• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kamper Barus Buka Jalur Dagang Arab dan Awal Islamisasi di Sumatra

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
February 22, 2026
in Nasional
0
Raja Salman Kucurkan Rp 13 Triliun untuk Bantuan Ramadan, Kepala Keluarga Terima 1.000 Riyal

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejak berabad-abad lalu, para pedagang Arab tercatat datang ke Nusantara untuk mencari tanaman yang disebut dalam Al-Quran, yakni kafur atau kamper. Tanaman ini diyakini sebagai salah satu bahan yang disebut dalam Surah Al-Insan ayat 5, yang menggambarkan minuman bercampur air kafur bagi orang-orang yang berbuat kebajikan.

Kafur yang dimaksud bukanlah kapur barus sintetis seperti yang dikenal saat ini. Produk modern tersebut umumnya berasal dari senyawa kimia naphtalene. Sementara kamper yang dimaksud dalam teks klasik merujuk pada pohon bernama latin Dryobalanops aromatica, tanaman beraroma khas yang bernilai tinggi dan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pengobatan dan ritual.

Karena bukan tanaman asli Jazirah Arab, para pedagang harus mencarinya hingga ke wilayah timur yang kala itu belum banyak dikenal. Catatan sejarah menunjukkan bahwa pusat kamper berkualitas tinggi berada di Pulau Sumatra, tepatnya di kawasan Barus yang dahulu dikenal sebagai Fansur.

Arkeolog Edward McKinnon dalam bukunya Ancient Fansur: Aceh’s Atlantis (2013) menyebutkan bahwa jaringan perdagangan kuno membuat bangsa Arab mengetahui lokasi penghasil kamper terbaik tersebut. Barus kemudian dikenal sebagai pelabuhan penting yang mengekspor berbagai komoditas bernilai tinggi.

Sejumlah catatan kuno turut memperkuat hal ini. Ibn Al-Faqih pada tahun 902 M telah menulis tentang Fansur sebagai penghasil kapur barus, cengkih, pala, dan kayu cendana. Sementara Ibn Sa’id al-Maghribi secara spesifik menyebut kamper Sumatra sebagai komoditas unggulan. Bahkan, ahli geografi Romawi Claudius Ptolemy sudah mencatat nama Barus sejak abad ke-1 Masehi.

Sejarawan Claude Guillot dalam buku Barus Seribu Tahun yang Lalu (2008) menjelaskan bahwa pedagang Arab biasanya berlayar dari Teluk Persia, melewati Sri Lanka, lalu tiba di pantai barat Sumatra. Mereka menggunakan kapal besar untuk mengangkut kamper dalam jumlah besar, yang kemudian dijual dengan harga tinggi di pasar internasional.

Seiring waktu, kamper Barus dikenal memiliki kualitas unggul dibandingkan kamper dari wilayah lain seperti Malaya dan Kalimantan. Hal ini semakin mengukuhkan posisi Barus sebagai pusat perdagangan penting di Sumatra.

Kedatangan para pedagang Arab ke Barus tidak hanya berdampak pada perdagangan, tetapi juga pada penyebaran agama Islam. Para pedagang Muslim yang singgah bahkan menetap di kawasan tersebut berperan dalam proses islamisasi di wilayah Barus, Lamri (Thobri), dan Haru. Bukti arkeologis berupa kompleks makam kuno Mahligai di Barus menunjukkan jejak awal Islam yang diduga telah hadir sejak abad ke-7 Masehi.

Terlepas dari perdebatan mengenai teori awal masuknya Islam ke Indonesia, tak dapat dipungkiri bahwa perdagangan kamper telah membuka jalur interaksi antara dunia Arab dan Nusantara sejak masa lampau. Dari komoditas harum inilah, Sumatra menjadi salah satu titik penting dalam jaringan perdagangan global kuno.

Tags: cobisnis.comDryobalanops aromaticaFansur Acehkamper Sumatrakapur barus Barusperdagangan Arab Sumatra

Related Posts

209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar, BNPB Lapor Prabowo

209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar, BNPB Lapor Prabowo

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan masih terdapat 209,78 hektare hutan dan lahan yang terbakar...

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Informasi mengenai penemuan jasad awak kapal yang ditumpangi lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda beredar pada...

ASABRI Gencarkan Sosialisasi Program Manfaat di Maluku

ASABRI Gencarkan Sosialisasi Program Manfaat di Maluku

by Rizki Meirino
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) melalui ASABRI Kantor Cabang Ambon menggencarkan sosialisasi program manfaat asuransi sosial bagi peserta aktif...

Liverpool Incar Talenta Muda Benfica

Ji Chang Wook Jadi Playboy di The Scandal

by Desti Dwi Natasya
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktor Korea Selatan Ji Chang Wook membahas perannya sebagai Cho Won, playboy terbesar di era Joseon, dalam...

Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Judi online diusulkan masuk dalam kategori tindak pidana yang dapat menjadi sasaran perampasan aset melalui Rancangan Undang-Undang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

September 22, 2026
RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi Robotic Navigation

RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi Robotic Navigation

September 22, 2026
BNI menghadirkan layanan digital, aktivitas booth, promo transaksi, dan layanan perbankan bagi pengunjung Jatinangor Music Fest IKA Unpad 2026.

Keseruan Jatinangor Music Fest Bareng BNI

September 22, 2026
Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan - Kementerian Pariwisata

Kunjungan ke Kawasan Bantimurung, Wamenpar Pastikan Standar Keselamatan dan Layanan Wisata

September 22, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
BSI International Expo 2026 digelar 22–25 Oktober dengan tema Buy Local Go Global untuk memperluas akses pasar produk lokal ke pasar global.

BSI International Expo 2026 Usung Buy Local Go Global

September 23, 2026
Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

September 23, 2026
209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar, BNPB Lapor Prabowo

209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar, BNPB Lapor Prabowo

September 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved