• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, May 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Jawa Barat Jadi Provinsi Pertama Diluncurkannya Program Conscious Living

Nina Karlita by Nina Karlita
October 5, 2021
in Lifestyle
0
Jawa Barat Jadi Provinsi Pertama Diluncurkannya Program Conscious Living

JAKARTA, Cobisnis.com – Beberapa jenis sampah plastik yang saat ini belum terselesaikan adalah sampah sachet, plastik multilayer, dan sampah HDPE. Tantangan pengelolaan sampah sachet atau plastik multilayer adalah perihal proses penguraiannya yang sulit. Sedangkan sampah plastik HDPE, yang merupakan salah satu kontribusi sampah terbesar saat ini, belum memiliki nilai ekonomi.

Melansir data dari Bappenas dan Kementerian Maritim dan Investasi, terdapat sekira 170 ribu ton sampah yang dihasilkan oleh Indonesia dalam sehari. Namun hanya sekira 10 hingga 15 persen yang diproses untuk didaur ulang, di mana 62 persen dari keseluruhan sampah tersebut, didominasi sampah rumah tangga, hal ini dilansir dari data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2020.

Dilatarbelakangi permasalahan tersebut, P&G bekerjasama dengan start up Octopus Indonesia dan didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat meluncurkan program Conscious Living, program ini merupakan kelanjutan dari program Conscious Living yang telah dilakukan oleh P&G sejak tahun 2020 secara internal, yang dilatarbelakangi bentuk pertanggung jawaban P&G atas dampak bisnisnya terhadap lingkungan.

Pada program Conscious Living sebelumnya, karyawan P&G Indonesia melakukan pemilahan sampah dan telah berhasil mengumpulkan lebih dari 5.1 ton sampah rumah tangga mereka sendiri untuk didaur ulang.

Melihat kesuksesan tersebut, P&G melakukan ekspansi program ini dengan melakukan multi-kolaborasi dengan pihak-pihak eksternal untuk dampak skala yang lebih besar. Namun yang berbeda pada kegiatan kali ini, P&G Indonesia melibatkan berbagai sektor, di antaranya pemerintah lokal, start up Octopus selaku operator pemilahan sampah, hingga konsumen P&G. Program ini didirikan melalui proses pengelolaan sampah yang terintegrasi guna mencapai sistem ekonomi sirkular.

Melalui program Conscious Living ini, P&G berupaya mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah provinsi Jawa Barat, dengan bertanggung jawab atas sampah produknya secara terpadu. Melalui program ini, P&G juga turut mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang merencanakan kota Bandung untuk tidak lagi memiliki TPA di tahun 2023.

Sebagai operator utama program ini, Octopus memberikan layanan melalui aplikasi yang didirikannya, dimana konsumen dapat memilah sampah dan dilaporkan melalui aplikasi Octopus untuk dijemput oleh pelestari.

Hingga saat ini, Octopus Indonesia memiliki pengguna yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Aplikasi ini telah hadir di kota Makassar, Badung (Bali), Gianyar (Bali), Denpasar, dan Provinsi Jawa Barat. Melalui program ini, akan memberikan manfaat kepada 2.800 pelestari (pengumpul sampah) di Kota Bandung.

Melalui kerjasama ini, kemasan sachet atau multilayer dan plastik HDPE dari produk-produk P&G akan dikumpulkan oleh masyarakat provinsi Jawa Barat atau konsumen P&G, di mana nantinya para pengguna akan mengakses aplikasi mereka untuk menyetorkan sampah produk-produk P&G dengan menghubungi pelestari Octopus melalui aplikasi.

Pelestari kemudian akan datang dan mengambil sampah kemasan produk yang sudah dikumpulkan dan dipilah oleh konsumen. Kemudian sampah tersebut diserahkan kepada pengusaha pengolah sampah atau pengepul, dan sampah ini akan diolah menjadi sumber energi terbarukan sehingga tidak sampai ke Tempat Pembuangan Akhir.

Asrini Suhita, selaku P&G Indonesia Sales Senior Director & Sustainability Leader mengungkapkan bahwa, “Program ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan dengan mencegah sampah plastik sachet atau multilayer dan HDPE dari produk P&G berakhir di TPA. Hal ini, merupakan bukti komitmen kami sebagai perusahaan FMCG dalam berupaya untuk mempertanggung jawabkan dampak bisnis kami terhadap lingkungan.”

“P&G merupakan pelopor dalam mengimplementasikan proses pengolahan sampah khususnya plastik sachet multilayer dan plastik HDPE yang belum memiliki nilai saat ini, sehingga dapat memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan maanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara Moehammad Ichsan, Co-Founder dan CEO Octopus Indonesia mengatakan, “Kami senang sekali, karena melalui program Conscious Living ini permasalahan sampah sachet atau plastik multilayer, dan plastik HDPE dapat ditangani. Selama ini, sampah jenis – jenis ini selalu dianggap sebagai sampah yang tidak memiliki nilai.”

“Namun, melalui program ini, kami bersama dengan P&G menciptakan sebuah sistem yang tidak hanya memberikan nilai terhadap sampah tersebut, namun juga memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang terlibat, diantaranya adalah konsumen, pelestari, dan pengepul. Dengan ini kami merasa sangat bangga bermitra dengan P&G dan kami berharap bahwa kerjasama ini dapat terus berinovasi dan berkembang ke wilayah lainnya,” jelasnya.

Dr.Ir. Prima Mayaningtyas, M.Si, selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat menyambut dengan antusias saat diluncurkannya program ini, “Kami mewakili pemerintah provinsi Jawa Barat mendukung penuh program ini, karena program ini sejalan dengan program pengelolaan lingkungan pemerintah provinsi kami. Salah satu tantangan terbesar kami saat ini memang perihal pengelolaan sampah plastik tanpa nilai ekonomi seperti sachet multilayer dan HDPE, dan saya sangat berterima kasih kepada P&G yang memelopori pergerakan yang sangat baik ini di industri FMCG,” ujarnya.

“Terimakasih kepada P&G dan Octopus Indonesia yang telah memilih Bandung Raya sebagai wilayah pertama pelaksanaan program Conscious Living. Kami berharap program ini dapat dilaksanakan di kota dan kabupaten di wilayah Jawa Barat lainnya,” tambahnya.

“Program Conscious Living tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dari pemerintah dan juga masyarakat setempat. Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan juga Octopus yang telah menjadi bagian penting dari komitmen kami dalam mengimplementasikan nilai perusahaan kami yakni Force for Good, Force for Growth,” pungkas Asrini.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Cobisnisconscious livingpng indonesia

Related Posts

Ramai Isu Krisis Seperti 1998, Wamenkeu Jawab dengan Deretan Angka yang Solid

Ramai Isu Krisis Seperti 1998, Wamenkeu Jawab dengan Deretan Angka yang Solid

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung membantah narasi yang menyebut ekonomi Indonesia menuju krisis seperti 1997–1998. Ia menegaskan...

Sebelum Ada Kulkas, Orang Manggarai Sudah Pakai Teknik Ini untuk Awetkan Daging Berbulan-bulan

Sebelum Ada Kulkas, Orang Manggarai Sudah Pakai Teknik Ini untuk Awetkan Daging Berbulan-bulan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jauh sebelum kulkas dikenal luas di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, masyarakat setempat sudah memiliki cara tradisional untuk...

Rahasia Daging Tumis Empuk ala Restoran, Ternyata Cuma Butuh Baking Soda dan 15 Menit

Rahasia Daging Tumis Empuk ala Restoran, Ternyata Cuma Butuh Baking Soda dan 15 Menit

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Banyak orang mengira daging sapi empuk hanya bisa didapat dari potongan mahal atau proses masak berjam-jam. Padahal,...

Kopi Pagi Tanpa Sarapan Memang Nikmat, Tapi Begini Kata Dokter Soal Risikonya

Kopi Pagi Tanpa Sarapan Memang Nikmat, Tapi Begini Kata Dokter Soal Risikonya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Minum kopi sebelum sarapan memang sudah jadi kebiasaan banyak orang. Namun, saat kopi diminum dalam kondisi perut...

Naoko Watanabe, Perempuan Jepang yang Dua Kali Sehari Kerja di Rumah Sakit dan Tiga Kali ke Puncak K2

Naoko Watanabe, Perempuan Jepang yang Dua Kali Sehari Kerja di Rumah Sakit dan Tiga Kali ke Puncak K2

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Naoko Watanabe mencatat sejarah sebagai wanita pertama yang berhasil tiga kali mencapai puncak K2. Gunung setinggi 8.611...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Rayakan 31 Tahun Lewat Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026

Sun Life Rayakan 31 Tahun Lewat Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026

May 24, 2026
Geely EX2 Terbaru Hadir dengan Baterai Baru dan Logo Galaxy

Jangan Salah Paham, Ini Bedanya COVID-19 dengan Hantavirus

May 24, 2026
Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah? Ini Niat, Arti, dan Keutamaannya

Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah? Ini Niat, Arti, dan Keutamaannya

May 24, 2026
Bank Mandiri Bawa Semangat “More Than a Race” Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026

Bank Mandiri Bawa Semangat “More Than a Race” Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026

May 24, 2026
Jakarta Matangkan Strategi Pengelolaan Sampah Jelang Penutupan TPA Bantar Gebang

Jakarta Matangkan Strategi Pengelolaan Sampah Jelang Penutupan TPA Bantar Gebang

May 25, 2026
BTN Gelar Lelang 10.000 Hunian Second

BTN Gelar Lelang 10.000 Hunian Second

May 25, 2026
Kabar Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni 2026 Beredar, Begini Respons Pertamina

Kabar Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni 2026 Beredar, Begini Respons Pertamina

May 25, 2026
Ramai Isu Krisis Seperti 1998, Wamenkeu Jawab dengan Deretan Angka yang Solid

Ramai Isu Krisis Seperti 1998, Wamenkeu Jawab dengan Deretan Angka yang Solid

May 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved