• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kementerian Ekraf dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif

Rizki Meirino by Rizki Meirino
September 10, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kementerian Ekraf dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif

JAKARTA,Cobisnis.com – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersinergi memperkuat fondasi riset-inovasi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai mesin ekonomi baru Indonesia.

Kolaborasi strategis ini difokuskan untuk
membahas penguatan sinergi riset dan inovasi guna memetakan potensi subsektor ekraf yang kini dipandang sebagai “tambang baru” bagi perekonomian nasional.

“Kita harus memetakan potensi ekonomi kreatif. Inilah tambang baru Indonesia, _the new mining: creative economy_,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya saat menerima audiensi Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dan jajarannya di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa, 9 September 2025.

Menteri Ekraf menjelaskan bahwa kolaborasi dengan BRIN bertujuan untuk memperkuat ekosistem riset berbasis ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, riset menjadi fondasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dari daerah dan menyelesaikan tantangan di 17 subsektor Ekraf, khususnya tujuh subsektor prioritas.

“Melalui pemetaan dan kajian berbasis riset, kita bisa memastikan subsektor ekraf tumbuh sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Data dan inovasi yang telah dihasilkan tentu saja nantinya akan disinergikan dengan asosiasi, komunitas, dan pemerintah daerah, sehingga dapat terus diperbarui serta memberikan manfaat langsung bagi ekosistem ekraf,” ujar Menteri Ekraf.

Selain itu, kerja sama Kementerian Ekonomi Kreatif dan BRIN juga mencakup pemanfaatan fasilitas riset untuk meningkatkan daya saing subsektor, penguatan perlindungan dan komersialisasi kekayaan intelektual, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat Kementerian Ekraf sebagai institusi, tetapi juga meningkatkan kapasitas ekosistem ekraf di seluruh Indonesia.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung roadmap riset ekonomi kreatif 2025.

“Di banyak negara, ekonomi kreatif berbasis teknologi memang punya rentang pengembangan yang panjang. Di sisi lain, ekraf berbasis budaya juga penting, dan kami siap menjadi enabler yang menjembatani subsektor ekraf dengan hasil riset BRIN,” jelasnya.

Lebih lanjut, Handoko menekankan bahwa BRIN tengah fokus pada peningkatan nilai jual produk pertanian melalui riset turunan, yang dinilainya sangat relevan untuk dikelola bersama Kementerian Ekraf.

“Kami percaya hasil riset pertanian bisa dikembangkan lebih jauh oleh ekosistem ekraf agar punya nilai tambah ekonomi,” ujarnya.

Kementerian Ekraf menilai kerja sama dengan BRIN akan memperkuat implementasi Asta Ekraf yang meliputi penguatan data, talenta, infrastruktur, pendanaan, dan pasar. Program ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing subsektor prioritas, mulai dari gim, aplikasi, fesyen, kriya, musik, hingga seni pertunjukan.

Melalui sinergi riset dan kebijakan, Kementerian Ekraf bergerak optimistis agar ekonomi kreatif berdampak terhadap PDB, ekspor, investasi, dan penyerapan tenaga kerja dapat terus meningkat pada setahun bekerja.

Audiensi ini dihadiri pejabat tinggi dari kedua lembaga. Dari BRIN, hadir Deputi Kebijakan Pembangunan Anugerah Widianto, Direktur Penguatan Kemitraan Infrastruktur Riset dan Inovasi Joannes Ekaprasetya Tandjung serta Peneliti Senior BRIN Asep Riswoko.

Dari Kementerian Ekraf hadir Sekretaris Menteri Dessy Ruhati, Deputi Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, serta jajaran pejabat eselon I–III Kementerian Ekraf.

*Kiagoos Irvan Faisal*
*Plt. Kepala Biro Komunikasi*
*Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif*

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
lynda course free download
download intex firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: Cobisnismenteri kemenkrafPebisnismudaTeuku Riefky

Related Posts

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda rebound setelah beberapa hari mengalami tekanan pasar. Lonjakan ini...

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap 14 Februari, dunia ramai merayakan Hari Valentine dengan bertukar hadiah, cokelat, bunga, hingga boneka. Tapi untuk...

AS dan Israel Anggap Iran Musuh, Apa Strategi Sebenarnya?

AS dan Israel Anggap Iran Musuh, Apa Strategi Sebenarnya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan Israel menempatkan Iran sebagai ancaman utama di Timur Tengah, namun strategi kedua negara berbeda....

Selotip di Kamera HP Netanyahu Jadi Sorotan, Publik Bertanya-tanya Sebabnya

Selotip di Kamera HP Netanyahu Jadi Sorotan, Publik Bertanya-tanya Sebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Israel menutup lensa kamera smartphone miliknya dengan selotip merah di area parkir bawah tanah Knesset,...

Indonesia Mustahil Jadi Negara Kaya Tanpa Perbaikan Iklim Bisnis

Indonesia Mustahil Jadi Negara Kaya Tanpa Perbaikan Iklim Bisnis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia menghadapi tantangan serius untuk keluar dari status negara berpendapatan menengah jika reformasi struktural pada iklim usaha...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

February 4, 2026
Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

February 4, 2026
Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

February 5, 2026
IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

February 5, 2026
Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

February 5, 2026
Transjakarta Blok M–Bandara Soekarno Hatta Segera Dibuka

Persiapan Timnas Indonesia Hadapi Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal

February 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved