• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Air Keras Libatkan Prajurit BAIS, Eks Jenderal: Perintah dalam TNI Tidak Samar

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
March 26, 2026
in Nasional
0
Kasus Air Keras Libatkan Prajurit BAIS, Eks Jenderal: Perintah dalam TNI Tidak Samar

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI-P, TB Hasanuddin, menegaskan bahwa proses hukum terhadap empat prajurit Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI tetap harus dilanjutkan terkait kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis.

Ia menekankan bahwa dalam sistem militer, rantai komando berjalan secara jelas, sehingga pihak yang memberikan perintah juga wajib diusut dan dimintai pertanggungjawaban.

Menurutnya, setiap tindakan dalam lingkungan TNI tidak mungkin terjadi tanpa adanya instruksi atau perintah dari atasan. Karena itu, penegakan hukum tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga harus menyasar pihak yang berada di balik perintah tersebut melalui mekanisme hukum militer.

TB Hasanuddin juga menyebutkan bahwa kasus ini layak untuk diselidiki lebih lanjut oleh Tim Intelijen Komisi I DPR sesuai dengan Undang-Undang Intelijen Negara. Hasil penyelidikan nantinya akan diserahkan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.

Meski demikian, ia mengakui bahwa DPR tidak memiliki kewenangan untuk memaksa TNI membuka proses penyelidikan secara transparan. Ia menilai keterbukaan sangat bergantung pada sikap pemerintah. Jika tidak ada transparansi, hal tersebut dapat berdampak pada penurunan kualitas demokrasi.

Sementara itu, Kepala BAIS TNI, Yudi Abrimantyo, telah mengundurkan diri dari jabatannya setelah keterlibatan empat anggota BAIS dalam kasus penyiraman terhadap aktivis Andrie Yunus terungkap.

Pengunduran diri tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden yang terjadi, sebagaimana dijelaskan oleh pihak TNI dalam konferensi pers di Mabes TNI.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: AktivisBAIScobisnis.comKomisi I DPR RIlanjutkanmenegaskanPenyiraman air kerasPrajuritproses hukumTB Hasanuddin

Related Posts

Kenapa Tak Boleh Langsung Tidur Usai Lari Sore?

Kenapa Tak Boleh Langsung Tidur Usai Lari Sore?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Lari pada sore hari menjadi pilihan bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu berolahraga pada pagi hari. Namun,...

Pemuda Tewas Diduga Kena Peluru, 5 Polisi Diperiksa

Pemuda Tewas Diduga Kena Peluru, 5 Polisi Diperiksa

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Seorang pemuda bernama Rafli (19) meninggal dunia setelah menjadi korban dalam tawuran antarwarga di Kecamatan Tallo, Makassar,...

Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 13 desa yang berada di tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara dilanda banjir. Kondisi tersebut terjadi...

Blue Fire Muncul di Papandayan, Warga Diminta Waspada

Blue Fire Muncul di Papandayan, Warga Diminta Waspada

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Fenomena blue fire atau api biru yang sempat terlihat di Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, mendapat perhatian...

Usai Penembakan Sopir dan ASN, TNI Sita 8 Senjata

Usai Penembakan Sopir dan ASN, TNI Sita 8 Senjata

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - TNI menyita delapan pucuk senjata api jenis SS1 P1 yang disebut berkaitan dengan kelompok bersenjata di Papua....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
Mercedes-Benz Kaji Penutupan Dua Pabrik di Jerman

vivo X Fold 6 Segera Rilis Global, Ini Spesifikasinya

September 28, 2026
Kenapa Tak Boleh Langsung Tidur Usai Lari Sore?

Kenapa Tak Boleh Langsung Tidur Usai Lari Sore?

September 28, 2026
Saham Dell Melonjak, Kekayaan Michael Dell Naik US$11 Miliar

Saham Dell Melonjak, Kekayaan Michael Dell Naik US$11 Miliar

September 28, 2026
Pemuda Tewas Diduga Kena Peluru, 5 Polisi Diperiksa

Pemuda Tewas Diduga Kena Peluru, 5 Polisi Diperiksa

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved