• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, June 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Jordan Stolz Jadi Penyelamat Team USA Di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 17, 2026
in Sport
0
Jordan Stolz Jadi Penyelamat Team USA Di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina

JAKARTA, Cobisnis.com – Sensasi speed skating Amerika Serikat, Jordan Stolz, menunjukkan bagaimana cara menghadapi tekanan besar untuk menjadi penyelamat Team USA di Olimpiade Musim Dingin tahun ini.

Sorotan terhadap beban ekspektasi begitu besar, khususnya bagi atlet-atlet Amerika. Sejumlah nama seperti Ilia Malinin dan Mikaela Shiffrin disebut-sebut kesulitan mengatasi tekanan tersebut. Namun berbeda dengan mereka, Stolz justru tampil gemilang.

Dalam Olimpiade keduanya, atlet berusia 21 tahun itu sudah mengoleksi dua medali emas dari dua nomor yang diikutinya. Ia membuka penampilan dengan emas di nomor 1000 meter sekaligus mencetak rekor Olimpiade. Tak lama berselang, ia kembali merebut emas di nomor 500 meter dengan torehan rekor Olimpiade lainnya.

Prestasi itu menjadi ancaman serius bagi para rivalnya, mengingat Stolz masih berpeluang menambah dua emas individu lagi di ajang Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina, masing-masing di nomor 1500 meter dan mass start. Sebelum berangkat ke Milan, Stolz sempat berbicara soal statusnya sebagai unggulan utama.

“Saya justru menyukainya. Lebih baik diburu daripada memburu. Kalau Anda diburu, itu berarti Anda melakukan sesuatu dengan benar dan sedang menang,” ujarnya.

Ucapan itu terbukti bukan sekadar omong kosong. Stolz mampu memeluk label favorit dan menjadikannya sebagai kekuatan. Perjalanan kariernya bahkan berawal sederhana, belajar skating di danau beku di belakang rumah masa kecilnya.

Berpikir Logis Dan Percaya Proses

Kepercayaan diri Stolz lahir dari pengulangan dan kerja keras. Ia percaya, semakin banyak jam latihan yang ia habiskan, semakin kecil alasan untuk merasa khawatir. Pola pikir ini membuatnya mampu tampil tenang di panggung sebesar Olimpiade.

“Ini tidak berbeda dengan lomba lainnya. Hanya saja Anda menunggu empat tahun untuk kembali ke sini dan hanya punya satu kesempatan untuk bertarung,” katanya usai meraih emas pertamanya.

Bagi Stolz, momen tersebut adalah perasaan yang tak tergantikan.

Karier Cemerlang Sejak Remaja

Meski masih muda, Stolz sudah mendominasi dunia speed skating selama beberapa tahun terakhir. Pada 2023, saat masih berusia 18 tahun, ia menjadi juara dunia termuda di nomor 500 meter.

Ia juga menjadi atlet pertama dalam lebih dari 40 tahun yang mampu menjuarai level junior dan senior dunia di musim yang sama, menyamai pencapaian Beth Heiden dan Eric Heiden. Sebelum meraih dua emas Olimpiade di Milan, Stolz sudah lebih dulu menjadi juara dunia dua kali di nomor 500m, 1000m, dan 1500m, serta memegang rekor dunia nomor 1000m.

Tak heran ia mulai dibandingkan dengan Eric Heiden, legenda yang meraih lima emas di Olimpiade Musim Dingin 1980. Namun Stolz tetap rendah hati. Ia sadar persaingan di level tertinggi sangat ketat, termasuk dengan bintang Belanda Jenning de Boo, yang dua kali finis kedua di belakangnya meski juga memecahkan rekor Olimpiade sebelumnya. De Boo mengakui rasa frustrasi sekaligus apresiasinya terhadap Stolz.

“Ini menyenangkan bagi penonton, tapi cukup membuat frustrasi bagi saya. Dia membantu saya mencapai level lebih tinggi,” ujar De Boo.

Dominasi Stolz bahkan membuat penggemar Belanda menjulukinya “Straaljager” atau “Jet Tempur,” karena kecepatannya yang luar biasa di lintasan.

Meski terlihat tenang, Stolz mengaku tetap merasakan gugup, terutama saat tampil di nomor 1000 meter yang selama ini menjadi andalannya. Namun setelah berhasil meraih emas dan mencetak rekor, ia mampu lebih rileks menikmati momen. Di tengah performa Team USA yang tidak sepenuhnya mulus di Olimpiade Musim Dingin kali ini, Jordan Stolz muncul sebagai sosok penyelamat dan simbol harapan baru olahraga Amerika Serikat.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free online course
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comJordanStolzOlimpiadeMusimDinginTeamUSA

Related Posts

Sains di Balik Keringat, Hidrasi Jadi Kunci Performa di Babak Kedua

Sains di Balik Keringat, Hidrasi Jadi Kunci Performa di Babak Kedua

by Rizki Meirino
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Waktu istirahat atau halftime dalam pertandingan olahraga bukan sekadar jeda, tetapi menjadi momen penting untuk memulihkan energi...

Piala Dunia 2026: Mesin Serang Brasil Belum Panas di Laga Awal

Piala Dunia 2026: Mesin Serang Brasil Belum Panas di Laga Awal

by Hidayat Taufik
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Brasil membuka perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang. Selecao bermain 1-1 melawan Maroko pada laga...

Dasco dan Saan Turun ke Aksi Mahasiswa di DPR, Jelaskan Hasil Pertemuan

Dasco dan Saan Turun ke Aksi Mahasiswa di DPR, Jelaskan Hasil Pertemuan

by Hidayat Taufik
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa, menemui massa mahasiswa yang menggelar aksi...

Kontrak Habis, Federico Barba Resmi Tak Lagi Berseragam Persib

Kontrak Habis, Federico Barba Resmi Tak Lagi Berseragam Persib

by Desti Dwi Natasya
June 19, 2026
0

JAKART, Cobisnis.com – Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan Federico Barba setelah kompetisi Super League 2025/2026 berakhir. Keputusan tersebut...

Erick Laporkan ke Prabowo, Indonesia Perkuat Peluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Laporkan ke Prabowo, Indonesia Perkuat Peluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

by Hidayat Taufik
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat (19/6/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Global Community Day 2026 Hadirkan Edukasi Finansial untuk Difabel

Global Community Day 2026 Hadirkan Edukasi Finansial untuk Difabel

June 19, 2026
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
BGN Setop Program MBG Selama Libur Sekolah 2026, SPPG Tidak Terima Insentif

BGN Setop Program MBG Selama Libur Sekolah 2026, SPPG Tidak Terima Insentif

June 19, 2026
Sains di Balik Keringat, Hidrasi Jadi Kunci Performa di Babak Kedua

Sains di Balik Keringat, Hidrasi Jadi Kunci Performa di Babak Kedua

June 19, 2026
Piala Dunia 2026: Mesin Serang Brasil Belum Panas di Laga Awal

Piala Dunia 2026: Mesin Serang Brasil Belum Panas di Laga Awal

June 19, 2026
Dasco dan Saan Turun ke Aksi Mahasiswa di DPR, Jelaskan Hasil Pertemuan

Dasco dan Saan Turun ke Aksi Mahasiswa di DPR, Jelaskan Hasil Pertemuan

June 19, 2026
Kontrak Habis, Federico Barba Resmi Tak Lagi Berseragam Persib

Kontrak Habis, Federico Barba Resmi Tak Lagi Berseragam Persib

June 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved