• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Investasi Properti China Anjlok, Harga Rumah Baru Terus Melemah dan Ekonomi Kian Tertekan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Investasi Properti China Anjlok, Harga Rumah Baru Terus Melemah dan Ekonomi Kian Tertekan

ILUATRASI:REUTERS/Tyrone Siu

JAKARTA, Cobisnis.com – Sektor properti China kembali terjerembab dalam tekanan. Data resmi yang dirilis Senin (15/9/2025) menunjukkan bahwa sepanjang Januari–Agustus 2025 investasi properti turun 12,9% dibanding periode sama tahun lalu. Angka ini lebih dalam dibanding kontraksi 12% yang tercatat pada periode Januari–Juli.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa sektor properti masih menjadi titik lemah dalam perekonomian China. Sebagai salah satu pilar pertumbuhan, properti berperan penting dalam investasi, konsumsi, hingga lapangan kerja. Penurunan yang berlanjut menambah beban di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.

Dari sisi penjualan, pasar perumahan juga terus melambat. Luas lantai properti yang terjual pada delapan bulan pertama tahun ini turun 4,7% secara tahunan. Penurunan ini lebih dalam dibanding kontraksi 4,0% pada periode Januari–Juli, memperlihatkan lemahnya minat pembeli rumah.

Tak hanya penjualan, aktivitas konstruksi pun tertekan. Data menunjukkan luas lantai pembangunan baru anjlok 19,5% secara tahunan, setelah sebelumnya menyusut 19,4% pada periode Januari–Juli. Angka ini menandakan pengembang menahan proyek baru karena sulitnya pasar menyerap pasokan.

Pendanaan untuk sektor properti juga terus menipis. Sepanjang Januari–Agustus, dana yang berhasil dihimpun pengembang menyusut 8,0%. Angka ini lebih rendah dibanding penurunan 7,5% pada Januari–Juli, mencerminkan semakin sulitnya perusahaan mengakses modal untuk melanjutkan proyek.

Tekanan juga datang dari sisi harga rumah baru. Data Biro Statistik Nasional mencatat harga turun 0,3% pada Agustus dibanding bulan sebelumnya. Penurunan yang sama terjadi di Juli, memperpanjang tren pelemahan yang berlangsung sejak Mei 2023.

Secara tahunan, harga rumah baru terkontraksi 2,5% pada Agustus. Angka ini memang lebih baik dibanding penurunan 2,8% pada Juli, namun tetap menunjukkan tekanan besar di pasar perumahan yang belum pulih. Harga yang terus turun berpotensi mengurangi kepercayaan konsumen untuk membeli rumah.

Pelemahan sektor properti China juga menimbulkan efek domino bagi perekonomian. Industri terkait seperti baja, semen, hingga sektor perbankan ikut terdampak. Hal ini membuat risiko terhadap stabilitas keuangan semakin meningkat jika tekanan berlanjut lebih lama.

Pemerintah China sebenarnya telah meluncurkan serangkaian kebijakan, mulai dari relaksasi kredit hingga insentif bagi pembeli rumah pertama. Namun, hasilnya belum terlihat signifikan. Pasar masih dibayangi sentimen negatif akibat krisis utang pengembang besar dan ketidakpastian ekonomi global.

Dengan tren penurunan di hampir semua indikator, mulai dari investasi, penjualan, pembangunan, pendanaan, hingga harga rumah, sektor properti diperkirakan akan tetap menjadi beban bagi pertumbuhan ekonomi China. Hal ini memperlihatkan betapa sulitnya pemulihan sektor yang selama dua dekade terakhir menjadi motor utama pertumbuhan negara tersebut.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: ChinaCobisnisEkonomi globalHarga rumahPebisnismudaProperti

Related Posts

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa Efek Indonesia merespons sikap MSCI yang masih membatasi saham Indonesia. Isu kepemilikan saham yang terlalu terkonsentrasi...

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran memasuki fase kritis. Risiko konflik kembali terbuka lebar di tengah negosiasi...

Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyoroti masih adanya masyarakat mampu yang membeli BBM subsidi. Ia menilai tindakan itu...

Kenaikan BBM terjadi, konsumen belum beralih ke pilihan lain

Kenaikan BBM terjadi, konsumen belum beralih ke pilihan lain

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak langsung membuat konsumen beralih ke BBM subsidi. Penahanan harga Pertamax jadi faktor...

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan pengembalian dana anggota Credit Union (CU) Paroki Aek...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

April 20, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

April 20, 2026
Analis Kompak Rekomendasikan BUY Saham BRIS, Target Harga Tembus Rp4.000

BSI Sabet 8 Penghargaan di IOBS 2026, Dorong Inovasi Bankir Muda

April 21, 2026
Hari Kartini 21 April: Mengenang Perjuangan R.A. Kartini Dalam Mendorong Kesetaraan Perempuan Indonesia

Hari Kartini 21 April: Mengenang Perjuangan R.A. Kartini Dalam Mendorong Kesetaraan Perempuan Indonesia

April 21, 2026
Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

April 21, 2026
Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

April 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved