Dari keterangan awal yang beredar, gerbong khusus perempuan pada rangkaian KRL disebut menjadi bagian yang terdampak setelah tertabrak kereta jarak jauh. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut.
Belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini. Namun, beberapa penumpang dilaporkan mengalami syok dan langsung mendapatkan penanganan medis dari petugas di lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, perjalanan KRL lintas Bekasi–Jakarta dan sejumlah kereta jarak jauh mengalami keterlambatan. Penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari operator kereta terkait perubahan jadwal perjalanan.
Petugas dari kepolisian, tim evakuasi, serta pihak operator kereta masih berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan jalur rel dapat kembali digunakan dengan aman. Masyarakat juga diminta menghindari area sekitar stasiun guna memperlancar proses penanganan.













