• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kemenko Marves Akan Bahas Ekspor Listrik dengan Kementerian ESDM

Saeful Imam by Saeful Imam
October 9, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Kemenko Marves Akan Bahas Ekspor Listrik dengan Kementerian ESDM

Indonesia ekspor listrik

JAKARTA, COBISNIS.COM – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) merespons protes dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, terkait rencana ekspor listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin, menyatakan bahwa pembahasan lebih lanjut mengenai ekspor listrik ini akan dilakukan bersama Kementerian ESDM. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut akan mengacu pada kebijakan dari kementerian terkait.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pihaknya tengah mengkaji ulang rencana ekspor listrik yang bersumber dari pembangkit EBT atau dikenal dengan istilah “listrik hijau” ke luar negeri. Menurutnya, langkah ekspor tersebut harus dipertimbangkan secara matang agar memberikan manfaat yang maksimal bagi Indonesia. Bahlil menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan kebijakan ekspor listrik ini, terutama mengingat dampak strategisnya bagi kebutuhan energi nasional.

Bahlil menjelaskan bahwa sebelum memutuskan ekspor listrik, pemerintah perlu memastikan apakah kebutuhan listrik berbasis EBT untuk pasar domestik sudah terpenuhi. Jika kebutuhan nasional sudah mencukupi, barulah ekspor ke negara lain dapat dipertimbangkan. Selain itu, pemerintah juga akan meninjau nilai ekonomi dari ekspor tersebut agar memberikan keuntungan yang signifikan bagi Indonesia.

Menurut Bahlil, setelah memastikan kebutuhan dalam negeri, pemerintah akan mulai merumuskan negara-negara mana saja yang menjadi target pasar ekspor listrik ‘hijau’. Salah satu pasar yang saat ini dinilai potensial adalah Singapura. Kerja sama antara Indonesia dan Singapura telah diteken melalui Memorandum of Understanding (MoU) pada 5 September 2024. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia berpotensi mengekspor hingga 3,4 gigawatt (GW) listrik hijau ke Singapura.

Proyek ekspor listrik ke Singapura memiliki nilai yang sangat besar, yakni mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 308 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.400 per dollar AS. Potensi kerja sama ini dinilai strategis dalam upaya mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan dan memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara. Meskipun demikian, Bahlil menegaskan bahwa kesepakatan final terkait ekspor ini belum terealisasi sepenuhnya.

Menurut Bahlil, saat ini yang ada hanya MoU, yang sifatnya tidak mengikat. Ia menegaskan bahwa meskipun belum ada kesepakatan ekspor yang konkret, potensi kerja sama antara Indonesia dan Singapura tetap berjalan dengan baik. Semua pihak terlibat dalam memastikan agar kerja sama ini dapat membawa manfaat bagi kedua negara dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Di sisi lain, Bahlil juga mengingatkan bahwa MoU tersebut hanyalah kesepahaman awal yang membutuhkan langkah lanjutan sebelum diwujudkan dalam bentuk perjanjian yang mengikat. Pemerintah masih harus melakukan berbagai kajian untuk memastikan bahwa ekspor listrik hijau ini benar-benar menguntungkan dan tidak mengganggu kebutuhan energi domestik.

Dalam berbagai kesempatan, Kemenko Marves menyatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung kebijakan Kementerian ESDM terkait ekspor listrik berbasis energi baru terbarukan ini. Pembahasan lebih lanjut antara kedua kementerian akan dilakukan dalam waktu dekat untuk menyusun langkah-langkah yang tepat dalam merealisasikan ekspor listrik hijau ke Singapura atau negara lain.

Pemerintah berharap ekspor listrik hijau ini dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penghasil energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mendukung agenda global untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: ekspor listrikKemenko marvesKementerian ESDM

Related Posts

Kementerian ESDM: Tarif Listrik Indonesia Paling Murah se-ASEAN

Kementerian ESDM Siapkan Sistem Verifikasi Pembeli Elpiji 3 Kg Mulai Tahun Depan

by Farida Ratnawati
August 29, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan sebuah sistem untuk memverifikasi data para pembeli elpiji...

Menteri Investasi Bahlil: Investasi Xinyi Group di Rempang Tidak Ada Kendala, Hanya Butuh Waktu

Bahlil: Fasilitas LNG Terapung Ditargetkan Rampung Awal Tahun 2027

by Farida Ratnawati
August 13, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pembangunan fasilitas Floating Liquefied Natural Gas (FLNG)...

Ilustrasi Biodiesel

Implementasi BBN Biodiesel B40 Domestik Mencapai 6,8 Juta KL per Semester I-2025

by Farida Ratnawati
August 12, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan, hingga Juni 2025, implementasi bahan bakar nabati (BBN) campuran...

Kementerian ESDM: Tarif Listrik Indonesia Paling Murah se-ASEAN

Kementerian ESDM Minta Semua Perusahaan Tambang Kembali Ajukan RKAB 2026 Mulai Oktober 2025

by Farida Ratnawati
July 23, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mantap memberlakukan pengajuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) menjadi...

Bahlil: RI Terancam Kehilangan Rp1.650 Triliun jika Presiden Selanjutnya Tak Lanjutkan Hilirisasi

Bahlil Sebut Masih Negosiasi Ekspor Listrik ke Singapura

by Farida Ratnawati
May 27, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan negosiasi dengan Singapura terkait ekspor listrik hijau. Menurut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved