• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Kabar Baik, Insentif Rumah Bebas PPN 100 Persen Diperpanjang hingga Desember 2024

Saeful Imam by Saeful Imam
September 1, 2024
in Industri
0
Analisis Data BPS, Tingkat Hunian Layak di Indonesia Meningkat

Gratis PPN 100 persen untuk pembelian rumah diperpanjang hingga Desember 2024

JAKARTA, COBISNIS.COM – Pemerintah memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian rumah hingga Desember 2024.

Untuk mendukung kebijakan ini, anggaran tambahan sebesar Rp 500 miliar telah dialokasikan. Selain itu, kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) juga ditingkatkan dari 166.000 unit menjadi 200.000 unit.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (DPP REI), Joko Suranto, menyambut baik langkah ini karena sejalan dengan upaya REI selama ini.

Joko mengungkapkan bahwa perpanjangan PPN DTP menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap sektor perumahan sebagai penggerak ekonomi nasional.

Kebijakan ini dinilai sangat positif, terutama setelah penurunan diskon PPN DTP menjadi 50 persen pada Juli 2024, yang menyebabkan penurunan penjualan rumah sekitar 30-35 persen dibandingkan dengan periode Januari-Juni 2024.

Keputusan pemerintah ini diyakini Joko dapat meningkatkan kembali penjualan rumah yang memanfaatkan insentif fiskal tersebut.

Pengembang diharapkan dapat memaksimalkan perpanjangan PPN DTP sebesar 100 persen ini untuk mendorong penjualan rumah hingga akhir tahun. Ia memprediksi bahwa penjualan rumah dapat kembali meningkat seperti pada awal tahun, dengan penyerapan anggaran PPN DTP sebesar Rp 160 miliar hingga Rp 170 miliar per bulan.

Berdasarkan data REI, rumah di bawah Rp 1 miliar menjadi yang paling banyak terserap melalui program PPN DTP, mencakup sekitar 70 persen dari total penjualan.

Dengan demikian, pasar hunian di bawah Rp 1 miliar diperkirakan akan tetap mendominasi penyerapan insentif ini.

Penambahan kuota FLPP dari 166.000 unit menjadi 200.000 unit juga memberikan kabar baik bagi konsumen dan pengembang rumah bersubsidi.

Joko menyatakan bahwa REI telah mendorong penambahan kuota ini sejak tiga bulan lalu, karena diprediksi kuota akan habis pada akhir Agustus 2024.

Meskipun belum memenuhi harapan awal REI yang mengusulkan kuota FLPP sebanyak 250.000 unit, tambahan kuota ini tetap disambut baik, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang akan melakukan akad kredit rumah.

REI terus memantau perkembangan ini dan berharap FLPP dapat terus ditingkatkan pada tahun 2025.

Tambahan kuota FLPP juga dianggap penting dalam mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang digagas presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Joko menambahkan bahwa tambahan kuota ini menunjukkan konsistensi pemerintah terhadap program perumahan, termasuk dalam hal alokasi anggaran.

REI berharap agar kuota FLPP pada tahun 2025 dapat ditingkatkan menjadi 500.000 unit, meskipun informasi sementara menunjukkan bahwa kuota tahun depan akan ditetapkan sebesar 300.000 unit dengan anggaran Rp 23 triliun.

REI masih menunggu kepastian lebih lanjut mengenai anggaran dan pelaksanaan program 3 juta rumah tersebut.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
Tags: ppn 100 persenppn rumah subsidi

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

April 27, 2026
BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

April 27, 2026
Hari Kartini 2026, MedcoEnergi Buktikan Perempuan Indonesia Bisa Memimpin di Industri Energi

Hari Kartini 2026, MedcoEnergi Buktikan Perempuan Indonesia Bisa Memimpin di Industri Energi

April 27, 2026
BTN Berkolaborasi dengan PUTRI Kembangkan Ekosistem Digital Pariwisata

BTN Berkolaborasi dengan PUTRI Kembangkan Ekosistem Digital Pariwisata

April 27, 2026
Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
DADA Siap Bagi-Bagi Dividen sebesar Rp2 Miliar Di Tengah Lonjakan Laba Perseroan sebesar 216,70%

DADA Siap Bagi-Bagi Dividen sebesar Rp2 Miliar Di Tengah Lonjakan Laba Perseroan sebesar 216,70%

April 27, 2026
Dudung Buka Layanan Laporan 24 Jam Usai Dilantik Jadi KSP

Dudung Buka Layanan Laporan 24 Jam Usai Dilantik Jadi KSP

April 27, 2026
Jakarta Bersiap! May Day 2026 Dipenuhi Buruh dan Ojol di Monas

Jakarta Bersiap! May Day 2026 Dipenuhi Buruh dan Ojol di Monas

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved