• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Jastip Barang Luar Negeri Dianggap Bisa Tekan Ekonomi Lokal?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 19, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Jastip Barang Luar Negeri Dianggap Bisa Tekan Ekonomi Lokal?

JAKARTA, Cobisnis.com – Tren jasa titip (jastip) luar negeri makin booming di media sosial. Dari tas branded, skincare Korea, sampai sneakers langka, semua bisa dipesan lewat jastiper yang rutin terbang ke luar negeri. Tapi di balik gaya hidup kekinian ini, ada efek ekonomi yang jarang disadari: rupiah bisa pelan-pelan melemah.

Setiap kali orang beli barang lewat jastip, transaksi ke penjual luar negeri dilakukan dalam mata uang asing biasanya dolar AS. Artinya, para jastiper harus menukar rupiah ke dolar buat membayar barang yang dipesan. Semakin ramai jastip, semakin tinggi permintaan terhadap dolar.

Ketika permintaan dolar naik tapi suplai dolar di pasar terbatas, otomatis nilai tukar dolar menguat. Efeknya, rupiah melemah. Ini terjadi bukan karena transaksi besar dari perusahaan, tapi dari jutaan transaksi kecil yang nilainya kalau dijumlah bisa sangat signifikan.

Secara ekonomi, tren jastip mirip dengan kegiatan impor dalam skala mikro. Barang masuk, uang keluar. Tapi bedanya, transaksi jastip sering kali gak tercatat resmi dalam neraca perdagangan negara. Jadi, uang keluar tanpa ada pemasukan balik dari ekspor.

Uang yang seharusnya berputar di ekonomi lokal malah lari ke luar negeri. Kalau makin banyak masyarakat yang beli produk luar dibanding produk lokal, konsumsi dalam negeri bisa menurun. Akibatnya, produksi lokal gak berkembang maksimal.

Selain itu, fenomena jastip juga bikin sektor UMKM makin berat bersaing. Barang impor yang masuk lewat jastip sering dianggap lebih keren atau berkualitas, padahal banyak produk lokal yang gak kalah bagus. Kalau tren ini terus berlanjut, ekonomi domestik bisa kehilangan daya dorongnya.

Ekonom menilai, tren jastip luar negeri termasuk bentuk capital outflow kecil-kecilan yang dampaknya terasa kalau dilakukan masif. Karena uang yang dibelanjakan gak menghasilkan nilai tambah di dalam negeri, rupiah jadi makin sensitif terhadap gejolak global.

Namun, di sisi lain, jasa titip juga punya sisi positif. Banyak pelaku jastip yang sukses membuka lapangan kerja tambahan, mulai dari admin, jasa pengemasan, sampai kurir pengiriman. Di skala mikro, ekonomi digital tetap bergerak, meski arah arus uangnya keluar negeri.

Pemerintah bisa mempertimbangkan regulasi yang lebih tegas untuk menyeimbangkan tren jastip. Misalnya, pengawasan nilai barang masuk, kebijakan pajak impor kecil, atau dukungan terhadap produk lokal biar gak kalah bersaing.

Pada akhirnya, jastip luar negeri bukan cuma soal belanja barang keren dari luar negeri. Di baliknya, ada cerita tentang bagaimana gaya hidup digital bisa ikut menggerakkan bahkan mengguncang stabilitas nilai tukar rupiah.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download lava firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: CobisnisDolarjastip barang imporLuar negeriPebisnismudaRupiah

Related Posts

Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Ternyata Segini Hadiah Juara Liga 1

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim yang menjuarai kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga berhak...

Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Jonatan Christie Tembus Perempatfinal Asian Games

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie memastikan tiket ke perempatfinal nomor perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026...

Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Iran Pilih Diplomasi Hadapi Pembatasan Wilayah Udara

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran membantah kabar yang menyebut Teheran berencana melakukan aksi militer sebagai respons terhadap...

Kemenkeu Tunda Pajak Karbon, Khawatir Harga Energi dan Subsidi Naik

Kemenkeu Tunda Pajak Karbon, Khawatir Harga Energi dan Subsidi Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penerapan pajak karbon di Indonesia hingga kini belum berjalan. Kementerian Keuangan mempertimbangkan potensi kenaikan biaya energi dan...

Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Spanyol meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Inggris dalam laga UEFA Nations League di Stadion Wembley, Sabtu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Ternyata Segini Hadiah Juara Liga 1

September 27, 2026
Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

September 27, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Jonatan Christie Tembus Perempatfinal Asian Games

September 27, 2026
Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved