• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Jumlah Lansia Capai Rekor Tertinggi di Jepang, ini Dampak Negatifnya

Saeful Imam by Saeful Imam
September 18, 2024
in Nasional
0
Jumlah Lansia Capai Rekor Tertinggi di Jepang, ini Dampak Negatifnya

Penduduk lanjut usia di Jepang terus bertambah

JAKARTA, COBISNIS.COM – Jumlah penduduk Jepang yang berusia 65 tahun ke atas mencapai puncaknya pada tahun ini, dengan angka yang mencengangkan, yaitu 36,25 juta orang. Angka ini mencerminkan hampir 29,3% dari total populasi, juga merupakan rekor baru bagi negara tersebut.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang pada Minggu (15/9/2024), Jepang kini menjadi negara dengan proporsi lansia terbesar di dunia, mengungguli lebih dari 200 negara dengan populasi lebih dari 100.000 jiwa. Beberapa negara Eropa seperti Italia, Portugal, Yunani, Finlandia, Jerman, dan Kroasia juga masuk dalam 10 besar, dengan populasi lansia lebih dari 20%. Sementara itu, Korea Selatan mencapai 19,3% dan China 14,7%.

Kondisi ini memperburuk krisis demografi yang dihadapi Jepang, di mana jumlah penduduk yang menua terus bertambah. Dampaknya terlihat jelas dalam peningkatan biaya perawatan kesehatan dan kesejahteraan, sementara tenaga kerja yang produktif semakin menyusut. Situasi ini menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi Jepang di masa depan.

Data resmi menunjukkan bahwa pada tahun sebelumnya, populasi Jepang mengalami penurunan sebesar 595.000 orang, sehingga total penduduk kini tinggal sekitar 124 juta jiwa.

Selain itu, meski jumlah lansia yang bekerja mencapai rekor tertinggi dengan 9,14 juta orang pada tahun 2023, mereka hanya menyumbang 13,5% dari total tenaga kerja, atau setara dengan satu dari tujuh pekerja.

Meski pemerintah Jepang terus melakukan berbagai upaya untuk menahan laju penuaan dan penurunan populasi, hasilnya masih jauh dari memadai.

Prediksi Lonjakan Penduduk Lansia yang Tinggal Sendiri

Sebuah penelitian yang dirilis oleh lembaga penelitian pemerintah pada April 2024 mengungkapkan bahwa jumlah lansia yang hidup sendiri di Jepang diperkirakan akan melonjak hingga 47% pada tahun 2050. Diproyeksikan, ada sekitar 23,3 juta rumah tangga satu orang pada tahun tersebut, mencakup 44,3% dari total rumah tangga di Jepang, meningkat dari 38% pada tahun 2020.

Lembaga Penelitian Nasional Kependudukan dan Jaminan Sosial juga memprediksi bahwa dari rumah tangga satu orang tersebut, sekitar 46,5% akan diisi oleh warga berusia 65 tahun atau lebih pada tahun 2050, dibandingkan dengan 34,9% pada tahun 2020.

Penurunan Pernikahan dan Dampak Sosial

Sebagai negara dengan salah satu populasi lansia tertinggi di dunia, Jepang telah mengalami penurunan tajam dalam jumlah pernikahan selama beberapa dekade terakhir, terutama karena stagnasi ekonomi yang paling mempengaruhi generasi muda. Pandemi COVID-19 juga memperburuk situasi, membuat banyak orang kesulitan bertemu pasangan hidup.

Data menunjukkan hampir sepertiga pria Tokyo berusia 50-an belum pernah menikah, sementara sebuah survei oleh Recruit Holdings menemukan bahwa 46% pria dan 30% wanita berusia 20-an di Jepang belum pernah menjalin hubungan asmara.

Perubahan demografi ini memberikan tekanan besar pada sistem jaminan sosial Jepang dan menuntut adanya reformasi yang signifikan agar negara dapat menghadapi tantangan-tantangan di masa depan.

Tags: krisis manusia produktifmanula di Jepang

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura Berlangsung di Hambalang

Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura Berlangsung di Hambalang

October 29, 2026
IST

Gerebek Pemukiman, Israel Lanjutkan Serangan di Hebron Selama 6 Hari Berturut-turut

October 29, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved