• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kenapa Rambut Lama Kering Setelah Keramas? Ini Penjelasannya

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
June 26, 2026
in Lifestyle
0
Kenapa Rambut Lama Kering Setelah Keramas? Ini Penjelasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Keramas menjadi rutinitas perawatan rambut yang banyak disukai karena membuat rambut terasa lebih segar, harum, lembut, dan tidak lepek. Namun, tidak sedikit orang yang enggan keramas saat waktu terbatas karena rambut membutuhkan waktu lama untuk benar-benar kering.

Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan rambut sulit kering setelah keramas?

Mengutip informasi dari byrdie.com, ada beberapa faktor yang memengaruhi lamanya proses pengeringan rambut, baik secara alami maupun menggunakan alat bantu.

1. Ketebalan Rambut

Rambut yang tebal memiliki volume dan bobot lebih besar. Kondisi ini membuat air lebih banyak tersimpan di antara helai rambut, sehingga proses pengeringannya pun memakan waktu lebih lama.

2. Porositas Rambut yang Rendah

Porositas berkaitan dengan kemampuan rambut menyerap dan melepaskan air. Rambut berporositas tinggi cenderung cepat kering karena air mudah keluar. Sebaliknya, rambut dengan porositas rendah lebih sulit kering karena kutikula rambut rapat dan kuat menahan air di dalamnya.

3. Jenis Rambut Keriting atau Bergelombang

Rambut keriting dan bergelombang umumnya membutuhkan waktu pengeringan lebih lama dibandingkan rambut lurus. Bentuk helai yang berlekuk dan berputar membuat aliran udara tidak mengalir secara merata, sehingga proses penguapan air menjadi lebih lambat.

4. Kondisi Rambut yang Sehat

Rambut yang sehat memiliki kutikula yang tertutup rapat. Hal ini membuat air tertahan lebih lama di dalam batang rambut. Sementara itu, rambut yang rusak biasanya memiliki kutikula terbuka, sehingga air lebih cepat menguap dan rambut terasa lebih cepat kering.

5. Penggunaan Produk dan Kadar Air pada Rambut

Jumlah produk perawatan rambut yang digunakan, seperti conditioner atau hair cream, dapat memengaruhi waktu pengeringan. Selain itu, tingkat kebasahan rambut setelah dikeringkan dengan handuk juga berperan penting. Rambut yang masih sangat basah tentu membutuhkan waktu lebih lama untuk kering. Para ahli menyarankan agar rambut ditepuk secara lembut dengan handuk, bukan digosok keras, karena kondisi rambut basah lebih rentan rusak.

Dengan memahami faktor-faktor tersebut, proses merawat rambut setelah keramas bisa dilakukan dengan lebih tepat dan efisien.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: cobisnis.comHeadlineKeramasperawatan rambutRambut Lama Kering

Related Posts

ABC Multifinance hadir di Mining Indonesia 2026 sebagai platform pembiayaan XCMG-GMT untuk memperkuat ekosistem alat berat dan mendukung transformasi hijau.

ABC Multifinance Hadir di Mining Indonesia 2026

by Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mining Indonesia 2026 resmi dibuka di Jakarta dengan mengusung tema “New Power, New Future”, mempertemukan pelaku industri...

Sesar Aktif di Surabaya Berpotensi Gempa M 6,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

Sesar Aktif di Surabaya Berpotensi Gempa M 6,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

by Hidayat Taufik
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Masyarakat diminta tetap tenang menyikapi temuan jalur sesar aktif yang membentang di wilayah Jawa Timur, termasuk kawasan...

Aturan Baru MBG, BGN Larang Susu Kental Manis dan Wajibkan Susu Hewani

Aturan Baru MBG, BGN Larang Susu Kental Manis dan Wajibkan Susu Hewani

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional (BGN) melarang penggunaan sejumlah produk minuman susu dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG)....

Bea Cukai Gagalkan Aksi WN China Bawa Emas 10,4 Kg Senilai Rp26 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Aksi WN China Bawa Emas 10,4 Kg Senilai Rp26 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bea Cukai Ngurah Rai menggagalkan upaya penyelundupan emas batangan ke luar negeri yang dilakukan seorang warga negara...

NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

by Zahra Zahwa
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – NCAA memastikan tidak akan mengubah hasil pertandingan kontroversial antara Michigan dan Western Michigan yang berlangsung akhir pekan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

September 8, 2026
ABC Multifinance hadir di Mining Indonesia 2026 sebagai platform pembiayaan XCMG-GMT untuk memperkuat ekosistem alat berat dan mendukung transformasi hijau.

ABC Multifinance Hadir di Mining Indonesia 2026

September 9, 2026
Pengiriman Ganja 18 Kg dari Bogor Terbongkar, Kurir Ditangkap di Sidoarjo

Pengiriman Ganja 18 Kg dari Bogor Terbongkar, Kurir Ditangkap di Sidoarjo

September 9, 2026
Sesar Aktif di Surabaya Berpotensi Gempa M 6,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

Sesar Aktif di Surabaya Berpotensi Gempa M 6,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

September 9, 2026
Aturan Baru MBG, BGN Larang Susu Kental Manis dan Wajibkan Susu Hewani

Aturan Baru MBG, BGN Larang Susu Kental Manis dan Wajibkan Susu Hewani

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved