• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kebijakan Pengungsi Donald Trump Fokus pada Afrikaner, Prosesnya Tidak Berjalan Mulus

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
July 13, 2026
in News
0
Trump Bagikan Ilustrasi AI Elang Emas untuk HUT Ke-250 Amerika Serikat

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan program penerimaan pengungsi bagi warga kulit putih Afrika Selatan atau Afrikaner. Kebijakan itu mengubah arah program pengungsi AS yang selama puluhan tahun berfokus pada korban perang, penganiayaan, dan ancaman kemanusiaan.

Beberapa pekan setelah memulai masa jabatan keduanya, Trump mengumumkan bahwa hampir seluruh pengungsi yang diterima Amerika Serikat akan berasal dari komunitas Afrikaner di Afrika Selatan.

Hingga sekitar 18 bulan setelah kebijakan itu diumumkan, Amerika Serikat telah menerima lebih dari 7.700 pengungsi Afrikaner. Namun, pelaksanaannya menghadapi sejumlah hambatan.

Selain memicu ketegangan diplomatik, pemerintah AS juga harus mempercepat pembukaan pusat pemrosesan pengungsi di Afrika Selatan. Program tersebut juga memunculkan berbagai permintaan yang tidak biasa dari para pemohon.

Sementara itu, tingkat penolakan permohonan tercatat cukup tinggi. Salah satu penyebabnya ialah sebagian pelamar memiliki catatan kriminal, menurut sejumlah pihak yang mengetahui jalannya program tersebut.

Program pengungsi sendiri memang kerap menghadapi tantangan dalam berbagai situasi darurat. Namun, sejumlah sumber menyebut hambatan kali ini muncul karena pemerintah berupaya mengarahkan program tersebut secara khusus untuk memberikan manfaat kepada komunitas Afrikaner.

Di sisi lain, kebijakan itu memicu perdebatan karena program pengungsi Amerika Serikat untuk kelompok lain di berbagai negara justru dibatasi. Akibatnya, kebijakan tersebut menjadi sorotan dalam hubungan diplomatik sekaligus perdebatan mengenai arah sistem penerimaan pengungsi AS.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: Afrika SelatanAfrikanerAmerika Serikatcobisnis.comDiplomasidonald trumpGedung Putihkebijakan imigrasiPengungsi

Related Posts

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Paris Haute Couture Week Tampilkan Perpaduan Mode, Seni, dan Kreativitas Avant-Garde

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Paris Haute Couture Week kembali menghadirkan koleksi busana yang memadukan mode dan seni dalam berbagai bentuk. Sejumlah...

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Inflasi AS Diperkirakan Masih Bertahan Meski Harga Konsumen Mulai Melandai

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tekanan inflasi di Amerika Serikat diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat. Meski laju kenaikan harga mulai...

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Sinner Raih Gelar Grand Slam Kelima Setelah Sukses Pertahankan Trofi Wimbledon

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner berhasil mempertahankan gelar Wimbledon 2026 setelah mengalahkan Alexander Zverev di partai...

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktor legendaris asal Selandia Baru, Sam Neill, meninggal dunia pada Senin di Sydney, Australia. Keluarganya mengonfirmasi kabar...

Pria Pengirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Dibekuk, Motif Iseng Didalami

Pria Pengirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Dibekuk, Motif Iseng Didalami

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepolisian menangkap pria berinisial MY (34) yang diduga mengirimkan ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Paris Haute Couture Week Tampilkan Perpaduan Mode, Seni, dan Kreativitas Avant-Garde

July 13, 2026
Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Inflasi AS Diperkirakan Masih Bertahan Meski Harga Konsumen Mulai Melandai

July 13, 2026
Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Sinner Raih Gelar Grand Slam Kelima Setelah Sukses Pertahankan Trofi Wimbledon

July 13, 2026
Trump Bagikan Ilustrasi AI Elang Emas untuk HUT Ke-250 Amerika Serikat

Kebijakan Pengungsi Donald Trump Fokus pada Afrikaner, Prosesnya Tidak Berjalan Mulus

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved