JAKARTA, Cobisnis.com – Penyerang Bayern Munich sekaligus kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mengisyaratkan dirinya masih membuka peluang untuk memperpanjang kontrak bersama klub asal Jerman tersebut.
Kane mengaku semakin nyaman berada di Munich sehingga ambisinya kembali ke Inggris demi mengejar rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League tidak lagi sebesar sebelumnya.
Kane bergabung dengan Bayern pada 2023 setelah mencetak 213 gol di Premier League bersama Tottenham Hotspur, atau terpaut 47 gol dari rekor Alan Shearer dengan 260 gol.
Kini, Kane memasuki 12 bulan terakhir kontraknya bersama Bayern setelah tampil gemilang musim lalu dengan torehan 73 gol, termasuk 61 gol dalam 51 pertandingan.
“Saya sangat bahagia berada di Munich, tempat ini membuka mata saya terhadap dunia sepak bola yang sama sekali berbeda di luar Inggris dan membuat saya semakin menghargai sepak bola Eropa,” ujar Kane dikutip dari beberapa sumber, Kamis (20/08/2026).
Kane juga menyebut keluarganya merasa nyaman tinggal di Jerman sehingga dirinya ingin memilih tempat terbaik untuk melanjutkan karier.
“Saya hanya berpikir tim yang kami miliki di sini dan manajernya, keluarga saya benar-benar betah di sini, ini hanya tentang berada di tempat terbaik yang mungkin. Jangan pernah mengatakan tidak mungkin, tetapi untuk saat ini saya berkonsentrasi pada Bayern Munich dan kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan.”
Kane turut memuji pelatih Vincent Kompany yang dinilainya mampu meningkatkan permainannya sejak menangani Bayern pada 2024.
“Saya rasa ini adalah versi terbaik dari diri saya. Saya rasa musim lalu sudah berbicara sendiri, dari segi itu, musim terbaik dalam karier saya tanpa diragukan lagi,” tegasnya.
Kane mengatakan kebebasan taktis yang diberikan Kompany membuat permainannya berkembang ke level yang lebih tinggi.
“Sejak pelatih datang, permainan saya telah meningkat ke level yang lebih tinggi. Itu semua berkat gaya bermain, cara kami menyerang dan cara kami bertahan, cara dia memberi pemain kebebasan untuk terkadang menerima bola lebih dalam dan terkadang datang terlambat ke dalam kotak penalti,” imbuh dia.












