• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, July 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kemendag Terus Dorong Ekspor Makanan Olahan Saat Masa Tataran Normal Baru

Dwi Rachmawati by Dwi Rachmawati
June 13, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Kemendag Terus Dorong Ekspor Makanan Olahan Saat Masa Tataran Normal Baru

COBISNIS.COM-JAKARTA-Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya mendorong ekspor nasional di tengah pandemi Covid-19 terutama makanan olahan.

Hal tersebut seperti yang beberapa kali ditegaskan Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam berbagai kesempatan.

Menurut Mendag Agus, kondisi pandemi Covid-19 tetap mampu memberikan celah-celah peningkatkan pangsa ekspor produk-produk tertentu, salah satunya makanan olahan.

“Ekspor makanan olahan sangat berpotensi meningkat di masa pandemi, mengingat makanan olahan menjadi salah satu kebutuhan utama selama karantina akibat pandemi dan juga saat memasuki era normal baru,” ujar Mendag.

Untuk itu, Direktur Jenderal Pengambangan Ekspor Nasional, Kasan, aktif melakukan kunjungan dan pertemuan dengan beberapa pelaku usaha makanan olahan untuk memperoleh informasi langsung dampak Covid-19 bagi aktivitas ekspor produk makanan olahan.

“Pertemuan-pertemuan ini bertujuan untuk menggali informasi guna memetakan peluang dan tantangan ekspor produk andalan Indonesia, dalam hal ini produk makanan olahan, di masa dan pasca pandemi Covid-19. Hasil pertemuan ini juga akan dijadikan masukan dalam pengelolaan informasi pasar dan produk ekspor untuk melayani pelaku usaha dalam bentuk meja bantuan (help desk) di Kemendag,” jelas Kasan pertemuan dengan jajaran PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada hari ini, Jumat (12/6).

Pada pertemuan tersebut Kasan menjelaskan, adanya pembatasan sosial atau karantina wilayah tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha di Indonesia.

Namun demikian, hal tersebut jangan sampai menyurutkan semangat para pelaku usaha dalam melakukan ekspor, mengingat pemerintah telah memberikan berbagai kebijakan strategis untuk mendorong kinerja perdagangan.

“Kemendag terus melakukan berbagai kebijakan mendorong ekspor, seperti meningkatkan fasilitasi dan pelayanan informasi ekspor, serta melakukan promosi ekspor dan penjajakan kesepakatan dagang (business matching) secara virtual melalui perwakilan perdagangan. Selain itu, Kemendag juga melakukan pelatihan ekspor secara virtual bekerja sama dengan lembaga dari negara mitra dalam upaya mendorong kinerja perdagangan di era normal baru,” jelas Kasan.

Ia mengungkapkan, pada kunjungan tersebut diperoleh informasi bahwa pada masa pandemi Covid-19, PT Indofood mengalami peningkatan permintaan produk unggulannya berupa mi instan, baik di dalam negeri maupun di pasar ekspor.

Namun dengan adanya beberapa protokol penanganan Covid-19, seperti jaga jarak (physical distancing), keterbatasan pada aspek transportasi, dan karantina wilayah di beberapa negara, memberikan imbas pada penurunan kapasitas produksi dan penambahan biaya produksi. Kendala lainnya datang dari aspek pemenuhan bahan baku, baiklokal maupun impor yang juga terganggu akibat Covid-19.

Untuk itu, lanjut Kasan, Kemendag akan berupaya meminimalisasi hambatan ekspor dari sisi kebijakan dan memperlancar aspek perdagangan di dalam negeri yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan untuk ekspor. Kemendag juga akan memaksimalkan peran perwakilan perdagangan di luar negeri untuk memfasilitasi para pelaku ekspor nasional.

“Kemendag berkomitmen untuk terus memfasilitasi pelaku usaha untuk meningkatkan pangsa pasar ekspor. Informasi yang kami dapatkan dari kunjungan ini tentu juga akan menjadi bahan masukan dan pertimbangan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan terkait ekspor. Kemendag beserta para perwakilan perdagangan di luar negeri pun terbuka jika ada pelaku usaha yang ingin mencari peluang maupun mengalami hambatan dalam aktivitas ekspor,” pungkas Kasan.

Kinerja Perdagangan Indonesia

Pada periode Januari–April 2020, neraca perdagangan Indonesia menunjukkan surplus sebesar USD 2,2 miliar. Capaian kinerja perdagangan ini cukup menggembirakan di tengah pandemi yang melanda hampir seluruh negara di dunia.

Sementara itu, untuk produk makanan olahan Indonesia, pada periode Januari–April 2020 berhasil mencatatkan nilai ekspor sebesar USD 1,32 miliar atau meningkat 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Negara tujuan utama ekspor produk makanan olahan Indonesia pada periode Januari–April 2020 yaitu Amerika Serikat sebesar USD 293,6 juta (22,11 persen), Filipina USD 161,4 juta (12,15 persen), Malaysia USD 101,6 juta (7,65 persen), Singapura USD 74,9 juta (5,64 persen), dan Jepang USD 71,9 juta (5,41 persen).

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download micromax firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: Cobisnis&BisnisKemendagumkm

Related Posts

DSC Season 17 Luncurkan Founders’ Arena, Siapkan Dana Hibah Rp2,5 Miliar

DSC Season 17 Luncurkan Founders’ Arena, Siapkan Dana Hibah Rp2,5 Miliar

by Rizki Meirino
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Diplomat Success Challenge (DSC) resmi meluncurkan Founders’ Arena sebagai transformasi terbesar sejak program ini pertama kali digelar...

Gaji Tak Lagi Cukup, Semakin Banyak Karyawan Pilih Bangun Bisnis Sampingan

Gaji Tak Lagi Cukup, Semakin Banyak Karyawan Pilih Bangun Bisnis Sampingan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Semakin banyak pekerja kelas menengah memilih membangun usaha sampingan di tengah naiknya biaya hidup. Bisnis kecil menjadi...

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026

by Rizki Meirino
July 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha...

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026

by Rizki Meirino
July 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp17,77 triliun hingga 31 Mei 2026 sebagai upaya memperluas...

Jennie Jadi Artis K-pop Pertama yang Pimpin Dua Festival Musik Eropa

Kemendag Klasterkan 2.616 Desa untuk Perkuat Ekspor Produk Lokal

by Desti Dwi Natasya
July 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengidentifikasi sebanyak 2.616 desa di berbagai wilayah Indonesia yang memiliki potensi ekspor. Langkah tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

July 11, 2026
China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

July 11, 2026
Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

July 11, 2026
KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

July 11, 2026
Cyber Breaker Competition Season 3 Diikuti 916 Peserta, Perkuat Talenta Keamanan Siber

Cyber Breaker Competition Season 3 Diikuti 916 Peserta, Perkuat Talenta Keamanan Siber

July 12, 2026
Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

July 11, 2026
Golkar Minta Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tak Berhenti pada Tersangka, Aset Juga Harus Dikeja

Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya, Proses Etik Tetap Berjalan

July 11, 2026
Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

July 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved