• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, BMKG Imbau Warga Bersiap

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
April 14, 2026
in Nasional
0
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, BMKG Imbau Warga Bersiap

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan lebih panjang. Selain itu, kondisi tahun ini juga diperkirakan lebih kering dari biasanya.

BMKG memperkirakan puncak kemarau akan terjadi pada Agustus 2026. Oleh karena itu, masyarakat perlu mulai bersiap sejak sekarang.

Sementara itu, BMKG juga mengungkap potensi kemunculan El Nino. Fenomena ini diprediksi muncul pada paruh kedua tahun 2026.

El Nino terjadi saat suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat. Akibatnya, pola iklim global ikut berubah. Di Indonesia, kondisi ini biasanya mengurangi curah hujan.

Karena itu, musim kemarau bisa berlangsung lebih lama dari normal. Hingga awal April, BMKG menilai El Nino akan berada di level lemah hingga sedang. Namun, peluang menjadi kuat tetap ada meski kecil.

Untuk menghadapi kondisi ini, masyarakat perlu menghemat penggunaan air. Selain itu, warga bisa menampung air hujan sebagai cadangan.

Di sisi lain, masyarakat harus menghindari pembakaran lahan. Pasalnya, risiko kebakaran meningkat saat cuaca kering.
Selain itu, masyarakat juga perlu menjaga kesehatan. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dan gunakan masker saat udara berdebu.

Pemerintah juga mengambil langkah antisipasi. Mereka bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan dan BMKG untuk mencegah kebakaran.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembasahan lahan gambut. Pemerintah menggunakan teknologi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk tujuan ini.

Melalui teknologi tersebut, petugas menyemai awan agar menghasilkan hujan. Dengan begitu, kelembapan lahan tetap terjaga.

Terakhir, BMKG menyebut musim kemarau bisa datang lebih awal. Oleh sebab itu, masyarakat di daerah rawan kekeringan harus bersiap lebih dini.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download huawei firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: Bmkgcobisnis.comEl ninokemaraukeringmemprediksipanjang

Related Posts

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026....

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Munculnya serpihan pada kulit kepala setelah mengganti sampo kerap membuat orang mengira produk baru tersebut menyebabkan ketombe....

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Membereskan kamar ternyata bukan hanya membuat ruangan terlihat lebih rapi. Aktivitas sederhana tersebut juga dapat memberikan pengaruh...

Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gigitan atau cakaran anjing tidak boleh dianggap sepele. Selain menimbulkan luka, hewan yang terinfeksi dapat menularkan virus...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Jonatan Christie Tembus Perempatfinal Asian Games

September 27, 2026
Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

September 27, 2026
Herbalife Run 2026

Herbalife Run 2026

September 27, 2026
Daging Beku

Bukan direndam dengan Air Hangat, Begini Cara Aman Mencairkan Daging Beku

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved