• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kekeringan Melanda Puluhan Hektare Sawah di Bogor, Gagal Panen Mengancam

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 4, 2026
in Nasional
0
Kekeringan Melanda Puluhan Hektare Sawah di Bogor, Gagal Panen Mengancam

JAKARTA, Cobisnis.com — Cuaca kering yang berlangsung cukup panjang mulai mengganggu aktivitas pertanian di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Lahan persawahan di wilayah tersebut menghadapi keterbatasan pasokan air. Kondisi ini membuat sejumlah tanaman padi berisiko mengalami kerusakan hingga gagal panen.

Distanhorbun Kabupaten Bogor mencatat, terdapat 38,1 hektare sawah yang terdampak kekeringan berat sepanjang Agustus 2026. Sebagian lahan bahkan masuk kategori puso.

“Pada Agustus 2026, terdapat sekitar 38,1 hektare lahan sawah yang mengalami kekeringan berat hingga puso,” kata Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (4/9/2026).

Dampak musim kemarau tidak hanya terjadi pada sawah yang sudah ditanami. Lahan pertanian yang mengandalkan curah hujan juga mengalami kendala karena tidak tersedia cukup air untuk memulai penanaman.

Data yang dihimpun pada Juli 2026 menunjukkan sekitar 701,30 hektare sawah tadah hujan di Kecamatan Jonggol belum dapat ditanami akibat rendahnya curah hujan.

“Selain itu, sekitar 40,30 hektare sawah irigasi mengalami kekeringan akibat berkurangnya debit air dan kerusakan jaringan irigasi. Pada periode 7-15 Juli 2026, tercatat sekitar 39,3 hektare tanaman padi berada dalam kondisi terancam gagal panen,” sebutnya.

Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, pemerintah daerah melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan secara berkala. Langkah penanganan juga disiapkan dengan melibatkan petani dan menyesuaikan kondisi masing-masing area persawahan.

“Kondisi sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Jonggol yang mengalami kekeringan dan permukaan tanah retak selama musim kemarau menjadi perhatian. Penanganan kekeringan dilakukan dengan terlebih dahulu memastikan kondisi setiap lahan di lapangan,” jelasnya.

Pemerintah tidak langsung menetapkan seluruh lahan yang mengalami kekeringan sebagai sawah gagal panen. Pemeriksaan di lapangan diperlukan untuk membedakan lahan yang benar-benar terdampak dengan sawah tadah hujan yang memang belum memasuki masa tanam.

“Kita melakukan pendataan dan pemantauan secara langsung untuk memastikan mana lahan yang memang terdampak kekeringan dan mana yang merupakan sawah tadah hujan yang memang belum ditanami karena keterbatasan air. Jadi, penanganannya harus berdasarkan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Siklus tanam petani di Jonggol juga turut dipengaruhi kondisi ketersediaan air. Sebagian petani menanam padi pada Maret dan memanen hasilnya sekitar Juni. Setelah masa panen berakhir, sebagian lahan belum kembali digunakan karena air untuk penanaman berikutnya belum tersedia.

“Sawah tadah hujan sepenuhnya bergantung pada curah hujan dan umumnya tidak memiliki sumber air alternatif selama musim kemarau. Kondisi tersebut juga menyebabkan penggunaan pompa air tidak selalu dapat dilakukan, terutama pada lahan yang tidak memiliki sumber air yang mencukupi di sekitar areal persawahan,” pungkasnya.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: cobisnis.comgagal panenkekeringan sawah Bogorkemarau panjang 2026pertanian Bogorsawah Jonggol

Related Posts

DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

by Rizki Meirino
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - DMS+ memaparkan roadmap scale-up perusahaan menuju 2027 dalam acara networking “Ruang Tamu DMS+ Vol. 2” yang digelar...

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

by Hidayat Taufik
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sebanyak 256 pelajar SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan...

Magang Nasional Dibuka Kembali, 50 Ribu Peserta Dibutuhkan

Magang Nasional Dibuka Kembali, 50 Ribu Peserta Dibutuhkan

by Hidayat Taufik
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026....

Seleksi Petugas Haji 2027 Tetap Lanjut CAT Meski Verifikasi Berjalan

Seleksi Petugas Haji 2027 Tetap Lanjut CAT Meski Verifikasi Berjalan

by Hidayat Taufik
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI tetap menjalankan rangkaian seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi...

Prabowo Ungkap Posisi RI di Hadapan Putin: Tetap Non-Blok

Prabowo Ungkap Posisi RI di Hadapan Putin: Tetap Non-Blok

by Hidayat Taufik
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif dengan mempertahankan prinsip...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

September 3, 2026
Piala by.U 2026 hadir di 16 kota dengan melibatkan 768 sekolah dan 64 kampus, serta membuka peluang beasiswa dan jalur klub profesional.

Piala by.U 2026 Buka Beasiswa hingga Jalur Klub Profesional

September 3, 2026
XLSMART menggelar Customer Day 2026 di sembilan wilayah Indonesia untuk mendengar masukan pelanggan dan mempercepat tindak lanjut layanan.

Hari Pelanggan Nasional, XLSMART Dengarkan Masukan di 9 Wilayah

September 3, 2026
NBA Jatuhkan Sanksi Berat kepada Clippers Usai Investigasi Kawhi Leonard

NBA Jatuhkan Sanksi Berat kepada Clippers Usai Investigasi Kawhi Leonard

September 3, 2026
Kekeringan Melanda Puluhan Hektare Sawah di Bogor, Gagal Panen Mengancam

Kekeringan Melanda Puluhan Hektare Sawah di Bogor, Gagal Panen Mengancam

September 4, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

September 4, 2026
Harpelnas 2026, Jajaran Direksi BTN Dengar Langsung Suara Nasabah

Harpelnas 2026, Jajaran Direksi BTN Dengar Langsung Suara Nasabah

September 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved