• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kenapa Petani Hazelnut di Turki Banyak Banget? Ini Alasannya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 2, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kenapa Petani Hazelnut di Turki Banyak Banget? Ini Alasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Turki tercatat sebagai negara dengan jumlah petani hazelnut terbanyak di dunia. Komoditas ini bukan hanya ikon ekonomi nasional, tapi juga tulang punggung jutaan petani kecil yang menggantungkan hidup pada hasil panennya.

Dominasi Turki di pasar hazelnut global bukan tanpa alasan. Negara tersebut memiliki iklim Laut Hitam yang ideal, dengan kelembapan stabil, suhu tidak ekstrem, serta curah hujan yang mendukung pertumbuhan pohon hazelnut. Kondisi geografis ini membuat budidaya hazelnut relatif mudah dan bisa dijalankan oleh petani skala kecil.

Sejak ratusan tahun lalu, hazelnut sudah menjadi bagian dari budaya bertani di wilayah Giresun, Trabzon, dan Ordu. Tradisi ini turun-temurun, sehingga setiap generasi cenderung mewarisi lahan dan tetap melanjutkan produksi. Struktur kepemilikan lahan yang kecil dan tersebar membuat jumlah petani terus meluas.

Selain faktor budaya, pasar global juga berperan besar. Industri cokelat, kue, dan makanan olahan di Eropa dan Amerika menjadi konsumen utama hazelnut Turki. Permintaan yang konsisten membuat komoditas ini stabil secara harga dan menarik bagi petani lokal.

Turki sendiri menguasai antara 60–70% pasokan hazelnut dunia. Dengan dominasi sebesar ini, pemerintah setempat memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan produksi. Beberapa program dukungan, mulai dari pembiayaan, riset bibit unggul, hingga pelatihan budidaya modern, terus digencarkan.

Menariknya, meski menjadi pemain terbesar, mayoritas petani hazelnut di Turki masih beroperasi pada skala keluarga. Sistem ini membuat mereka bergantung pada musim panen dan harga pasar, sehingga fluktuasi ekonomi global sangat memengaruhi kesejahteraan petani.

Namun, skala kecil justru menjadi alasan banyaknya jumlah petani. Setiap keluarga umumnya memiliki lahan 1–3 hektare, cukup untuk menghasilkan panen tahunan tetapi tidak cukup besar untuk dikelola secara industri. Akibatnya, jumlah petani secara total membengkak menjadi jutaan orang.

Di sisi lain, struktur pasar hazelnut Turki juga menarik perhatian. Pedagang besar, eksportir, dan koperasi memainkan peran penting dalam menampung hasil panen petani. Hubungan rantai pasok ini sudah terbentuk lama dan membuat sektor hazelnut bertahan dari waktu ke waktu.

Dengan permintaan dunia yang terus meningkat dipicu industri makanan premium hazelnut masih menjadi komoditas unggulan Turki. Petani setempat pun diperkirakan akan tetap mendominasi pasar global dalam beberapa dekade ke depan.

Ke depan, tantangan terbesar bagi petani hazelnut adalah perubahan iklim dan kebutuhan modernisasi. Meski begitu, dengan pengalaman panjang dan dukungan pemerintah, Turki diyakini masih akan mempertahankan posisinya sebagai raja hazelnut dunia.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: AgrikulturCobisnisEksporHazelnutKomoditasPebisnismudaPertanianpetaniTurki

Related Posts

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ahli diet asal Amerika Serikat, Karen Ansel, RDN, mencoba pola sarapan ekstrem dengan hanya mengonsumsi putih telur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

January 15, 2026
Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

January 15, 2026
Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

Ini Daftar 75 Negara yang Visa Imigrannya Ditangguhkan Amerika Serikat

January 15, 2026
Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

AS Hentikan Sementara Visa Imigran dari Puluhan Negara, Berlaku Mulai 21 Januari

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved